PRESS RELEASE BIJAK BERSELANCAR = MASA DEPAN CERAH 9 Juni 2021 – Pontianak pagi

Bagikan updated

Moderator : Shabrina Anwari

LO : Allan Rizky Arianto

Runner :

  1. Jaki Azmi
  2. Dimas Rama Ghailan

Narasumber :

Local :

  1. Fadly Irmawan, M.si.
  2. Alexander Laminto

Nasional :

  1. Nabilla Sabbaha

KOL : Fadhila Yahya

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Talks 1: Digital Culture: Mengenalkan Budaya Indonesia Melalui Literasi Digital

Fadly Irmawan, M.si. , CEO MSI Enterprise

  • Arti Literasi menurut “National Institute of Literacy” Kemampuan Individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian, yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat. Dan menurut Koiichiro Matsuura (Director-General UNESCO), Literasi bukan hanya membaca dan menulis, tetapi mencakup bagaimana berkomunikasi dalam masyarakat, terkait dengan pengetahuan, bahasa, dan budaya.
  • Arti budaya berbagai macam, dari cara hidup, pemrograman pilihan secara kolektif, seperangkat simbol-simbol yang saling terkait untuk seperangkat perangkat bagi masyakarat, juga system-system yang terintegrasi dari pola – pola perilaku. Dan memiliki arti yang berbeda dengan “Kebudayaan”. Kebudayaan memiliki makna sebagai seluruh sistem gagasan, dan rasa tindakan, serta rasa yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat, yang dijadikan miliknya dengan belajar.
  • Literasi Budaya adalah Kemampuan dalam memahami dan bersikap terhadap Kebudayaan Indonesia, sebagai identitas bangsa. Digital Culture adalah, kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

 

Talks 2: Digital Skills: Peran Literasi Digital di Dunia Marketplace.

Alexander Laminto, CEO Think Big Educale

  • Media online untuk dunia jual beli online ada 3
  • Online Shop :Penjual menawarkan produk langsung ke pembeli melalui media seperti (facebook, instagram) dan ada beberapa yang menggunakan fasilitas web nya sendiri.
  • Marketplace :Penjual menawarkan dagangannya melalui situs marketplace. Beberapa seperti (tokopedia, bukalapak, dsb). Yang berfungsi sebagai penengah/pihak ketiga dalam sebuah transaksi, agar sebuah transaksi berjalan dengan aman.
  • E-Commerce :Merupakan sebuah situs khusus yang mempunyai gudang sendiri seperti (zalora, berrybenka,dsb). Seorang penjual bisa ikut serta mempromosikan barang disini, dengan bekerjasama dengan e-commerce yang dituju.
  • Marketplace adalah perantara antara penjual dan pembeli di dunia maya. Situs marketplace bertindak sebagai pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan tempat berjualan dan fasilitas pembayaran. Dengan kata lain seperti Departemen Store Online.
  • Jenis-jenis Marketplace ada 2 (dua):
  • Marketplace Murni: Marketplace yang membuka lapak untuk penjual dan memfasilitasi system pembayaranannya. (bukalapak, tokopedia, shopee, dsb).
  • Marketplace Konsinyasi: Marketplace yang menjadi tempat untuk kita menitipkan barang dan ada sytem bagi hasil atau potongan konsinyasi. (Zalora, Lazada).

 

Talks 3: Digital Safety: Keamanan Internet: Menghindari Spamming dan Hacking.

Nabilla Sabbaha, Google Product Expert.

  • Selalu lindungi data-data pribadimu. (tanggal lahir, nama lengkap, alamat, email, nama orang tua, foto selfie dengan ktp, akun bank, dsb).
  • Selalu perhatikan alamat-alamat url yang diterima melalui akun-akun dengan iming-iming hadiah. seperti sanagustinturismo.com/facebook/ (dengan tampilan menyerupai akun facebook) yang benar adalah facebook.com/ karena akun-akun tersebut digunakan untuk mengambil data-data pribadi dan meng-hack akun-akun sosial media.
  • Penipuan Digital:
  • Penipu akan berpura-pura menjadi bagian dari perusahaan seperti facebook, paypal, google, apple, dsb.
  • Penipu akan berpura-pura menjadi orang yang kita kenal.
  • Penipu akan mencuri data pribadi melalui sosial media.
  • Penipu menggunakan iklan di sosial media untuk berjualan barang. (mencuri data-data pribadi).
  • Penipu menawarkan investasi dengan menjanjikan untung yang sangat besar.
  • Tips Melindungi Diri dari Penipuan Digital:
  • Ganti password secara rutin
  • Ganti kartu kredit / debit yang pernah digunakan
  • Gunakan browser yang terpercaya
  • Cek secara menyeluruh sebelum mengklik apapun dari email
  • Jangan mudah percaya tawaran menggiurkan
  • Lakukan cek rutin peringatan keamanan akun, dan perbarui atau hapus data yang tidak diperlukan
  • Selalu berhati-hati jika berkenalan dengan orang baru di internet

 

Moderator : Postingan apa sih yang mengubah kak Fadhila menjadi seorang influencer itu postingan tentang apa sih?

Answer :

  • Itu postingan atau pencapaian suatu prestasi, kebetulan di tahun 2018, Alhamdullilah mendapatkan suatu juara nasional, di ajang perlombaan khusus muslimah

 

Key Opinion Leader : Digital Ethic: Etika Menghargai Karya atau Konten Orang Lain di Media Sosial.

Fadhila Yahya, Model & Influencer

  • Pasal 26 ayat 1, undang undang ITE menyebutkan “Setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan.” Apabila seseorang merasa dirugikan karena data pribadinya disinggung dalam publikasi “screenshot” yang disebar oleh lawan bicaranya, ia bisa memperkarakan si penyebar ke pengadilan melalui hukum perdata.
  • Pastikan kebenaran informasi yang mau kita sebarkan, agar tidak menyebarkan hoax. Dengan cara melakukan pengecekan dengan media seperti Google.
  • Selalu saring sebelum sharing.

 

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Tata cara melakukan posting keseruan acara webinar di sosial media, dengan menggunakan hashtag per event dan hashtag lain.
  • Mengajak participant untuk bertanya melalui kolom chat, dan akan dipilih 10 penanya terbaik dan mendapatkan pulsa senilai 50rb rupiah.
  • Untuk memulai sesuatu dan malu-malu, tapi memiliki sosial media mari kita manfaatkan sebaik-baiknya, seperti kak Fadhila Yahya.

QnA

Penanya : Candra Hermawan

Pertanyaan : Manakah yang lebih aman, belanja di Market Place Murni atau Market Place Konsinyasi? Terima kasih.

Jawaban :

  • Narsum 1 :

Penanya : Ria Silalahi

Pertanyaan : Bagaimana peran pemerintah untuk mengatasi masyarakat/budayawan yang masih gaptek di literasi digital?

Jawaban :

  • Sekarang pemerintah sudah banyak sekali menerapkan program-program di masyarakat untuk bisa makin melek digital agar tidak gaptek lagi, termasuk penyebarannya sampai ke daerah.

(Fadly Irmawan, M.si. , CEO MSI Enterprise).

Penanya : Fauziah (UserETF2021)

Pertanyaan : Mengapa banyak sekali terjadi penipuan dalam penjualan online ? sering terjadi kasus, penipuan dalam penjualan online , bagaimanakah aturan bagi penjual yang tidak bertanggung jawab?

Jawaban :

  • Aturan penjual dan pembeli ada diatur dalam kebijakan marketplace itu sendiri. Jadi kita harus jeli dalam memahami aturan-aturan yang ada di marketplace tersebut. Seperti pengalaman saya pribadi, komplainan saya langsung ditanggapi dan mendapatkan pengembalian dana.

(Alexander Laminto, CEO Think Big Educale).


Bagikan updated
Kalimantan Barat Pontianak