Press Release Aman dan Nyaman Berbelanja Online dengan Literasi Digital 09 September 2021 – Balikpapan

Bagikan updated

Moderator :  Reza Rahman

LO :  Brahma

Runner : Afnan & Apid

Narasumber :

Local :

  1. Amin Yusuf, S.Pd., M.Pd.​​ (Pegiat Dakwah Milenial & Pegiat Dakwah Media Sosial)
  2. Eka Dewi Lukmana Sari, M.Pd. (Ketua MGMP Bahasa Indonesia Balikpapan)

Nasional :

  1. Linda Widyachristy (Arsitek & Urban Researchera)

KOL :

Venerabella Arin (TV Presenter, Duta Wisata, Duta Bahasa)

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika: (Samuel Abrijani Pengarapan B. Sc):

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses tranformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen.

 

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E. – Walikota Balikpapan)

  • Sesuai Arahan visi Presiden, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi telah menyusun sebuah Peta Jalan Literasi Digital Tahun 2021-2024 untuk meningkatkan partisipasi digital masyarakat, mendorong pengembangan ilmu pengetahuan masyarakat dibidang Teknologi dan Informatika Komputer dan Digital serta mendorong tingkat kecakapan transformasi digital dalam pemanfaatan teknologi baru.
  • Peta Jalan Literasi Digital dirumuskan dalam empat kerangka dalam menyusun Kurikulum Literasi Digital yaitu : Digital Skills, Digital Ethics, Digital Safety dan DIgital Culture.
  • Untuk mencapai Target Masyarakat yang cakap digital diadakan acara secara serentak selama 7 bulan pada tahun ini yang dimulai di bulan Mei dengan dilakukannya Kick Off atau Pembukaan oleh Bapak Presiden serta Menteri Komunikasi dan Informatika demi tercapainya pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, memanfaatkan secara sehat bijak, cerdas, cermat, tepat dan patuh hukum dalam membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat menanggulangi penggunaan Teknologi Digital oleh seluruh lapisan masyarakat secara tidak baik

 

Talks 1: Etika Digital : Cara Berinteraksi dan Kolaborasi di Ruang Digital sesuai Etika

(Linda Widyachristy)

  • Fenomena Pandemi sekarang ini mengubang pola interaksi yang biasanya dengan bertemu langsung kini menjadi virtual meeting. Perubahan pola interaksi yang biasanya pasif kini mulai aktif dalam berpendapat dan merespon karena kemudahan dalam satu genggaman teknologi
  • Kebebasan Berpendapat adalah hak dan kewajiban setiap orang. Kebebasan ini tentunya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik dan ada batasan di UU, Moralitas atau norma masyarakat dan ketertiban sosial
  • Mengenal Pendapat apakah opini, kritik, fitnah. Opini berlandaskan fakta, data dan dapat dipertanggungjawabkan. Kritik adalah konstruktif dan tidak menyinggung perasaan agar tidak terjadi konflik. Fitnah berdasarkan kebohongan, menyebar kebencian dan tidak menyebabkan pencemaran nama baik
  • Tops dan Tipsnya kita harus saling menghargai orang lain, mengingat tentang humanity, saling toleransi, jangan mengetik saat sedang emosi, tunjukkan diri kita secara positif

 

Talks 2 : Kecakapan Digital : Pemanfaatan Internet untuk Menyebarkan Konten Positif bagi Pemuka Agama

(Amin Yusuf S.Pd., M.Pd)

  • Semua dikembalikan pada niat dan tujuannya. Kita bisa berbagi manfaat, menunjukkan karya, menebar semangat positif, memberikan inspirasi, berbagi ilmu, eksistensi dan menambah pendapatan
  • Mengawali dengan beberapa ilmu yang pernah didapat, ditulis ulang untuk reminder agar tidak lupa, dishare mudah-mudahan juga bisa memberi manfaat untuk orang lain.
  • Membuat Konten juga bisa menambah kemampuan dengan desain jadi bisa belajar teknik mendesain, menulis yang menarik dan komunikasi yang baik. Membuat konten juga bisa membuat kita menambah relasi dapat DM dari beberapa teman baru, kenalan dan saling supoort juga memberikan saran
  • Jadikan dan manfaatkan media sosial yang kita punya untuk dakwah, akrena bisa jadi ini menjadi salah satu ladang pahala kita.

 

Talks 3 : Key Opinion Leader

Keamanan Digital : Bahaya Pornografi & Pelecehan Sexual di Ruang Digital

(Venerabella Arin)

  • Pelaporan Kekerasan 2020-2021 ada 940 kasus meningkat dari 241 kasus.
  • Korban KBGO adalah orang yang terlibat hubungan intim, profesional yang terlibat dalam ekspresi publik dan penyitas dan korban penyerangan fisik
  • Dampak KBGO adalah kerugian Psikologis, keterasingan Sosial, Kerugian Ekonomi, Mobilitas terbatas dan sensor diri
  • Tips melindungi privasi di media sosial dan aplikasi percakapan adalah jangan sembarangan pap dan share foto dengan alasan apapun. Pisahkan konten pribadi dan akun publik yang akan dishare, cek dan atur ulang pengaturan privasi, buat password kuat dan nyalakan verifikasi login, jangan sembarang percaya aplikasi pihak ketiga, hindari berbagai lokasi pada waktu nyata, berhati-hati dengan URL yang dipendekkan, lakukan data detox dan jaga kerahasiaan pin atau password

 

Talks 4 : Kebudayaan Digital : Literasi Digital bagi Tenaga Pendidik dan Anak Didik di Era Digital

(Eka Dewi Lukmana Sari, M.Pd)

  • Digitalisasi Pendidikan adalah upaya untuk menunjang proses ajar mengajar secara virtual tanpa mengurangi esensi dalam penyamapaian materi pembelajaran.
  • Literasi Digital kemampuan menggunakan TIK dengan kecakapan Kognitif atau teknikal. Cakap bermedia digital, aman bermedia digital, etika bermedia soisal dan budaya bermedia sosial.
  • Kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai pancasila dan bhineka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari
  • Kendala yang dialami siswa, guru dan orang tua yaitu jaringan internet tidak stabil, harga kuota internet yang mahal, kesiapan guru yang belum menguasai TIK, Kurang kreatif dan inovatif, siswa yang kurang disiplin dan tidak konsentrasi

 

 

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

 

Question And Answer

Penanya :  Aditya Raharja

Bagaimana tips untuk berkomunikasi di sosial media kak ? dan cara mendapatkan berita yang benar karena banyak berita bohong atau hoaks di Indonesia ?

Jawaban :

  • Talks 1 : Harus cek sumbernya terlebih dahulu. Biasanya cirinya provokatif, ketika mendengar itu bisa cek di google di Kominfo untuk melaporkan hoaks. Temen-temen bisa cek dulu apa infonya benar sebelum di share

 

Penanya :  Nadira Zahra

Bagaimana cara kita mengatasi komen orang yang negatif tentang dakwah ?

Jawaban :

  • Talks 2 : cek dulu apakah kontennya sesuai dengan sisi Al-Quran dan Al-HAdist kita bisa sabar dan menerima itu. Tapi bila kontennya tidak sesuai kita harus minta maaf dan menghapusnya. Kalo kontennya baik tapi ada kaum nyinyir ya itulah resiko yang harus di hadapi dan resikonya besar kita harus sabar

 

Penanya :  Putri Natasya

Apa yang harus dilakukan bila orang sudah terjebak di masalah seksual ? jika tidak ada bukti yang kuat apa yang harus di lakukan ?

Jawaban :

  • Talks 3 : apakah sudah terbebas dari kondisi sulit itu atau belum bisa lepas. Kalo belum bisa lepas kita harus fokus bagaimana kita bebas dari pelakunya. Menghentikan secepat mungkin. Jadikan ini sebagai momen kesalahan, jadikan ini pembelajaran. Terlambat lebih baik dan fokus pada penerimaan diri tentang apa yang terjadi

Penanya :  Fitri Prima

Selain masalah jaringan kadang anak-anak tidak bertanggung jawab dengan tugas dan kadang orangtua yang jadi susah. Bagaimana tenaga pendidik menyikapi hal ini ?

Jawaban :

Talks 4 : Langsung diatasi di awal pelajaran dipantau dan diadakan rapat evaluasi yang rutin sehingga masalah siswa tidak berlanjut. Ditanyakan kendalanya apa.


Bagikan updated
Balikpapan