PRESS RELEASE BEBAS BERKREASI DAN AMAN DI DUNIA DIGITALISASI 23 Juli 2021 – Kubu Raya

Bagikan updated

Moderator : Septi D Ajeng

Narasumber : 

Local :

  1. Agus Handini, S. Psi., M. Psi., Psikologi
  2. Sucipto, M. Kom

Nasional :

  1. Oleg Sanchabakhtiar

KOL :

1.  Oka Fahreza

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Talks 1: Kecakapan Digital : Tips dan Trick Cara Membuat Konten yang Menarik Bagi Generasi milenial 

(Oleg Sanchabakhtiar)

  • Berkawan, berkarya, berbagi di Tanah Indonesia
  • Tips and Tricks : konten dapat disebut menarik dan memiliki nilai positif.
  • Konten adalah sbeuah pesan atau informasi yang disajikan melalui media online (Youtube, Instagram, Fb, Tiktok, Website, Blog, dan media social lainnya).
  • Membuat konten menjadi menarik yang bisa menyenangkan hati, membangkitkan niat baik untuk dibagikan kepada orang lain.
  • Adanya nilai posotif yang memberikan energi baik dan berdampak baik bagi diri sendiri dan kepada orang lain.
  • Kesimpulannya : isi dan kemasan sesuai dengan marketnya, Mudah untuk ditemukan oleh orang lain, Mudah dibaca, berkualitas untuk dibagikan, mudah diingat, dan konten menghibur orang lain.
  • Peran peserta milenial : mendukung literasi digital masyarakat Indonesia melalui kontn yang menarik.
  • Generasi milenial saat ini sering menghabiskan waktu untuk menggunakan ponsel dan gadget.

 

Talks 2: Etika Digital : Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial

(Agus Handini, S. Psi., M. Psi., Psikologi)

  • saring dan sharing pake hati
  • hati merupakan media untuk mengenal dunia
  • jika kita memakai semua yang ada di pikiran kita kemudian kita share kepada oranglain dan d share ke madia social, mungkin bisa di tanyakan kembali kepada diri kita apakah itu berguna atau tidak berguna, membuat orang lain nyaman atau tidak ketika oranglain membaca konten tersebut, penting tidak oranglain untuk mengetahuinya. Apapun yang kita share ke media social adalah sesuatu yang membuat kita Bahagia.
  • Perhatikanlah hati dan pikiranmu sendiri. Menyaring konten apa yang hendak kita bagikan sehingga tidak menjadi masalah untuk orang lain
  • Belajar lebih tenang agar hati menjadi nyaman, bicara dengan hal positif agar hatimu dapat mencerna. Dengan hati yang kuat dapat mengotimalisasi fungsi otak. Ketika melakukan dengan hait yang tenang, apapun yang dia dengar, yang dia lihat, dan berikan kepada orang lain menjadi lebih baik dan bermanfaat.
  • Jika kita membuat konten dengan suasana hati yang tidak tenang, bagaimana orang lain akan paham degan konten yang kita buat. Bagaiamana orang lain tau apa yang ingin kita berikan kepada mereka.
  • memandang permasalahan dari beragam posisi, termasuk posisi dari mereka. Setiap orang memiliki alasan tertentu untuk bersikap berfikir dan perilaku. Kita tidak bisa memandang sesuatu dari diri kita sendiri. Belajarlah untuk memandangdari segala arah.
  • Kita yang memutuskan diri kita Bahagia. Ketika mendapat stimulus negative jangan terlalu dianggap sehingga membuat diri kita menjadi tidak tenang dan menjadi tidak Bahagia. Apapun yang kita bagi dan lihat tidak harus ditelan mentah-mentah. Harus Bahagia
  • Lebih hati2 untuk update status.
  • Ketika ada sesuatu yang tidak baik, tidak boleh membalas dengan hal yang tidak baik juga. Tidak boleh menghujat konten orang lain.
  • Apa yang kita tanam adalah yang kita tuai. Lakukanlah kebaikan agar kembali ke diri kita sendiri.

 

Talks 3 : Key Opinion Leader : Budaya Digital : Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital

(Oka Fahreza)

  • Budaya digital merupakan kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila, dan bhineka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Harus memgang teguh budaya kebangsaan
  • Memiliki sopan santun, ramah, toleransi terhadap pengguna, privasi, gotong royong, berfikiran terbuka, sabar, melek internet, menebar kebaikan di internet, menggunakan media digital sebagai saarana sosialisasi
  • Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik
  • Menggunakan bahsa yang baik dan benar harus menggunakan bahsa yang sesuai KBBI yang menggunaannya sesuai tempat, waktu suasana.
  • Menggunakan bahasa yang baku dan santai ( komunikasi dengan teman, komunitas, dan keluarga
  • Manfaat menggunakan bahsa yang baik dan benar adalah dapat memudahkan proses komunikasi, meminimalisir kesalah pahaman, meningkatkan citradiri, memperkuat hubungan, mendatangkan peluang baru, melestarikan budaya dan bahsa Indonesia, meningkatkan rasa nasionalisme, menjadi pribadi yang lebih sopan dan santun, meningkatkan rasa percaya diri.
  • Tips n trik : menggunakan spok. Mempelajari pedoman umum EBI ( ejaan bahsa Indonesia), menggunakan 4 kata sakti, bahsa smart casual di ruang digital ( baku tetapi santai), memperbanyak membaca.
  • Kesimpulan : gunakan Bahasa yang baik dan benar di dunia digital, hal ini akan memudahkan proses komunikasi dan memberi ketenangan jiwa kita saat berselancar di dunia maya karena penggunaan bahsa yang baik dan benar menjamin keamanan kita di dunia digital.

 

Talks 4 : Keamanan Digital : Fungsi Keamanan dari PIN, Password, Two Factor, Authenticaion, dan OTP

(Sucipto, M. Kom)

  • concern : harus berhati-hati dan periksa kembali, memastikan validitas link yang mencurigakan, jangan mengistal aplikasi yang berbahaya, software selalu up to date, waspada peniru identias, pegang kendali akun anda,
  • Pencegahan: jangan bagikan pin kepada siapapun, lindungi dengan sandi (password) yang kuat, utamakan dengan two factor authentication, kunci akses dengan sms, hidari mengganti nomor,
  • Otp digunakan hanya sekali. Ada batas waktunya. Otp yang kuat whatsap dan kalukator/ token aman yang digunakan oleh dunia perbankan.
  • Cek riview sandi
  • Melakukan update credential secara berkala sehingga attacker sulit untuk menebak.
  • Jangan install aplikasi yang berbahaya di ponsel
  • Waspada dari pemberia identitas

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

QnA

Penanya :  banyak konten di medsos terutama menggunakan aplikasi YouTube, Instagram, FB, Twitter, wa business untuk menunjang konten…..nah yg menjadi pertanyaan saya, kita sebagai generasi millenial  bagaimana kita memanfaatkan brand kita melalui konten yang kita buat, kira2 konten diaplikasi apa yg cocok utk promosi brand kita.

Jawaban :

–          Narsum 1 : Beranalisa market kita kemana, dengan produk sejenis itu maraknya sedang dimana, tapi untuk memperi info yang lebih detail bisa dengan membuat website. Namun makin banyak tempat yang banyak orang melihat dan banyak followernya, dan coba minta bantuan lingkungan sekitar. Jadi berkaryalah dimana dengan ada reserch dimana kalian akan dapat kaidah tertentu  dalam observasi, eksperimen dan daftar pustaka yang ada. Dan jangan merpikir semua itu instan.

 

Penanya :  Perbedaan bahasa lisan dan tulisan kadang menjadi kendala bagi masyarakat dalam berkomentar di medsos. Sering terjadi masalah di medsos yang berawal dari tidak cakapnya masyarakat menyempaikan pendapatnya secara tulisan. Hal ini pastinya akan meninggalkan rekam jejak di dunia digital, baik positif ataupun negatif.

Menurut Ibu, sebaiknya apa yang dilakukan untuk meminimalisir hal ini agar tidak terjadi gesekan terutama saat menggunakan media sosial?

terimakasih

Jawaban :

–          Narsum 2 : Kuncinya adalah ketika kita mau menyampaikan suatu mengenai akal , kalimatnya harus logis/ masuk akal. Namun jika kita mau menyentuh hatinya gunakan kalimat romantis. Dan jika ingin menyampaikan sesuatu kita juga sehat fisik dan psikologis.

Penanya :  Bagaimana pendapat mas terhadap orang yang hanya pencitraan di dunia maya terkenal ramah, sopan dan selalu menebarkan hal2 positif akan tetapi di dunia nyata jauh dari apa2 yg dilakukan di dunia digital/berbanding terbalik? Bagaimana kita berkomunikasi/bersosialisasi dengan orang yg hanya mencari pencitraan di dunia maya karena kita hanya bias kenal di dunia maya dan tidak dapat berkenalan di dunia nyata, terima kasih mas Oka Fahrez

 

Jawaban :

–          Narsum 3  : Memang sering orang tidak sesuai dunia maya dan dunia nyata, padahal idealnya citra diri harus sesuai karakter. Jika misal aslinya tidak ramah, boleh ditegur dengan baik.

Dan jika tidak sesuai dengan yang dicitrakan, jangan ikuti saja dan cukup tau saja. namun selama itu tidak merugikan sebenarnya fine – fine saja.

 

Penanya :  Pa Sucipto maaf bagaimana caranya mengatur kendali di google, agar dokumen tetap aman?

Jawaban :

–          Narsum 4 : Untuk keamanan akun, kita harus mengaktifkan semua fitur keamanan. Misal kita memasukkan to if i menggunakan nomor cadangan kita, untuk melakukan pengambilan kembali akun kita. Dan ada beberapa cara lain, seperti kita kontak langsung pada Googlenya.


Bagikan updated
Kalimantan Barat Kubu Raya