PRESS RELEASE BERBAHASA DAN BERBANGSA YANG BAIK DI RUANG DIGITAL 31 Juli 2021 – Balikpapan

Bagikan updated

Moderator : Aulia Mawardhika

LO : Brahma

Narasumber :

Local :

  1. Ganjar Susilo, S.Pd.,M.Pd
  2. Kiftian Hady Prasetya, S.Pd., M.Pd.

Nasional :

  1. Rani Nur Rosulli

KOL : Selviana Yuliani

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

 

 

Welcoming Speech Oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika 

Samuel Abrijani Pengarapan B. Sc

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses tranformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen

Welcoming Speech Oleh Walikota Balikpapan

  1. Rahmad Mas’ud, SE., M.E
  • cyber kreasi telah menyusun peta literasi digital tahun 2021-2024
  • hal ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi digital masyarakat dan mendorong pengembangan ilmu pengetahuan masyarakat di bidang TIK dan digital serta mendorong tingakt kecakapan literasi digital dalam pemanfaatan teknologi baru
  • di dalam peta jalan ini dirumuskan 4 kerangka dalam menyusun kurikulum literasi digital, yaitu keterampilan digital, etika digtial, keamanan digital dan budaya digital
  • untuk mencapai target masyarakat untuk cakap digital yang bertujuan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi dan memanfaatkannya scara sehat bijak cerdas cermat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Talks 1: Digital Ethics : Sosialisasi E-Market Bagi Para Pelaku UMKM

Rani Nur Rosulli  

  • pasar adalah tempat dimana ada kebutuhan. dimanapun kapanpun siapapun dimana ada kebutuhan, jika ada kebutuhan berarti ada pasarnya. pasar pengertiannya luas. tidak hanya transaksi jual beli tetapi ada kebutuhan konsumen. pasar adalah sejumlah tempat dimana ada  pembeli. contohnya ramayana, matahari, dll
  • digital membuka potensi dan peluang. kita bisa memulai bisnis dari kapan aja dan dimana saja. contohnya xiaomi yaitu perusahaan terbesar ke 5 tetapi dia memulai tidak ada datu toko pun. tidak ada budget tetapi ada ide, dengan cara mengurangi costnya menggunakan budgetnya dengan mengoptimalkan uang tersebut untuk program2 marketing.
  • pasar zaman now membuka peluang yang lebih luas dalam berkompetisi di pasar yang jenuh, pahami produk dan jasa untuk menjawab kebutuhan dan keinginan pasar, pahami sumber daya, kemampuan, sumber biaya, waktu, dll dan dimulai dari marketplace yang lebih besar dan luas.
  • aplikasi belanja sayur online, semua barang bisa jual di online. pasar offline sangat menarik tetapi bagaimana kita mengoptimalkan dengan kemampuan online, jadi memiliki 2 sumber dana dari offline dan online.
  • marketplace adalah salah satu bentuk ecommerce. ada interneter ada transaksi dari pemesanana sampai ada payment adalah ecommerce. marketplace adalah tempat atau menampung jual beli

 

Talks 2:Keamanan Digital : Sudah Tahukah Kamu Dampak Berita Hoax? 

Ganjar Susilo, S.Pd.,M.Pd 

  • hoax adalah berta palsu yang mengandung informasi yang sangaja menyesatkan orang dan memiliki agenda olitik tetentu. hoax adalah berita bohong yang beritanya tidak memiliki sumber terpercaya
  • beberapa jenis hoax : virus, pencemaran nama, kisah sedih, hadiah gratis, urban legend, pean berantai
  • dampak negatif dari berita hoax : buang-buang waktu dan uang, pengalihan isu, rendahnya minat baca, memprovokasi serta memicu kerusuhan, pemicu kepanikan pubelik, penipuan publik, merusak kerukunan antar msyarakat, memunculkan kepanikan dan merusak stabilitas dan keamanan negara
  • dampakpenyebar hoax : setiap orang yang degan snegaja dan tanpa hak mmenyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 28 ayat 1, dipidana dengan pidana penjaran yang paling lama 6 tahun atau denda paling banyak 1.000.000.000 (satu miliar rupiah )
  • langkah antisipasi menerima kabar hoax : hati-hati degan judul provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, cek keaslian foto, ikut serta grup diskusi anti-hoak

 

Talks 3 : Key Opinion Leader

Kecakapan Digital : Cara Menggunakan Dompet Digital dalam Transaksi Elektronik

Selviana Yuliani

  • seberapa sering kalian mencatat pengeluaran keuangan. mencatata pengeeluaran keuangan harian mendapat manfaat self control agar lbih realistis dan peka terhaadp keuangan.
  • kenapa milenial susah beli rumah, kenapa generasi milenial susah beli rumah. rumah bukan prioritas milenial. generasi milenial lebih memilih tiket liburan konser yang tujuannya dipamerkan di media sosial. milenial susah membeli rumah karena apa merasa gaji belum cukup dan aset rumah bukan tujuan utamanya.
  • lahirnya e-wallet di indonesia yang sering mengeluarkan promo-promo seperti gopay, link aja, ovo, shoopee pay, dan dana.
  • fakta ada e-wallet yang paling eksis yaitu shopee pay yang merubah kebiasana masyarakat dengan belanja online. selama pandemi orang menjadi takut keluar rumah sehingga msyarakat lebih memilih untuk belanja melalui online saja. tidak perlu keluar rumah yang bisa memudahkan dalam prosesnya. barang bisa di kirim dan bisa langsung digunakan
  • kelebihan e-wallet : mudah digunakan, leih simple, efisien, nggak perlu ke bank, banyak promo, pengeluaran tercatat
  • kekurangan e-wallet : tidak smeua tempat berfasilitas e wallet, rawan penipuan, perlu jaringan internet, kemudahan transaksi cenderung konsumtif
  • cara mengehmat dengan dompet digital : sesuaikan budget sesuai dengan kebutuhan msing-msaing, budget  top up sebulan sekali dengen budgeting yang sesuai dan belanakan saldo dengan cssh back terbanyak , minimalisir dan sebisa mungkin hindari fitur berhutang yang tidak di ferifikasi ojk
  • langakh dalam menabung sehingga tidak boros: follow sosial media dengan konten menabung, lakukan penghitungan pengeluaran per hari, gunakan aplikasi untuk money management, tmeukan manfaat menabung

Talks 4 : Budaya Digital : Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar dalam Dunia Digital

Kiftian Hady Prasetya, S.Pd., M.Pd. 

  • konsep awal berbahasa yang baik itu kita pahami terlebih dahulu dansamakan persepsi apa itu digital, apa itu bahasa, dan apa itu budaya.
  • budaya adalah cara hidup kita yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang serta diturunkan dari generasi ke generasi
  • digital dalam kamus besar bahasa indonesia dan wikipedia diartikan sebagai yang berhubungan dengan angka-angka untuk sistem perhitungan tertentu. tetapi mengapa digital dikaitkan dengan media sosial dan meedia masa yang saat ini ada karena berhubungan dengan angka-angak untuk sistem tertentu dari angkat tadi yang disebut dengan sistem itu yang dinamakan digital. media masa media sosial yang dinikmati saat ini seperti intagram facebook youtube itulah yang dinamakan digital
  • bahasa adalah alat komunnikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada pendengar dan pembaca sarananya tulis ataupun lisan.
  • konsep dasar bahsa indonesia : berbahsa yang baik ( sesuai konteks ) dan berbahasa yang benar.
  • berbahsa yang baik ( sesuai konteks ) saat menggunakan bahas ayang baik pesan nya sampai. jika berbicara dengan bahasa yang benar maka harus sesuai dengan kaidah. kaidah itu ada tata bahsa, ejaan
  • ada ranah kekeliruan dan kesalahan dalam berbahasa : keliru adalah mengetahui konsep dan melanggar untuk komunikatif, sedangkan kesalah adalah tidak mengetahui konsep karena hal konvensional (hal yang sudah turun temurun kita pahami tanpa tau konsep bahsanya) .

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

 

QnA

 

Penanya :

Nama : Widya Nur

No. HP : 082136662477

Emai : widyanurrr2@gmail.com

Izin bertanya Kak Rani, produk rintisan yang kita buat pasti secara konsumen kalah saing dengan produk-produk lama terlebih lagi jika produk itu dibuat perusahaan besar dan sudah dipasarkan besar-besaran baik online maupun offline dengan promosi diskon besar. Berdasarkan hal tersebut, langkah seperti apa yang harus kita lakukan agar produk rintisan kita banyak peminat khususnya pemasaran secara online?

Terimakasih sebelumnya 🙏

Jawaban :

–          Narsum 1 : Rani Nur Rosulli

Ini membahas seditik tentang blue ocean dan red ocean, dan yang disebut tadi masuk pada red ocean. Artinya produk kita masuk kepada pasar jenuh/ pasar yang sudah padat sekali. Kalau misal kita punya produk kecap sedangkan unilever sudah punya kecap. Jika kita punya produk pasti kita punya market, dan cara bersaingnya adalah setahui scop kita. Jika kompotitor yang kita tuju adalah ikan besar itu, maka scop marketing dan bisnis kita tidak boleh kecil. Jika kita masih perintis, scop kita masih belum sebesar itu, misal ada 30 ribu brand kecap dan 50% adalah brand besar, yang harus kita pahami pertama adalah keunikan produk kita lalu gunakan bahasa marketing sesuai kelebihan produk kita.

 

Penanya :

Nama : Qutrotul Afra Maulida

No. HP : 087716395238

Email : qutrotulafra@gmail.com

Dalam pandemi ini, banyak sekali postingan hoax yang beredar di Whatsapp. Seringkali postingan hoax tsb tampak “real”, apalagi orang tua menjadi target utama sehingga berita hoax mudah sekali dipercaya da tersebar. Jadi, bagaimana cara mengetahui berita tersebut hoax atau tidak? Dan bagaimana cara kita memberitahukan orang tua agar jangan mempercayai berita hoax? apalagi jika orang tua tidak mau mendengarkan pendapat anak

Jawaban :

–          Narsum 2 : Ganjar Susilo, S. Pd., M. Pd.

Pertama kita ajak diskusi orang tua mengenai share berita tersebut, Sebutkan ancaman penyebar dan pencipta berita hoax. Dan jika orang tua agak susah kita beritahu. Jadi kaum millennial juga harus berperan aktif untuk membantu orang tua, dan sebagai kaum millennial harus cerdas. Hindari klik bait, judul provokatif, cek keaslian foto dll.

 

Penanya :

Nama : Ahmad Pratama

Email : ahmad.r@gmail.com
No. HP : 087880292624

Mungkin ke depan akan banyak e-wallet lainnya, yg notabene mempengaruhi kami generasi milenial utk “boros” belanja sehingga sulit menabung beli rumah (seperti info slide). Bagaimana mengontrolnya ya? Dompet digital utk belanja online, dompet fisik utk ngopi2.. Haha, terima kasih, Kak

Jawaban :

–          Narsum 3 : Selviana Yuliani

Saya pernah baca dari financial planner bernama Eric Roberge, beliau membagi cara menabung  angkanya 10 : 20 : 30 : 40, dimana 10 % untuk kebaikan entah itu infak dl. 20% untuk simpanan, 30% untuk cicilan produktif, 40% untuk kebutuhan hidup sehari – hari.

 

Penanya :

Nama : Rian Hidayat

No HP : –
Email : –

Apakah Penggunaan Bahasa yang Baik dan benar pada literasi digital dapat mempegaruhi konten-konten atau pemberitaan di media?? Dan bagaimana cara mengenalkan bahasa yg baik pada pengguna media digtal pemula??

Jawaban :

–          Narsum 4 : Kiftian Hady Prasetya, S. Pd., M. Pd.

Saran saya kalau untuk menggunakan bahasa dalam rana konten gunakan bahasa – bahasa yang populer, jangan menggunakan bahasa yang benar pada konten anda, karena tidak akan menarik untuk dilihat. Dan untuk mensosialisasikan bahasa – bahasa yang baik tadi, dari konten tersebut.


Bagikan updated
Balikpapan