Press Release “ Bijak Bersosialisasi di ruang digital” Digital Safety, Digital Ethics 8 Juli 2021 – Berau

Bagikan updated

Moderator :

Amal Bastian

LO : Shanaz

 

Runner : Venusia – Hendrizka

Narasumber :

Local :

1. Muhamad Tehuh Satria S.Ak

2.Risna Herjayanti, S.Pd

Nasional :

1.  Ahmed Tessario

KOL : Dina Qurrota Aini, S.HI

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( H. Hadi Mulyadi S.Si., M.Si                                                                 Wakil Gubernur Kalimantan Timur)

  • Mendukung program Presiden dan KEMKOMINFO
  • Mendorong percepatan kemampuan TIK
  • Menghimbau masyrakat ikut mengsukseskan acara Gerakan Nasional Literasi Digital

 

 

Talks 1: Digital Safety : Cara Aman Berinvestasi Online

(Ahmed Tessario Ekanuramanta.S.T.M.MT – CEO Sirtanio Organik & CEO PT. Satu Atap Indonesia)

 

  • Macam-macam jenis investasi : saham, forex, tabuungan emas online,
  • Forex memiliki resiko paling tinggi
  • Lihat apakah sudah tergabung dan diawasi oleh OJK untuk masing-masing aplikasi investasi yang berbasis online

Talks 2:Digital Ethics : Bijak Sebelim Mengunggah di Medsos

(Muhamad Tehuh Satria S.Ak –   Direktur Eksekutif Aksi Pemuda & Rakyat Berau)

 

  • Dampak negatif media sosial : bocornya informasi pribadi, gangguan tidur, obsesi mendapat like, mengurangi kemampuan bersosialisasi, cyberbullying, Insecure dengan diri sendiri
  • Penting sebelum upload : Etika, hindari konten negatif, kroscek validasi, menghargai karya, tidak mengumbar informasi pribadi
  • Rekomendasi isi konten : Kualitas diri, hal-hal baik, valid dan menjaga persatuan

Talks 3: Digital Skills : Digital World in Classroom : Kemampuan Literasi Digital yang Wajib Dimiliki Guru Generasi Alpha

(Risna Herjayanti, S.Pd – Guru dan Entreprenuer)

 

  • Kemampuan ini saat ini bukan hanya dimiliki oleh guru, tetapi harus dimiliki oleh Orang Tua, Kakak, Saudara
  • Kemampuan yang harus dimiliki : kemampuaan mengkases, kemampuan menganalisis, Kreasi
  • Guru wajib bisa membuat konten pembelajaran,

 

Panelist 1 : TIDAK ADA

(Nama, Title)

Moderator :

Answer :

  • Narsum 1 :
  • Narsum 2 :

Key Opinion Leader

Digital Skills : Etika Berjejaring : Mulutmu Harimaumu!

(Dina Qurrota Aini, S.HI – Influencer, Entreprenuer )

  • pikiran negatif, kepedulian, dan fomo (fear of missing out)
  • pastikan bahwa konten yang anda posting tidak menyinggung orang lain. dan jika benar-benar ingin mengkritik , kritik dengan sopan, tidak perlu menghina.
  • posting sesuatu yang menginspirasi atau bermanfaat bagi orang lain.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc

Penanya :  Reza Setiawan

082299796373

rezasetiawan711@gmail.com

Untuk Ka Ahmed Tessario

Pertanyaan: Sampai saat ini berbagai macam jenis investasi online yang ada dalam kehidupan kita. Namun sayangnya jika berbicara tentang investasi gambarannya hanya orang-orang kelas tinggi baik pemuda maupun orangtua saja yang bisa melakukannya. Padahal investasi online ini sangat terbuka bahkan untuk remaja sekalipun. Bagaimana pendekatan yang dapat dilakukan untuk mengenalkan investasi online kepada anak-anak muda khususnya diberau walaupun sebagian besar anak muda belum memiliki penghasilan sendiri? Mengingat budaya menabung sudah ditanamkan sejak dini disebagian keluarga.

 

Jawaban :

–          Narsum (Ahmed) : yang perlu ditanamkan kepada anak adalah menabung, sedangkan investasi tidak melulu tentang uang, pertemanan, ibadah dan ilmu

–          Narsum 2 :

 

Penanya :  bagaimana saat ini kita dikelilingi oleh banyak kasus-kasus tentang digital ?

Jawaban :

–          Narsum  (Teguh): Undang-undang ITE menimbulksn prokonra, tetapi tunggu dulu kita yang harus memahami dan perkaya literasi, sebelum UU ITE, kita ada UUD pasal 28, kita banyak sekali landasan hukum yang mengatur dan membuat kita leebih disiplin

–          Narsum 2 :

Penanya : Nama : Dodi Wahyudi

No. HP : 0813 1678 7416

Email : dodiwahyudi130997@gmail.com

Untuk Narsum : Kak Risna

Pertanyaan :  Dalam study kasus ini ada sebuah desa yg tidak memiliki sapras dalam media.

Walaupun kita memiliki skill dalam hal menarik siswa dalam media pembelajaran, k-13 menuntut siswa aktif guru lebih evaluasi.

Namun bagaimna memberikan solusi dalam kondisi daring ini kak?

Jawaban :  Bagaimana menhadapi kurangnya sarpras dengan pengajaran daring saat ini?

–          Narsum (Risna) : keterbtasan teknologi menjadi polemik, sarana dan prasarana yang kurang menjadikan guru proaktif, dan berinovasi dan kreatif

–          Narsum 2 :

Penanya :  Apakah interaksi virtual saat daring dengan kesopaan masih berlaku saat ini, mengingat anda guru ?

Jawaban :

–          Narsum  (DIna): Kebetulan saya mengajar disekolah islam, kita mengajar seperti berdakwah, nasahar, kode etik dan akhlak.

–          Narsum (Risna) : Saat ini tantangannya, tetapi untuk ilmu dari mana saja, disekolah mengajarkan etika dan karakter,

 


Bagikan updated
Berau