Press Release Aman Memasuki Ruang Digital dengan Literasi 28 Agustus 2021 – Kutai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : Ronald Andretti

LO : Shahnaz

Runner : Venus & Emil

Narasumber :

Local :

  1. Aman Darmawan
  2. Fikri Ananta Nur Rasyid

Nasional :

  1. Piyu Padi

KOL :

Muhammad Rizki AW, S.I.Kom

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika: (Samuel Abrijani Pengarapan B. Sc):

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses tranformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen.

 

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( Drs. Edi Damansyah, M.Si – Bupati Kutai Kartanegara)

  • Sesuai Arahan visi Presiden, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi telah menyusun sebuah Peta Jalan Literasi Digital Tahun 2021-2024 untuk meningkatkan partisipasi digital masyarakat, mendorong pengembangan ilmu pengetahuan masyarakat dibidang Teknologi dan Informatika Komputer dan Digital serta mendorong tingkat kecakapan transformasi digital dalam pemanfaatan teknologi baru.
  • Peta Jalan Literasi Digital dirumuskan dalam empat kerangka dalam menyusun Kurikulum Literasi Digital yaitu : Digital Skills, Digital Ethics, Digital Safety dan DIgital Culture.
  • Untuk mencapai Target Masyarakat yang cakap digital diadakan acara secara serentak selama 7 bulan pada tahun ini yang dimulai di bulan Mei dengan dilakukannya Kick Off atau Pembukaan oleh Bapak Presiden serta Menteri Komunikasi dan Informatika demi tercapainya pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, memanfaatkan secara sehat bijak, cerdas, cermat, tepat dan patuh hukum dalam membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat menanggulangi penggunaan Teknologi Digital oleh seluruh lapisan masyarakat secara tidak baik

 

Talks 1 : Kecakapan Digital : Positif, Kreatif dan Aman di Internet

(Piyu Padi)

  • Basic Data menjelaskan bahwa total penduduk Indonesia ada di Angkat 274.9 juta jiwa dan pengguna internetnya sendiri adalah 202.6 juta. Basic data di Januari 2021 menunjukkan angka pengguna paling tinggi yaitu youtube adalah 94%, disusul dengan whatsapp di angka 87.7%, instagram di angka 86.6%, hingga tiktok di angka 38.7%.
  • Kominfo sendiri sudah mengendalikan beberapa konten di internet. baik dari segi konten website, iklan ataupun yang lainnya. biasanya website yang terblokir atau yang terkena blokir dari internet positif dianggap memiliki konten yang berbau pornografi, privasi, perjudian, SARA ataupun konten yang tidak sesuai norma
  • Gunakan internet untuk sumber informasi dan pengetahuan, komunikasi dan membangun jaringan, transaksi berbasis bisnis, menyimpan data, hiburan, dan sarana untuk mengedukasi
  • Kreatif dalam hal digital skillls tentunya merujuk pada konten. Setiap orang adalah content maker karena semua manusia dibekali daya cipta, rasa dan karsa. skema konten bisa dibuat dengan menemukan passion, cari referensinya, buat schedule, produksi konten, upload konten di internet, kolaborasi dan lakukan evaluasi.
  • Cara Aman dalam berinternet adalah dengan menjaga data pribadi dengan tidak menunjukkan atau menyebarkan data pribadi di sosial media, password harus kuat atau menggunakan kombinasi huruf dan angka, periksa pengaturan privasi, segera log out setelah log in di internet tools seseorang dan aktifkan verifikasi dua langkah; lakukan validasi link jangan asal melakukan klik link sembarangan, jangan sembarangan upload terutama yang menyangkut data pribadi dan tangkal hoax dan cyberbullying.

 

 

Talks 2 : Keamanan Digital : Lindungi diri dari penipuan di ruang digital

(Aman Darmawan)

  • Lima Modus Penipuan Online di Indonesia antara lain Phising, Sniffing, Pharming, Social Engineering, money mule.
  • Hal yang perlu kita perhatikan agar tidak tertipu adalah dengan melindungi data pribadi kita, jangan biasakan posting data pribadi di internet, bayangkan bila data pribadi kita dipegang oleh oknum tidak bertanggung jawab.
  • Cara melindungi data pribadi adalah dengan tidak asal sebar data pribadi, simpan dan jaga foto copy dokumen yang berisi data pribadi, jika perlu registrasi menggunakan data pribadi, cari tahu apakah lembaga tersebut resmi dan dapat bertangggung jawabkan atas data kita, jangan sembarang klik tautan yang tidak jelas, dan jangan berikan kode OTP kepada orang lain
  • jika tidak menjaga data pribadi dengan baik maka kita bisa menjadi korban dari penipuan yang marak ada di sekitar kita

 

 

Talks 3 : Key Opinion Leader

Budaya Digital : Penggunaan bahasa yang baik dan benar di Media Sosial

(Muhammad Rizki AW, S.I.Kom)

  • Dalam bermedia sosial kita harus memperhatikan rambu-rambu dalam berbahasa yaitu muali dari keterampilan bahasa. Keterampilan bahasa yang perlu kita miliki antara lain adalah menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
  • Hal yang perlu diperhatikan dalam berbahasa adalah lawan komunikasi, kondisi saat itu, bahasa yang digunakan, pesan yang akan disampikan dan kesantunan dalam berbahasa. Dalam berbahasa khusunya di media sosial kita juga bisa memilih bahasa yang bisa digunakan misalnya bahasa indonesia resmi nasional yang di gunakan di seluruh wilayah NKRI, Bahasa daerah yang digunakan secara turun temurun di tiap-tiap daerah di Indonesia dan bahasa asing yaitu bahasa selain bahasa indonesia dan daerah.
  • Hal yang perlu kita hindari dalam bermedia sosial adalah kata kasar, bahasa provokatif, menyampaikan tidak benar, SARA dan lain sebagainya.
  • Berekspresilah dengan bebas, namun tetap mengetahui batas. Berbahasalah dengan pantas sebagai bukti netizen yang cerdas.

 

Talks 4 : Etika Digital : Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital

(Fikri Ananta Nur Rasyid)

  • Penduduk Indonesia pada awal tahun 2021 mencapai 271,34 juta jiwa. Penduduk yang menggunakan media sosial sudah mencapai 170 juta atau setara dengan 61.8% jumlah penduduk. Pengguna media sosial yang menggunakan smartphone sendiri mencapai angka 168.5 juta yang setara dengan 99.1% dari jumlah pengguna media sosial.
  • Media sosial adalah media daring yang digunakan untuk kebutuhan komunikasi jarak jauh, proses interaksi antara user satu dengan user yang lain, serta mendapatkan sebuah informasi melalui perangkat aplikasi khusus yang menggunakan jaringan internet.
  • Etika dalam bermedia sosial adalah kita harris mengenali aturannya, memahami batas usia pengguna media sosial, perhatikan unggahan dan saring sebelum sharing. Beberapa penyalahgunaan media sosial yang sering terjadi yaitu dengan menyebarkan berita bohong atau menciptakan ujaran kebencian, upload foto tidak senonoh, mengumpat dengan kata kasar untuk meluapkan amarah, berjudi dan bertaruh di media sosial, membully di media sosial, pencemaran nama baik
  • Etika menyampaikan ekspresi di media sosial yaitu dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, menuliskan pendapat tidak berkaitan dengan isu SARA, Pornografi dan aksi kekerasan, dan bertanggung jawab terhadap tulisan atau pendapat sendiri, senantiasa berbuat dengan memperhatikan hak orang lain, memahami isu yang akan diberikan pendapat.

Informasi lainnya yg moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

QnA

Penanya :  Ikwan

bagaimana pemahaman digital ini  ?  apakah yang perlu kita berikan ke anak-anak dan adik-adik kita yang sekarang pembelajarannya juga menggunakan gadget agar tidak terdistract ?

Jawaban :

  • Talks 1 : Memberikan pemahaman dan pengertian serta edukasi kepada mereka. Mengarahkan ke penggunaan digital skills ke arah yang positif dengan menggali lagi passionnya dimana. Lakukan juga pembatasan penggunaan gadget di jam-jam tertentu.

Penanya :  Nuril Muhlihaf

Di masa pandemi ada yang mencetak sertifikat vaksin di sebuah kartu. menurut kakak apakah itu aman ? karena di sertifikat vaksin tersimpan data tanggal lahir, nama, nik dan data pribadi kita yang lain ? spakah pencetakan kartu sudah tepat atau belum ?

Jawaban :

  • Talks 2 : Kementrian kesehatan saja tidak mendorong untuk mencetak kartu tapi lebih diarahkan dari aplikasi peduli lindungi. Dari layanan juga tidak diwajibkan cetak kartu. kalo dari jasa pencetakan kartu masih ada potensi kebocoran data, jangankan misal kartu vaksin tapi semua hal seperti KTP ada yang disalahgunakan. Agar tidak di sebarkan kartu vaksin atau sertifikatnya karena ada kemungkinan potensi di salahgunakan. Karena ada potensi penyebaran data

 

Penanya :  Audina Zahra

bagaimana cara membiasakan menggunakan bahasa yang  baik dan benar. karena seperti kita ketahui dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar terutama dalam promosi terlihat tidak menarik atau bahasanya kaku. apalagi pangsa pasar kita sekarang ini banyak yang menggunakan bahasa yang gaul  ?

Jawaban :

  • Talks 3 : Membiasakan bahasa dari diri kita sendiri, mendalami bahasa dan mengetahui bahasa baru, sering berdiskusi dengan teman tentang menggunakan bahasa yang baik dan benar. Hal ini bisa dibiasakan dengan ikut serta dalam organisasi juga untuk membiasakan menggunakan bahasa yang baku Bukannya tidak menarik, tapi tidak adanya kepercayaan diri penjual dalam menggunakan bahasa yang baik dan bahasa indonesia yang benar.

 

Penanya :  Nike Sari

Bagaimana cara mengatasi penyalahgunaan di media sosial ?

Jawaban :

  • Talks 4 : di UU ITE yang akan mengatur penyalahgunaan itu. untuk menjalankan UU ITE perlu adanya kombinasi dari ketiga unsur yaitu masyrakat, aparat dan undang-undang yang mengatur. Perlu peninjauan kembali UU ITE dan melakukan sosialisasi tentang UU ITE agar masyarakat mengerti dan memahami sehingga dapat mengurangi juga terjadi penyalahgunaan media sosial

Bagikan updated
Kutai Kertanegara