PRESS RELEASE BERKEALAN DENGAN RUANG DIGITAL BERSAMA LITERASI DIGITAL 2 Agustus 2021 – Samarinda

Bagikan updated

Moderator : Ronald Andretti

LO : As’ad Daroini 

Runner : Afnan Arifin & Ferdianto Kurniawan 

Narasumber :

Local :

  1. Dr. Jamil, S.Pd., M.Si

2.Eko Junirianto,S.Kom., M.Cs

Nasional :

  1. Jeanea Pialsa

KOL : Menik Junior

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

 

Welcoming Speech Oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika 

Samuel Abrijani Pengarapan B. Sc

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses transformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen

Welcoming Speech Oleh   Walikota Samarinda

Dr. H. Andi Harun

  • berdasarkan survey asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia (APJII) di tahun 2020, pengguna internet di indonesia sudah mencapai 1996,71 juta jiwa. dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari
  • di kota samarinda baru-baru ini kita dengar terdapat masih adanya masyarakat yang menyebarkan berita hoax atau informasi yang dapat meresahkan orang lain. untuk itu diperlukan peningkatan literasi digital bagi masyarakat di kota samarinda untuk megimbangi perkembangan teknologi digital ini.
  • program literasi digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, mahir dan inklusif.
  • target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat indonesia yang ter literasi digital.

 

Talks 1:Keamanan Digital : Perlindungan Hak Cipta di Ranah Digital

Jeanea Pialsa         

  • hak cipta adalah hak eksklusif pencipta dan pemegang hak cipta yang diambil secara otomatis
  • pencipta ini seorang atau beberapa orang  yang menghasilkan ciptaan yang bersifat hak dan pribadi. hal ini terkait dengan lagu satu dengan yang lain, yang terkait dengan plagiarisme. substansial itu maksudnya seperti adanya ciri khas dari lagu tersebut, yang ciptaannya khas banget di lagu tersebut.
  • pemegang hak cipta: pihak yang menerima hak secara sah dari pencipta.
  • hak moral adalah hak untuk diakui sebagai pencipta. hak memberi/tidak memberi izin atas modifikasi, distorsi, mutilasi ciptaan
  • hak ekonomi adalah hak mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan (royalti). berlaku sampai dengan 70 tahun setelah pencipta meninggal dunia.
  • macam-macam hak ekonomi : hak penggandaan adalah reproduksi ciptaan, pendistribusian, penyelarasan audio-visual. hak pengumuman : karaoke. TV, Radio, Tempat Umum (Komersial), Konser, digital (Youtube)
  • hak terkait (fonogram) : hak moral pelaku pertunjukkan (artis), hak ekonomi pelaku pertunjukkan (artis), hak produser fonogram (master rekaman), hak ekonomi lembaga penyiaran)
  • mekanisme yang aman untuk meng-cover lagu : penuhi hak moralnya seperti mencantumkan penciptanya, pastikan tidak melakukan distorsi, stilasi, modifikasi ciptaan. penuhi hak ekonominya : pencipta berhak atas komersialisasi yang diciptakan dari cover tersebut, publisher & LMK akan menghimpun dengan mekanisme digital. pentingnya mendapatkan lisensi : era digital mempermudah publisher & LMK dalam melakukan copyright claim
  • pencipta lagu menghimpun royalti di ranah digital : metadata sangat diperlukan  seperti rilis lagu di platform digital untuk memperoleh kode ISRC (International Standard Recording Code ), Bekerja sama dengan publisher seperti Publisher dapat melakukan penerbitan dan penghimpunan royalti di platform digital untuk mechanical right

 

Talks 2:Budaya Digital : Internalisasi Nilai-nilai Pancasila dan Merawat Kebhinekaan Indonesia sebagai Digital Citizenship 

Dr. Jamil, S.Pd., M.Si 

  • Jumlah penduduk Indonesia hingga Desember 2020 mencapai 271.349.889 jiwa (jumlah penduduk Indonesia 2021).  Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa, lebih tepatnya terdapat 1.340 suku bangsa di Tanah Air.
  • Dari 34 provinsi di Indonesia, ada sebanyak 718 bahasa daerah yang sudah teridentifikasi per tahun 2020 ini.  Berbagai daerah di Indonesia juga dikenal sebagai penghasil berbagai jenis bahan tambang, seperti petroleum, timah, gas alam, nikel, tembaga, bauksit, timah, batu bara, emas, dan perak. Di samping itu, Indonesia juga memiliki tanah yang subur dan baik digunakan untuk berbagai jenis tanaman.  Potensi wisata: Bahari, Cagar alam, Budaya, Religi, Buru, Pertanian dan Konvensi.
  • Data Digital : Populasi penduduk Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa,  Pengguna aktif media sosial mencapai 170 juta.  Survey tahun 2021, Indonesia termasuk dalam 10 besar negara yang kecanduan media sosial.  Rata-rata warganya yang menghabiskan 3 jam 14 menit untuk sosial media, jumlah pengguna sosial media setara 61,8 persen dari total populasi.  Indonesia negara majemuk, multikultural, bahasa daerah beragam sekali ada 716, artinya ini adalah indikator kecakapan budaya digital.
  • Saat ini kita berada di era digital, dan kecakapan digital yang berbasis Bhineka Tungga Ika (memperhatikan keberagaman).  Sharing dan Sharing konten positif, inspiratif, edukatif, informatif, produktif dan menghibur.  Jangan yang penting share, sebaiknya share sesuatu yang penting!  Jangan lupa jejak digital akan selalu terekam
  • Indeks demokrasi di Indonesia masih rendah, seperti yang diungkapkan Democracy Index pada 2020 menunjukan Indonesia berada pada peringkat 64 secara global dan peringkat 11 di Asia dan Australia dari 167 negara dengan skor total 6,48.
  • Dampak rendahnya pemahaman atas nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika ini juga dapat dilihat dari tidak mampunya memahami batasan kebebasan berekspresi dengan perundungan cyber, ujaran kebencian, pencemaran nama baik atau provokasi yang mengarah pada perpecahan di ruang digital.  Menjadi warga digital (digital citizenship) yang Pancasilais harus bisa dilakukan dengan berpikir kritis, gotong royong kolaborasi kampanye literasi digital yang mendukung toleransi keberagaman, memprioritaskan cara demokrasi sesuai dengan kultur Indonesia.  Warga digital harus bisa menjadikan ruang digital sebagai praktik berbudaya melalui aktivitas sehari-hari.

Talks 3 : Key Opinion Leader

Etika Digital : Bebas namun Terbatas: Berekspresi di Media Sosial

Menik Junior     

  • kebebasan berekspresi dan berpendapat merupakan hak asasi setiap manusia, salah satu wadah berekspresi adalah media sosial. kita boleh berekspresi dan berpendapat selama tidak melanggar norma-norma yang ada.
  • 2/4 masyarakat indonesia memiliki 1 sampai 2 handphone, 175,4 juta penduduk menggunakan internet, 61,8% masyarakat indonesia aktif medsos
  • akibat adanya pergeseran teknologi digital : kita bisa menjadi pencipta berita atau konten, batas ruang privat dan publik semakin kabur, hoax lebih cepat menyebar, platform media komunikasi dan informasi menjadi beraneka ragam, masuk era post thurt
  • post truth diartikan sebagai kondisi dimana fakta tidak terlalu berpengaruh terhadap pembentukan opini di masyarakat dibandingkan dengan emosi dan keyakinan personal
  • ancaman pengguna internet : hoax, penipuan, bullying, sara, ujaran kebencian, radikalisme, pornografi
  • etika dalam berekspresi di medsos : posting yang penting jangan asal posting, saring dulu baru sharing, berintegritas, kontrol diri dalam merespon medsos

Talks 4 : 

Kecakapan Digital : Berkenalan Dengan Artificial intelligence

Eko Junirianto,S.Kom., M.Cs  

  • mengenal artificial intelligence atau kecerdasan buatan. AI adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di dalam mesin dan diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia
  • secara garis besar AI seperti Acting Humanly, sistem yang dapat bertindak layaknya manusia. Thinking Humanly, Sistem yang bisa berpikir seperti halnya manusia. Think Rationally, sistem yang mampu berpikir secara rasional. Act Rationally, sistem yang mampu bertindak secara rasional
  • keuntungan Artificial Intelligence untuk mengurangi kesalahan, selalu tersedia, menangani pekerjaan yang berulang, tanpa resiko
  • kelemahan Artificial Intelligence adalah mahal biaya riset dan pengembangan, mengurangi pekerjaan manusia, tidak memiliki emosi, tidak memiliki etika
  • ancaman artificial intelligence seperti pengangguran, pelanggaran privasi, deep fake, senjata otomatis jarak jauh
  • tantangan artificial intelligence : kesiapan tenaga terampil yang menggunakan dan mengembangkan AI, kesiapan regulasi yang mengatur etika penggunaan dan memanfaatkan AI yang bertanggung jawab, kesiapan infrastruktur komputasi dan data pendukung dalam AI, kesiapan industri dan sektor-sektor publik dalam mengadopsi inovasi AI

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

 

QnA

 

Penanya :

Nama : Kori Marantika

No. HP : 082237448305
Email : korimarantika90@gmail.com

Untuk royalti dalam lagu, siapakah yang membayar royalti tersebut? dan dari mana uang royalti itu berasal?

Jawaban :

–          Narsum 1 : Jeane Phialsa, S. H., M. H.

Dalam kasus hak ekonomi ini diperoleh dari mana, jadi user dalam menggunakan lagu ini harus membayarkan/ mengajukan lisensi pada 2 pihak. Misal pada kasus live streaming, kita harus lihat terlebih dahulu itu streaming waktu live konser atau direkam terlebih dahulu. karena ada hak penggandaan dan hak pengumuman. Kalau live berarti tidak ada unsur penggandaan dan harus mengajukan pada LMKN yang diwakili oleh KP3R, dimana KP3R ini mewakili LMKN dalam menghimpun royalti – royalti.  Jika ada perekaman terlebih daluhu penyelenggara wajib meminta lisensi pada pemilik lagu.

 

Penanya :

Nama : Muhamad Kurniawan

Email : muhammadkurniawan858@gmail.com

No. HP : 081247922826

bagaimana cara/aksi kecil yang harus dilakukan untuk menanamkan di dalam diri sebagai masyarakat Indonesia agar masyarakat Indonesia/saya bisa memegang teguh nilai pancasila dan memegang teguh bhineka tunggal ika dalam berbangsa Indonesia. ..sekian terimakasih.

Jawaban :

–          Narsum 2 : Dr. Jamil, S. Pd., M. Si.

Pancasila itu memang perlu dipelajari, dipahami, dihayati, ditanamkan dan melaksanakan nilainya. Kita harus paham bahwa pancasila. Mungkin dalam pemahaman kita sudah memahami, tapi kita lupa harus ada nilai alat/ alat yang digunakan, ada peraturan perundangan yang harus kita pahami.

Kita lakukan saja hal sederhana dalam kehidupan, misal mau melaksanakan sila pertama, kita ajak anak – anak melaksanakan ajaran agama dan melaksanakan ibadah. Kemudia kita ajak mereka kegiatan sosial dll.

 

Penanya :

Nama : Yuyun Eka Jaya
No. HP : 082351432829
Email : yuyunn1099@gmail.com

Bagaimana menghindari berbagai ancaman dalam penggunaan bermedia sosial dan bijak dalam menyikapi batasan-batasannya?

Jawaban :

–          Narsum 3 : Menik Junior

Kita jangan mengupload hal – hal yang mengakibatkan orang berkomentar negatif / julit/ iri. Tapi kembali lagi kita tak bisa mengatur lingkungan diluar sana, namun segala sesuatu sebenarnya netral kemudia menjadi negatif dan positif itu dari kita. Jadi kita sendiri harus berajal etika dalam digital. Sharing sesuatu yang penting dan jangan share hal – hal pribadi/ kelompok.

 

Penanya :

Nama : Deviana Sely Wita
No. HP : 081347552282
Email : deviana.selywita@gmail.com

Bagaimana peranan artificial intelligence dalam menangkal hoax/ujaran kebencian?

Jawaban :

–          Narsum 4 : Eko Junirianto, S. Kom., M. Cs.

Sebenarnya hal ini sudah dipikirkan oleh founder dari sosial media, dimana dia bisa membaca setiap kalimat, dimana ketika ada kalimat – kalimat yang masuk dalam hoax mereka akan langsung memblokir. Dimana ini sudah ada dimedia sosial besar. Kalau temen – temen pun di youtube juga bisa report maka mesin bisa learning untuk menangkal hoax tersebut.


Bagikan updated
Samarinda