Prees Release Melawan Bahaya Dunia Digital Dengan Literasi 4 Agustus 2021 – Samarinda

Bagikan updated

Moderator : Ovi Darin

LO : As’ad Darioni

Runner : Afnan dan Arifin

Narasumber :

Local :

  1. Dedi Priansyah,SE.C.Ads.,CT.Dm

2.Heri Sucipto, S.Pd., M.Pd

Nasional :

  1. Sandy Canester

KOL :

Cyntia Ardila

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika:

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses transformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen

Welcoming Speech Oleh Walikota Samarinda

Dr. H. Andi Harun

  • berdasarkan survey asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia (APJII) di tahun 2020, pengguna internet di indonesia sudah mencapai 1996,71 juta jiwa. dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari
  • di kota samarinda baru-baru ini kita dengar terdapat masih adanya masyarakat yang menyebarkan berita hoax atau informasi yang dapat meresahkan orang lain. untuk itu diperlukan peningkatan literasi digital bagi masyarakat di kota samarinda untuk megimbangi perkembangan teknologi digital ini.
  • program literasi digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, mahir dan inklusif.
  • target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat indonesia yang ter literasi digital.

 

Panelist 1 :

Budaya Digital : Bijak di kolom komen

– Sandy Canester

Moderator :Bagaimana cara kita membatasi kecanduan bersosial media terhadap anak, dan apa sih indikasi kita atau pun anak itu sudah masuk ke taraf “kecanduan”?

Answer : apa alasan kita bermain sosial media, menggunakan dengan hal yang lebih positif. kesadaran harus di contohkan di diri kita baru keluarga bisa melihat. kalau ayah dan ibu bermain handphone anak bisa ikut bermain handphone juga. kehidupan harus seimbang dari kehidupan nyata dan dunia maya. ciri-ciri kecanduan anak tidak bisa lepas dari gadget, ketika keluarga melarang dia menangis dan marah. ketika sedang bersama anak lebih baik orangtua mendampingi, memberikan nasehat memberikan cerita menyenangkan sehingga membuat kesadaran anak jadi tumbuh.

Moderator : Bagaimana dengan penggunaan “bahasa gaul” atau “bahasa tongkrongan” sebagai komentar di sosial media yang kadang menyinggung atau tidak sesuai dengan daerah yang dituju?

Answer : untuk kita yang sudah dewasa itu bagaimana kita menyikapi. gadget sama dengan anak-anak menonton televisi, jadi anak harus didampingi untuk tumbuhnya si anak, walaupun frekuensinya kita kurang. fungsi kita mendampingi anak dengan memberikan masukan positif memberikan pengertian dan memberikan kata-kata yang sopan kepada anak. orangtua tidak perlu heboh dan bisa memberikan pengertian ke anak

Moderator : Seperti apa sih kondisi netizen kita saat ini di kolom komentar menurut kakak?

Answer : kata bermain sosial media mengindikasikan bahwa harus diseriusi atau bertengkar, bagaimana kita menggunakan sosial media dengan positif dan memberikan konten-konten yang positif. kita bisa memfilter atau mencegah mana yang baik untuk diri kita, sehingga ketika ada komen-komen negatif tidak mudah terpancing.

Moderator : Tips dan saran untuk masyarakat indonesia supaya bisa lebih melek literasi, mengingat negara kita masuk dalam survey sebagai salah satu negara yang komentar netizennya paling (maaf) buruk.

Answer : salah satu hal positif yang saat ini adalah literasi digital saat ini. sosial media saat ini memudahkan kita mencari informasi, mencari hiburan. menjaga komunikasi menjaga etika di sosial media. ketika membuka sosial media kita bisa mendapatkan informasi, hari-hari juga enak, tidak terpancing dengan hal-hal negatif.

Moderator :Bisa ga sih kita menuntut siapapun itu yang menyinggung di sosial media secara hukum?

Answer : saat kita berkomitmen beraktifitas di sosial media harus memiliki mental yang bijak dalam menanggapi dan menyikapi yang bisa membuat sakit hati dan tidak nyaman. banyak candaan yang dibawa ke sosial media. ketika ada komentar yang tidak menyenangkan yang sekali liwat yang tidak kenal ya sudah di abaikan saja, jika komen terus menerus dan lebih kepad informasi ke menyebar fitnah kita berhak untuk menuntut orang tersebut tetapi dengan cara-cara yang baik dan tepat. ada kerugian moril dan material yang cenderung fitnah jadi berhak untuk melaporkan

Moderator :Kalau bisa, apa itu masuk ke pencemaran nama baik? atau seperti apa penjelasannya kak?

Answer :

Moderator :Ada ga sih sebetulnya aturan baku tentang seberapa bijak kita harus berkomentar? atau itu hanya sekedar etika bersosial media saja?

Answer : tidak perlu nyampah atau komen yang tidak-tidak. mental tidak suportif atau apapun itu yang tidak disukai pada saat dipelihara akan seperti itu, mau sampai kapan menumpukkan energi negatif. bila kita punya kesadaran kehidupan sosial media akan menjadi lebih baik. better diam saja

Moderator :Ada penutup atau hal lain yang mau kakak tambahkan sebelum saya tutup sesi panelist pagi/siang hari ini?

Answer : mudah-mudahan gerakan literasi digital bisa menjadi awal yang positif di generasi saat ini dan generasi berikutnya, sama-sama menghargai dan bijak di dunia digital

Talks 2 :

Digital Skills : Basic Digital Skill for Employment: Tools and Tips

– Dedi Priansyah,SE.C.Ads.,CT.Dm

  • ada 24 tools digital untuk bisnis lebih modern dan berkembang.
  • masalah yang sering kita hadapi : marketing, konsumennya, lebih produktivitas, koordinasinya, efisiensi kerja, karyawan
  • yangs ering digunakan adalah google suite dan operational tools. google suit berisi maps, drive, doc, excel dll. google excel online bisa kerja bareng tim bisa buka bareng. operational tool adalah kalender yang bisa menggantikan sekretaris, bisa meletakkan tanggal dan jam nya alarm berbunyi. google drive, sering pekerjaan kantor yang hilang ketika di simpan di komputer. standar keamanan lebih aman di google drive yang berkapasitas 15 gb. google formulir, guru atau orang kantoran bisa digunakan untuk ujian dan ulangan online.
  • trello saat bekerja bersama bisa efektif dalam pekerjaan. divisi keuangan divisi marketing. dimanapun berada tetapi bisa memantau aktivitas pekerja di lapangan. bisa untuk pekerja apapun jasa, seni, pemasaran. kita bisa mengatur waktu dan work. bisa di gunakan semaksimal mungkin di dalam pekerjaan
  • hrd tools, fungsinya banyak banget bisa mengatur gaji karyawan, hier karyawan, interview karyawan. bpjs lengkap, cuti bisa, absensi, lembur karyawan.
  • marketing tools, eventbrite (email) dan loket (whatsapp). sering digunakan pelatihan, training, bisnis mengenalkan produk. buatan karya anak bangsa. loket bisa dikerjakan 1 orang dan mengurangi biaya EO.

Talks 3 :  Key Opinion Leader

Keamanan Digital : Rekam Jejak Digital di Ranah Pendidikan

– Cyntia Ardila  

  • jenis-jenis jejak digital. jejak digital aktif Data atau informasi  yang dengan sengaja diunggah oleh seseorang  ke dunia maya. Mengirim Email Update status di Facebook, Instagram, Twitter, dsb. jejak digital pasif Jejak digital yang ditinggalkan secara tidak sengaja atau tanpa sadar oleh pengguna  ketika berselancar di dunia mayamaya. Mengunjungi sebuah situs web
  • kumpulan jejak dari semua data digital, baik dokumen maupun akun digital : email, postingan di media sosial, like atau memberi komentar
  • JEJAK DIGITAL akan berbahaya atau merugikan apabila bertentangan dengan nilai sosial. SISI POSITIF akan berdampak baik bagi pemilik data. SISI NEGATIF bisa membuat prestasi atau karir pemilik data hancur.
  • tips agar anak didik terhindar dari rekam jejak digital yang buruk Bijak Sebelum Menulis & Sebelum Mengunggah Konten. WASPADA, Perhatikan Perangkat Mobile. Perkuat Keamanan. Bangun Citra Diri Yang Positif.
  • Jejak digital adalah sebuah hal yang sangat penting karena dunia maya bisa mencerminkan sikap dan perilaku di dunia nyata.

 

Talks 4 :

Etika Digital : Generasi Z “Haram” Tindak Pelecehan Seksual di Dunia Maya

– Heri Sucipto, S.Pd., M.Pd.

 

  • cyber sexual harassment; seperti komentar atau pesan yang tidak senonoh, kasar dan mengancam, ajakan pornoaksi, mengirimkan gambar seksual dan konten ponografi, dan membuat pernyataan, pertanyaan, atau komentar yang seksual dan eksplisit.
  • Malicious distribution yaitu penggunaan teknologi untuk menyebarkan konten-konten yang merusak reputasi korban atau organisasi pembela hak-hak perempuan terlepas dari kebenarannya.
  • Revenge porn yaitu bentuk khusus ‘malicious distribution’ yang dilakukan dengan menggunakan konten-konten pornografi korban atas dasar balas dendam.
  • Sexting yaitu pengiriman gambar atau video pornografi kepada korban.
  • foto-foto yang kurang pantas yang berkaitan dengan privasi tubuh seseorang. Pelaku pelecehan seksual dapat dengan mudah mengirimkan foto, gif atau bahkan video. Ga cuma itu, ternyata pelecehan visual dapat muncul dalam gambar lelucon seperti
  • Morphing yaitu pengubahan suatu gambar atau video dengan tujuan merusak reputasi orang yang berada di dalam gambar atau video tersebut.
  • Cyber Hacking yaitu penggunaan teknologi secara ilegal atau tanpa persetujuan untuk mendapatkan akses terhadap suatu sistem dengan tujuan mendapatkan informasi pribadi, mengubah suatu informasi, atau merusak reputasi korban.
  • Impersonation yaitu penggunaan teknologi untuk mengambil identitas orang lain dengan tujuan mengakses suatu informasi yang bersifat pribadi, mempermalukan atau menghina korban, menghubungi korban, atau membuat dokumen-dokumen palsu.
  • Cyber surveillance/stalking/tracking yaitu penggunaan teknologi untuk menguntit dan mengawasi tindakan atau perilaku korban yang dilakukan dengan pengamatan langsung atau pengusutan jejak korban.
  • Cyber harassment/spamming yaitu penggunaan teknologi untuk menghubungi, mengganggu, mengancam, atau menakut-nakuti korban
  • Cyber recruitment yaitu penggunaan teknologi untuk memanipulasi korban sehingga ia tergiring ke dalam situasi yang merugikan dan berbahaya.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

QnA

Penanya :

Nama : Muhammad Ghozaly
Email : ghozalymuhammad446@gmail.com
No. HP : 081248297438

 

Mengingat zaman sekarang dunia digital semakin maju untuk memudahkan kita mendapatakan informasi, belajar dll. Nah bagaimana cara untuk menyampaikan pengertian ataupun pemahaman literasi digital ini supaya orang2 atau bahkan anak2 tidak menyalahgunakan kemajuan teknologi tersebut? Terutama kita sebagai orang tua bagaimana yang harus dilakukan agar hal2 yang tidak di inginkan itu terjadi?

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Sandy Canester

Peran kita sebagai teman/ keluarga itu sangat penting karena letak penjagaan kita dibagian kita harus selalu mendampingi anak kita. Salah satu hal yang membuat anak kita terlindung dan tidak berpotensi melihat hal yang belum saatnya untuk mereka adalah pendampingan yang intensif dan kita punya kesadaran untuk masuk pada frekuensi anak – anak dan secara tidak langsung bisa bermain bersama kita.

 

Penanya :

Nama : Hima Dipta
No. HP : 082146888298
Email : andihima448@gmail.com

 

Apa yang di perlukan penggunaan sebuah aplikasi tool digital untuk pekerjaan dan lebih di butuhkan supaya efiesin waktu

 

Jawaban :

–          Narsum 2 : Dedi Priansyah, Se. C. Ads., Ct. Dm.

Untuk penyusunan jadwal kita bisa menggunakan google calendar, dan kalau lewat handphone tampilan lebih simple dari tampilan pada komputer. Jadi pada google calender kita tinggal menambahkan pekerjaan pada tanggal yang ditetapkan dan save. Lalu akan muncul pada bar pada handphone kita.

 

 

 

Penanya :

Nama : Dicky Martin

No Hp : –
Email : –

 

Gmana caranya mendidik anak agar lebih safe pada saat

menggunakan perangkat mobile khususnya.Dirumah sudah kita ajarkan literasi digital yg baik tapi pada saat keluar rumah, kecenderungan mereka mengikuti anak2 yg lain.

 

Jawaban :

–          Narsum 3 : Cyntia Ardila

Mungkin sebagai orang tua jangan di ingatkan secara fontal, jadi harus konsisten dan sabar setiap hari diberi tahu tentang dampak negatif, konsekuensi dll mengenai gadget.

 

Penanya :

Nama : Muhammad Ghozaly
Email : ghozalymuhammad446@gmail.com
No. HP : 081248297438

 

Bagaimana caranya kita sebagai orang tua bisa memastikan bahwa anak-anak kita terbebas dari pelecehan seksual? apakah ada tanda-tandanya atau tidak, lalu langkah awal kita sebagai orang tua untuk mencegah/mengetahui anak-anak kita agar anak2 kita bisa aman ber sosial media ? sebagaimana tadi kata bapak kita sebagai orang tua jangan sampai menjadi apatis.

 

Jawaban :

–          Narsum 4 : Heri Sucipto, S. Pd., M. Pd.

Pertama kita harus sadar potensi anak mendapat pelecehan dari segi digital itu ketika mereka sudah bisa mengopeasikan sosial media tersebut sendiri, teruma ketika anak laki – laki sudah akil baligh dan perempuan sudah menstruasi, dan langkah paling bijak agar anak tidak terjerumus adalah pertama jangan biarkan mereka diam menyendiri dalam waktu lama dan jangan biarkan mereka tertutup seperti kamar, kedua edukasi mereka tentang hal – hal seperti, lalu ketiga coba kita tegas untuk membentengi mereka dengan sikap kekeluargaan yang tinggi seperti makan malam bersama, bermain bersama, mengenal teman anak dan guru mereka.


Bagikan updated
Samarinda