PRESS RELEASE LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN 17 Juni 2021 – Pontianak

Bagikan updated

Moderator : Shabrina Anwari

 LO : Allan

Runner :

  1. Dimas
  2. Irshan

Narasumber :

Local :

  1. 1. Syafril
  2. Alexander Hendarno Laminto

Nasional :

  1. Riszky Ramadhan,S.PSI.,

KOL : Ulfa Merdeka

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Talk 1: Peran Orang Tua Dalam Memberikan Ajaran Tentang Keamanan Internet Untuk Anak

(Riszky Ramadhan,S.PSI.,MA , CEO Bujang Kurir,Dosen Psikologi UM Pontianak)

 

  • literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

 

  • Tips mendidik anak di era digital :

– batasi waktu penggunaan gadget

– jadilah panutan yg baik

– jangan pernah menggunakan gadget sebagai alat penenang emosi anak

 

  • Tips mengatasi kecanduan gadget pada remaja :

– memperbanyak bersosialisasi dengan teman

– mematikan gadget sebelum tidur

– menghapus aplikasi yg menjadi penyebab kecanduan

– mengetahui dampak kecanduan gadget

 

Talks 2 : Why go to online? ( Marketplace )

(M. Syafril , Trainer Bukalapak Pontianak)       

                                                                                         

  • Dunia digital adalah tempat orang menghabiskan waktu sehari-hari, banyak gaya hidup dan perkjaaan digital, WFH, Online meeting dll, pekerjaan digital adalah pekrjaan tanpa kontak dan menggunakan internet , seperti penjualan dan pembelian onlone. bahkan pendidikan
  • Game juga sekarang bergeser jadi pekerjaan, , terdapat strategy, content, chanel, aplikasi. Aplikasi digital ada marketplace, fintech untuk pendanaan, edutech dan jasa layanan
  • apa yang harus dimulai,? platform , dan konten yag berkualitas. Softskill dalam sosmed : manajemen waktu, public spekaing, adaptif, kecerdasan emosional, orientasi pelayanan, kreatif  original dan inisiatif

 

Key Opinion Leader : Sosialisasi Etika Ekonomi Digital

(Ulfa Merdeka , MC, Founder Ulfa Merdeka Party Planner)

 

  • Apa itu digital ethics :

Kemampuan menyadari, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital dalam kehidupan sehari2

  • Digital ethics mencakup :

– kebebasan berbicara

– tanggung jawab sosial

– hak cipta dan hak kekayaan intelektual

  • Masalah yg ditimbulkan ketika semua orang bisa mengakses internet dengan mudah :

Privasi, keamanan, diskriminasi, gender, kesenjangan digital, kejahatan, kecanduan internet, kelebihan informasi

  • Etika dlm berinternet :

– berikan info yg valid

– hindari perselisihan

– jangan menggunakan kata2 yg mengandung sara

  • Teknologi berlari cepat, dan mental kita belum siap.
  • Netizen leluasa membuat postingan tanpa edit. Beda dengan saat dimana hanya media yang bisa (melalui proses verifikasi dan editing).
  • Medsos merubah pola komunikasi kita, yang semula harus tatap muka, menjadi tidak, dimana etika dan tata krama menjadi longgar.
  • Pelanggaran privasi, termasuk pengabaian consent.

 

Talk 4 : Digitalisasi Sebagai Alternatif Pengetahuan Penungkatan Warisan Budaya 

(Alexander Hendarno Laminto , CEO ThinkBIG Education and Learning Centre for SMEs and Campus)

                                                                                                                                   

  •     literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi
  •     wawasan kebangsaan merupakan pemahaman masyarakat mengenai jati diri bangsanya dalam mendayagunakan segala potensi negari untuk mencapai cita-cita dan kepentingan nasional
  • tantangan era digital : moral bangsa; penyebar hoax; regenrasi pemuda bangsa; kemajuan teknologi.

QnA

Penanya :

Nama : Ramanta willyanda

No. HP : 083197200404

Email : rahmantawillyanda@gmail.com

Pertanyaan :

  • Cara kita membedakan berita hoax dan asli bagaimana ?

Jawaban :

–          Narsum 1 :

  • Kita harus memastikan dulu situs tersebut resmi atau tidak, dengan cara melihat domain .com .co.id .id ini salah satu contoh yang resmi.
  • Kita cek referensi dari berita tersebut, jangan sampai berita tersebut hanya dari opini si penulis.
  • Cek berita tersebut melalui website atau aplikasi Hoax Booster Tools  yang dikeluarkan oleh mafindo.
  • Bandingkan juga berita tersebut dengan media-media yang sudah terpercaya.

 

Penanya :

Nama : Muhammad Aniq

Pertanyaan :

  • Bagaimana cara mengedukasi orang tua kita perihal berita hoaks dan semacamnya karena biasanya orang tua cenderung ngeyel dan kurang percaya dengan nasihat anaknya sendiri dan lebih percaya pesan yang di-share di WA tanpa mengecek kebenaran berita tersebut. Terima kasih.

Jawaban :

–          Narsum 1 :

  • Kita harus mempunyai bukti, untuk berita tersebut.
  • Komunikasikan kepada orang tua kita dengan baik.

 

Penanya :

Nama : Muhammad Nizar Syahroni Saputra

No. HP : 085749825355

Email : nizarsyah1409@gmail.com

Pertanyaan :

  • Apa urgensi kita memakai template saat buat postingan, sedangkan teman-teman online saya banyak yang memakai cara tersebut, namun isinya tidak berbobot dan sering diabaikan oleh teman-temannya. Bahkan saya pernah sudah buat postingan dengan menggunakan template dari canva, tapi setelah saya mau posting, namun saya menjumpai teman saya yang memakai template yang sama. Lantas pertanyaan saya, apakah ada cara yang efektif agar postingan kita ini bisa dinikmati dan disukai banyak orang.

Jawaban :

–          Narsum 1 :

  • Template hanya untuk estetika saja, yang terpenting adalah isi dan konten dari template tersebut.
  • Perlu kita ketahui terlebih dahulu, bahwa kita tidak punya kapasitas untuk menilai postingan orang lain tersebut bagus atau tidak. Mending fokus saja dengan diri kita sendiri.
  • Kita harus mempunyai mindset bahwa kita harus mencintai postingan kita sendiri.

 

Penanya :

Nama : Nanang Wahyudi

No. HP : 089686942669

Pertanyaan :

  • sejak usia berapa pak anak bisa dikenalkan dengan Dunia digital? Peran orang tua dalam mendampingi anak di era digital saat ini? karena sejauh ini sosial media masih banyak konten2 negatif yg mudah sekali diakses

Jawaban :

–          Narsum 1 :

  • 0 – 24 bulan (No gadget) karena di usia tersebut anak sangat membutuhkan, sentuhan dari orang tua, berinteraksi langsung dengan orang tuanya.
  • 2 Tahun keatas baru boleh dikenalkan dengan gadget dan harus diberi durasi pemakaian dalam perharinya, antara 1 – 2 jam per hari.
  • Melakukan pendampingan terhadap anak kita,

Bagikan updated
Kalimantan Barat Pontianak