PERSS RELEASE JAGA DAN LINDUNGI DIRI DENGAN LITERASI DIGITAL 23 Juli 2021 – Samarinda

Bagikan updated

Moderator : Aulia

 LO : Oni

Narasumber :

Local :

  1. Dr.Rahmawati,.SE.MM.CPS, Dosen Universitas Mulawarman & Ketua FMI Kaltim Tara
  2. Nurul Fatimah Khasbuullah.S.H., LL.M, Dosen Universitas NU Kaltim & Co-Founder Rumah Bekesah

Nasional :

  1. Moh. Misid Iqbal, Musisi, Drummer

KOL : Ulfa Merdeka, MC & Founder Ulfa Merdeka Party Planner

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (- Dr. H. Andi Harun, Walikota Samarinda )

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Samarinda melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Panelist 1 : Kecakapan Digital : Pentingnya Digital Skill di Masa Pandemi

– Moh. Misid Iqbal, Musisi, Drummer”

 

Moderator : Apa saja sih yang termasuk Digital Skills?

 

Answer :

  • Narsum 1 : Musisi harus bisa beradaptasi dan juga buat semuanya sih. musik kalo dulu kita kalau beli dapet kaset yang bulat tapi sekarang bisa ke spotify dan kita kalo dulu mau liat video klip kita harus nunggu atau liat di tv tapi sekarang kita bisa lihat kapan aja dimana aja lewat youtube, kita hanya punya 2 pilihan kita beradaptasi di era digital sekarang atau stuck disitu aja.

 

Moderator : Contoh lembaga belajar atau instansi yang memberikan pelatihan digital skills?

 

Answer :

  • Narsum 1 : Kalo untuk ini sebetulnya banyak sekali dengan kita membuka youtube aja sudah banyak tutorial editing video, cara mengatur kamera, dan lain-lainnya. Dan kalo lebih dalam lagi sebetulnya youtube itu ada kelas youtubenya juga kalian tinggal ketik “kelas youtube” kalian bisa mendapat informasi tentang cara mengaplikasikan youtube lebih dalem lagi.

 

Talks 2: Keamanan Digital : Jangan Mudah Percaya Dengan Iming-Iming di Dunia Digital

– Dr.Rahmawati,.SE.MM.CPS, Dosen Universitas Mulawarman & Ketua FMI Kaltim Tara

  • Jenis phising
  1. Email Phishing

– Email phising menggunakan media email untuk menjangkau calon korbannya.

– Jumlah aksi email phising ini cukup banyak. Menurut data, terdapat 3,4 miliar email palsu yang dikirimkan setiap harinya.

 

  1. Spear Phising

– Spear phising adalah jenis dari email phising. Bedanya, alih-alih menggunakan pengiriman email secara masif dengan calon korban yang acak, spear phising menarget calon korban tertentu. Biasanya, teknik ini dilakukan setelah beberapa informasi dasar calon korban dimiliki, seperti nama dan alamat.

 

  1. Whaling

– Whaling adalah langkah phising yang tidak hanya menarget individu secara spesifik, tapi juga individu yang memiliki kewenangan tinggi di suatu organisasi, misalnya pemilik bisnis, direktur perusahaan, manajer personalia, dan lainnya.

– Dengan demikian, jika tindakan whaling ini berhasil, akan banyak keuntungan yang bisa dimanfaatkan dari akses yang didapatkan.

 

  1. Web Phising

– Web phising adalah upaya memanfaatkan website palsu untuk mengelabui calon korban. Website untuk phising akan terlihat mirip dengan website resmi dan menggunakan nama

domain yang mirip. Hal ini disebut domain spoofing.

Talks 3: Etika Digital : Sexual Harrasment dalam Dunia Digital

– Nurul Fatimah Khasbuullah.S.H., LL.M, Dosen Universitas NU Kaltim & Co-Founder Rumah Bekesah

  • Pergeseran pola interaksi yang semula berpendapat, menjadi merespon
  • Ada banyak sekali platform untuk speak UP , konten, tulisan , seperti FB, Video TIktok, bebas berpendapat dan ekspresi
  • Berpendapat ada batasnya dalam UU 28, bebas berpendapat dan berkumpul , ada hak dan kewajiban harus proporsional , apa yang kita sampaikan harus bisa dipertanggung jawabkan, 10 produksi informasi , 90 distribusi informasi

Key Opinion Leader Budaya Digital : Penggunaan Bahasa Yang Baik dan Benar di Dunia Digital

– Ulfa Merdeka, MC & Founder Ulfa Merdeka Party Planner

  • T.H.I.N.K :
  1. True
  2. Helpful
  3. Information
  4. Needed
  5. Kind
  • Hindari berkomentar di dunia sosial saat sedang emosi, Jika kamu mengetahui drama di dunia sosial, sebaiknya berargumentasi yang baik dan sopan.
  • Bahaya Jejak Digital
  1. Pencurian Digital
  2. Pembobolan data – data penting
  3. Reputasi Profesional

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

Bagikan updated
Samarinda