Press Release Bekali diri dengan literasi yang tepat 24 Agustus 2021 – Kutai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : Septi D Ajeng

LO : Shanas

Runner : venusia dan Emil

Narasumber :

Local :

  1. Andriansjah
  2. M.Alfian Muzakki, S.P

Nasional :

  1. Yoiqbal

KOL :

Rizki Amelia

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses transformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen

 

Welcoming Speech Oleh Bupati Kutai Kartanegara

Drs. Edi Damansyah, M. Si

  • program literasi digital ini bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam teknologi digital di tingkat dasar, madya, mahir dan inklusif
  • berdasarkan survey asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia tahun 2020. pengguna internet di indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses lebih dari 8 jam dalam sehari. untuk itu diperlukan peningkatan digital bagi masyarakat kabupaten kartanegara
  • untuk mengimbangi perkembangan teknologi digital saat ini. terlebih akibat pandemi saat ini, kita harus cakap terhadap teknologi dan internet saat ini layanan pemerintah, pemerintahan, pekerjaan , dan kegiatan sebagian ekonomi masyarakat beralih ke internet.

 

Talks 1: Panelist

Kecakapan digital : pentingnya digital skill di masa pandemi

(Yoiqbal)

 

Moderator :  Apa saja sih yang termasuk Digital Skills?

Narasumber : menggunakan sosial media dari tahun 2012 tetaPI Masih belum dikelola dengan baik karena tidak tau fungsi sosial media untuk apa. semakin kesini semakin menarik dan banyak orang yang memakai. sehingga saya mulai mengelola dengan baik sosial media saya.  sosial media pertama adalah facebook, youtube, baru instagram. mau nggak mau kita semua harus beradaptasi. kita harus mengenal sosial media seperti youtube dan lain-lain, sehingga kita bsa memaksimalkan konten-konten dan konten yang kita punya bisa dikenal banyak orang. membuat konten itu membutuhkan skill sehingga bisa nyampe ke masyarakat luas.

 

 

Moderator : Dan mengingat perubahan skill menjadi digital, apakah nantinya semua kecakapan akan berubah menjadi digital?

Narasumber : sebagian akan menjadi kebiasaan, seperti konferens, sekarang bisa  melalui zoom meeting dan video call. dengan adanya mode baru ini kita bisa bertemu dengan mudahnya di platform in. sebagian kebiasan orang sudah berubah menjadi satu mode baru. kita bisa belajar langsung di kelas youtube indonesia.

 

Moderator : Bagaimana dengan tenaga kasar yang dirubah menggunakan system robotic? Apa ada kecakapan digital untuk tenaga (maaf) buruh?

Narasumber : pekerjaan sebagai konten kreator yang harus menguasai digital skill, karena konten kreator sekarang sangat banyak pengaruhnya di masyarakat luas. kolaborasi itu penting untuk cros follower.

 

Moderator : Jika bertahan, apakah nantinya digital skill ini bisa menjadi sebuah profesi baru? atau mungkin kurikulum baru?

Narasumber : bisa banget untuk jadi profesi. mereka bisa sukses untuk menjadi influencer. kita harus belajar agar menemukan jalan yang benar. kita dulu harus belajar berhari-hari bertahun-tahun untuk bisa kalau sekarang tidak perlu.  dulu saya harus target 100 vidio pertahun, terserah 1 hari atau seminggu mau upload berapa video. untuk menjadikan suatu pelajaran diri. kalua konten kita bermanfaat dan dibutuhkan banyak orang, pasti orang-orang akan banyak yang nonton. harus suka dulu, memulai, jangan banyak berpikir, nanti tidak berasa.

 

dulu saya senang buat konten, setelah saya lihat yang paling seru adalah saat main drum. kita cari lagi main drum di luar yang ditonton orang. mungkin sering-sering eksplore. terus eksplore yang ada di dalam dirimu dan tampilkan yang ada di dalam dirimu untuk teman-teman.

 

Moderator : Saya sedikit membaca tentang “Digital Marketing” sepertinya skill ini pun sudah mulai bermunculan bahkan sebelum pandemi ini ada, apa ini suatu bukti bahwa digital skills nantinya pun akan menjadi sebuah profesi “modern” atau bagaimana penjelasannya?

Narasumber :

 

Moderator : saran dan harapan

Narasumber : jangan kebanyakan mikir, kalau misalnya ingin menjadi konten kreator atau sedang belajar. kalian punya banyak kesempatan untuk kolaborasi mengangkat karir kalian. kurangi berkompetisi. nonton boleh tetapi jangan kebanyak. kalau kalian punya potensi untuk creat lakuan

 

Talks 2: Etika Digital

Mari berbahasa yang benar dan beretika di ruang digital

(Andriansjah)

  • Menjalani kehidupan yang mendekati serba digital sekarang ini, jika tidak memiliki pondasi atau bekal diri, terkesan kita seperti orang tidak bergerak dan apa adanya. Kompetensi individu menjadi modal utama membentuk individu yang paripurna, yang selalu siap dalam konsekuensi kehidupan.
  • Kompetensi individu yang paling utama, dan sangat diperlukan menurut penulis, adalah bagaimana kemampuan individu untuk membaca dan menulis. Dan ini sudah tertuang dalam kitab suci Al-Quran menjadi ayat yang paling pertama turun. (QS Al-Alaq,1-5 perintah membaca.
  • Ada juga yang sudah banyak referensi bacaan, namun belum ada keberanian menulis. Ada yang minim referensi bacaan, namun berani menulis tingkat Dewa,hanya modal keberanian dan percaya diri
  • Tolak ukur literasi baca tulis sudah berjalan di masyarakat. Ketersediaan bahan bacaan seperti perpustakaan di tingkat desa dan RT, frekuensi peminjaman bahan bacaan, jumlah kegiatan yang harus dibebani dengan baca tulis kebijakan sekolah atau kampus yang mengarah pada baca tulis, jumlah karya tulis dari siswa, guru, dan masyarakat.
  • Menciptakan generasi yang cinta literasi tidak akan mungkin terlahir dari generasi yang tidak peduli dengan Seperti orang tua yang tidak senang baca tulis, tidak mungkin melahirkan anak yang senang baca tulis kecuali dapat dorongan dari luar keluarga
  • Dengan banyaknya survey dan penelitian mengenai minimnya gerakan literasi untuk beberapa tahun sebelumnya, patut disyukuri sudah banyak komunitas dan kelembagaan yang peduli dengan literasi
  • Kenapa masih ada yang salah, dalam mengambil literasi yang tepat,kita bisa merujuk pembahasan sebelumnya, bisa memang sudah terbentuk dari literasi yang tidak tepat, sehingga kemampuan dan menyimak juga menjadi suatu yang berat. Karena ada bahasa materinya terlalu berat sehingga carilah yang mudah saja

 

 

Talks 3: Key Opinion Leader

Keamanan digital : phising? Apa itu dan bagaimana cara menanganinya

(Rizki Amelia)

  • phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi dan data seseorang dengan cara pengelabuan. di awal tahun 2020 saja anti phishing working group mencatat sudah ada 165.772 website phising yang siap menjaring korban
  • data sasaran phishing yaitu data pribadi (nama, usia, alamat, nomor ktp, tanggal lahir), data akun (user name, email, password), data financial ( nomor rekening, nomor pin, nomor kartu kredit, expired date)
  • bahaya-bahaya phising:
  1. penjualan data dan akun : data dapat diperjualbelikan untuk kepentingan pelaku: pinjol, profiling data politik, dan iklan, bobol layanan E-money, dll
  2. pemakaian kartu kredit : pelaku menggunakan kartu kredit untuk kepentingan pribadi
  • bagaimana phising itu bekerja :
  1. menggunakan berbagai macam media : seperti website, email, sms, dan telepon
  2. korban memasukkan atau memberikan data diri : pelaku akan meminta data korban dan korban akan memberikan data tersebut secara sukarela
  3. pelaku menggunakan data yang sudah diperoleh: biasanya yang akan dilakukan oleh pelaku adalah menjual data yang ada
  • cara terhindar dari phising : selalu update informasi terkait phising, selalu cek siapa pengirim pesan atau email, lebih berhati-hati jangan langsung mengklik link yang diterima, pastikan keamanan website yang diakses, gunakan browser versi terbaru, waspada ketika diminta data pribadi, cek akun online secara rutin, gunakan two-factor authentic, melakukan scan malware secara berkala, backup data

Talks 4: Budaya digital

Kesiapan masyarakat dalam menghadapi transformasi digital

(M.Alfian Muzakki, S.P)

  • masyarakat adalah pilar penting dalam perubahan. transformasi digital merupakan perubahan yang berhubungan dengan penerapan teknologi digital dalam semua aspek kehidupan pada masyarakat. teknologi digital digunakan dengan kreatif, produktif, berbudaya serta dengan rasa aman.
  • 3 aspek dalam membanun budaya digita;:
  1. partisipasi: bagaimana masyarakat berpartisipasi memberikan kontribusi untuk tujuan bersama
  2. perbaikan : bagaimana merubah budaya lama menjadi budaya baru yang lebih bermanfaat
  3. pemanfaatan : bagaimana memanfaatkan hal-hal yang sudah ada sebelumnya untuk membentuk hal baru
  • keuntungan menerapkan budaya digital yang sehat di internet dengan menambah wawasan dan hiburan, digunakan dengan positif menjadi media promosi bisnis dna lainnya, seseorang mendapat pekerjaan profesional
  • budaya digital yang tidak sehat di internet seperti perundungan dunia maya (cyber bullying), sebar berita hoax, iklan palsu, hingga pelecehan seksual online
  • tantangan di budaya digital yaitu: meredupnya wawasan kebangsaan, berkurangnya kesopanan dan kesantunan,kebebasan berekspresi yang berlebihan, berkurangnya toleransi dan penghargaan pada perbedaan maupun menghilangnya batas-batas privasi
  • masyarakat yang sukses berkualitas adalah masyarakat yang berbudaya dan bermartabat. media digital hanyalah sarana dalam melengkapi kehidupan era modern saat ini, serta penting untuk tetap bersama-sama menjaga kebudayaan

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

QnA

Penanya :

Nama : M Habil Al faqih
No HP : 0895602788110
Email : habilafk73@gmail.com

pada saat pembuatan konten YouTube,pernah ada perasaan menyerah saat pembuatan konten YouTube?

Jawaban :

Narsum : Yoiqbal

Pada saat itu yang saya kejar adalah follower, subscriber namun tidak mencapai target dan membuat drop. Padahal yang kita kejar harusnya ada sebagian orang di cicle kita yang berkembang dengan manfaat yang kita bagi. Karena dengan melihat cicle kita di kemudian hari itu sebuah kebanggaan sendiri, jadi menyerah itu manusiawi karena ekspektasi kita yang tidak sesuai.

Penanya :
Nama : Nisrina Nur Fathiyah
No HP :085828515591
Email :hyohee2204@gmail.com

bagaimana cara kita mengecek link website atau hal lainnya agar kita terhindar dri phising? Dimana di Indonesia ini sedikit sekali orang mengecek 2 kali hal” yang mencurigakan.

 

Jawaban :

Narsum : Rizki Amelia

Jadi untuk kita cek kembali tersebut dengan langkah pertama yaitu selalu cek pengirim email lalu kita teliti alamat email, kemudian kita harus menggunakan browser versi terbaru.

 

Penanya :

Nama : Rahadian Zulkarnain Fag
No HP : 0895704218475
Email : Zuldian98@gmail.com

bagaimana pandangan kak alfian terhadap degredasi budaya digital yang semakin marak

Jawaban :

Narsum : M. Alfian Muzakki, S. P.

Perlu kita perbaiki dari diri kita dan lingkungan, kalau boleh saran sekolah perlu juga materi tentang digital bagaimana menggunakan media digital. Karena kita perlu pahami karena keadaanya sangat miris saat ini, jadi mulai dari kita share hal – hal positif.

 

Penanya :
Nama : Aniek Fitria
No HP : 082250177107
Email : Ningsih_aniek20m@gmail.com

bagaimana menanamkan berbahasa yang baik melalui literasi digital kepada anak usia sekolah?

 

Jawaban :

Narsum : Andriansjah

 

Kita harus yang menyemangati juga gemar membaca, kalau tidak senang membaca secara psikologis tidak akan menyatu. Dan untuk senang membaca awali dengan buku kecil jangan yang berat karena dia akan merasa berat, lalu perlu dijadikan evaluasi kurikulum 2013 karena materi SD sejajar dengan materi SMP dan materi smp hampir sejajar dengan materi kuliah jadi jika market bacanya anak sekolah sesuaikan dengan anak sekolah.


Bagikan updated
Kutai Kertanegara