Press Release Bijak Dalam Memulai Usaha di Ruang Digital 30 Juli 2021 – Kubu Raya

Bagikan updated

Moderator : Shabrina Anwari

LO : Allan

Runner : Dimas Rama G dan Muhammad Irshan

Narasumber :

Local :

  1. Edi Suprianto
  2. Audita Harsono

 

 

 

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Talks 1: Kecakapan Digital : Tips dan Trik Mengembangkan Usaha Menggunakan Sosial Media

(Audita Harsono,Singer)

  • Tentang Omah, cara membrandingi omah gili melalui media sosial. Target pasar : pantai, gunung, kuliner, dll. Pilihan social media, Instagram, Facebook, Tiktok. cara membranding yang baik : Cara motret, Menonjolkan spot2 yang bagus, Waktu posting.
  • Cara membuat Promo atau paket – paket: Facebook ads, Doorprice, Iklan di majalah atau di travel fair. cara melakukan kolaborasi dengan selebgram: Cari yg dekat dengan lokasi kita, Cari yg sesuai dengan target pasar kita, Bikin event dengan mengundang orang2 yg memiliki grup.

 

Talks 2: Budaya Digital: Peran Literasi Digital Untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Lebih Produktif

(Edi Suprianto, S.E.,CEO Borneo Istimewa)

  • Mindset adalah sekumpulan pikiran yang terjadi berkali-kali di berbagai tempat dan waktu serta diperkuat dengan keyakinan dan proyeksi sehingga menjadi kenyataan yang dapat dipastikan di setiap tempat dan waktu yang sama.
  • Perilaku konsumtif merupakan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan maksimal. Produktif adalah sebuah bentuk dari sikap yang dimana ingin akan selalu untuk dapat terus berkarya, menciptakan sebuah yang akan memiliki nilai manfaat baik terhadap dirinya sendiri serta dari orang lain
  • Untuk merubah mindset dibutuhkan “Experience” atau pengalaman yang di dapat dalam merangsang ketertarikan terhadap kegiatan-kegiatan produktif yang ditemukan dalam mengikuti berbagai kegiatan Literasi Digital. Menemukan Lingkungan Pergaulan (Community) yang tepat, maksudnya memposisikan diri dalam lingkungan di tengah orang-orang yang produktif. Karena lingkungan berperan besar dalam mempengaruhi mindset. Intensitas dalam memberikan dan menerima Literasi Digital menjadi sangat penting karena perubahan teknologi sangat cepat. Sehingga dengan intensitas yang konsisten mengikuti atau terlibat dalam berbagai kegiatan Literasi Digital akan memudahkan usaha membangun mindset produktif di era digital.

Talks 3: Keamanan Digital: Pentingnya Memahami Fitur Keamanan Digital untuk Melindungi Privasi dan Keamanan Data

(Dwi Wahyudi, SE,RTIK)

  • Data Pribadi adalah setiap data tentang seseorang baik yang teridentifikasi dan/atau dapat diidentifikasi secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik dan/atau nonelektronik. Privasi.Hak individu untuk menentukan apakah data pribadi akan dikomunikasikan atau tidak kepada pihak lain
  • Phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran: – Data Pribadi (nama, usia, alamat) – Data Akun (username dan password) – Data Finansial (informasi kartu kredit, rekening). Memeriksa akun secara rutin ⮚ Buat bookmark untuk halaman login ⮚ Jangan mengklik apapun di pesan SMS ⮚ Jangan mengklik tautan di pesan email yang mencurigakan ⮚ Pastikan ejaan URL website tersebut resmi ⮚ Ubah password secara berkala ⮚ Waspada setiap menerima pesan dari orang yang tidak dikenal ⮚ Install software untuk keamanan internet dan tetap update antivirus
  • Cek email: 1. Buka: monitor.firefox.com haveibeenpwned.com 2. Masukkan alamat email kita 3. Perhatikan apakah email kita sudah ‘bocor’ atau belum1.Buka nordpass.com/secure-password atau password.kaspersky.com dsb. 2.Buat password yang direkomendasikan 3.Perhatikan apakah email kita sudah ‘bocor’ atau belum 4.Bikin password yang berbeda untuk setiap akun 5.Gunakan password manager untuk simpan password (mis: bitwarden, lastpass,

Key Opinion Leader: Etika Digital: Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial

(Soraya Ghyna, S. Ikom,Singer-Songwriter/Presenter)

  • “Sebagai negara dengan jumlah pengguna internet terbesar keempat di dunia, penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 202 juta orang atau 73 persen dari total 274 juta penduduk pada tahun 2020. ” Pengguna internet di dunia secara berurutan diduduki oleh Tiongkok (904jt), India (718jt), Amerika Serikat (252jt), Indonesia (202jt), Brazil (150jt). Pengguna media sosial di bulan Januari 2021 : 170 juta orang. Aplikasi yang paling banyak diakses saat ini adalah YouTube 93% Instagram 86% dan Facebook 85%.
  • Netiquette (Netiket) adalah singkatan dari “ network etiquette ” atau “internet etiquette ” adalah etiket di jaringan dunia maya. Etiket tersebut dibawa pada saat menggunakan internet, dari email yang bersifat personal hingga forum digital seperti forum board, social networking, chat dan sebagainya.Dalam laporan berjudul ‘Digital Civility Index (DCI)’ , Indonesia berada di urutan ke-29 dari 32 negara yang disurvei untuk tingkat kesopanan, sekaligus menjadi yang terendah di Asia Tenggara Terdapat tiga risiko utama di ruang digital yang dihadapi warga Indonesia, yakni hoax dan scam, ujaran kebencian dan diskriminasi. Terkait perundungan di internet, 19 persen responden mengatakan mereka menjadi target perundungan. Sementara 47 persen mengatakan mereka terlibat dalam insiden tersebut. Secara keseluruhan, 54 persen kaum Milenial yang paling terpukul dalam konteks itu. Kemudian disusul Generasi Z (47 persen), Generasi X (39 persen), dan Boomers (18 persen).
  • Cyber bullying adalah kejahatan yang merupakan bentuk perluasan dari bullying yang selama ini terjadi secara konvensional. Cyber bullying berbentuk kejahatan secara verbal di dalam cyberspace dan mayoritas memakan korban anak-anak. bahwa Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Untuk mematikan video dan microphone selama proses webinar dan menjaga protocol kesehatan.
  • Share event ke Instagram Feed, dan tag Instagram Siber Kreasi dan menggunakan hashtag #MakinCakapDigital #Siberkreasi #LitDigKal1228.
  • Adanya hadiah menarik berupa pulsa atau paket data bagi 10 (sepuluh) penanya terbaik.

QnA

Penanya :

Nama : :alvan miftahurrozaq

No HP : 081390788632

Email : alvanmift77@gmail.com

Kepada : Audita Harsono

 

Pertanyaan: bagaimana cara mengukur ketertarikan customer, mengukur kesuksesan promosi online kita? bagaimana cara menentukan target mingguan untuk kemudian di breakdown jadi rencana marketing?

 

pertanyaan: bagaimana cara mengukur ketertarikan customer, mengukur kesuksesan promosi online kita? bagaimana cara menentukan target mingguan untuk kemudian di breakdown jadi rencana marketing?

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Kita bisa lihat dari responnya. Misalnya ketika kita kasih  doorprize berapa tingkat orang itu datang untuk penukaran doorprizenya. Tidak ada angka bakunya tapi kita harus mencoba satu persatu. Yang pasti kita harus bikin produk kita menarik dan buat produk kita unik serta memiliki added value daripada produk lain. Dimana nanti akan menjadi ciri khas dari produk kita. Sehingga menjadi daya tarik kepada customer untuk kembali membeli produk kita.

–          Narsum 2 :

 

Penanya :

Nama : Dinda Pitaloka

No HP : 0831-7826-2010

Email : dindapitaloka1903@gmail.com

Kepada : Edi Suprianto, S.E.

 

Pertanyaan : Izin bertanya, tahapan apa saja yang digalakkan dan dilakukan untuk mengedukasi masyarakat terkait adanya Literasi Digital khusunya dalam budaya konsumtif yang merupakan pengaruh dari kemajuan teknologi digital, yang mana seperti yang kita ketahui bahwa di era ini sudah banyak kemudahan untuk mendapatkan dana pinjaman, tentunya tidak banyak orang yang berpikir panjang untuk tidak menggunakan dan akhirnya malah tergoda dan mungkin saja kecanduan untuk menggunakan dana pinjaman ini. Terima Kasih

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Kemajuan dunia digital selalu memiliki sisi-sisi negatif. Cara menghindarinya adalah kita bisa mengajak komunitas untuk sama-sama menciptakan karya di dunia digital yang positif, produktif, dan bermanfaat serta menghindari informasi dan berita-berita hoax.

–          Narsum 2 :

Penanya :

Nama : Oky wahyu

No HP : 081221015705

Email : wahyu00oki@gmail.com

Kepada : Soraya Ghyna, S. Ikom

 

Pertanyaan: biasanya anak anak atau remajalah yang paling impulsif dalam memberikan hate comment. Terutama jika itu menyangkut artis idolanya. Bagaimana memberikan edukasi yang baik ke anak2 remaja, dengan bahasa yang mudah mereka pahami namun efektif? Karena anak2 tentu belum bisa berpikir logis seperti orang dewasa

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Anak-anak kebanyakan sudah diberikan akses untuk bermain sosial media. Jadi perlu peran orang tua untuk selalu mengawasi. Di instagram sudah ada peraturan dimana pengguna dibawah 16 tahun akunnya otomatis diprivate. Juga salah satu caranya anak-anak bisa dikasih tau tentang literasi digital dengan mengikuti webinar litersi digital. Kita kasih tau juga tentang dampak negatif dan bahaya dari bermain sosial media. Seperti hukuman pidana ataupun dampak moral seperti bullying  dan lain-lain sehingga anak-anak bisa lebih berhati-hati dalam bermain media sosial.

–          Narsum 2 :

 

Penanya :

Nama :  chatarina sintia wahyu anggraini

No HP : 085768319928

Email : chatarina3004@gmail.com

Kepada : Dwi Wahyudi

 

Pertanyaan : menurut kak dwi wahyudi, manakah yang lebih salah yaitu dari mereka yang mengumbar data pribadi atau mereka yang menyebarkan data pribadi orang lain, karena saat ini banyak mereka yang menggunakan media sosial dan berusaha ditujukan kepada orang-orang terdekatnya,  namun justru orang lain lah yang menyebarkan data pribadi tersebut hingga tersebar dan menjadi penyalahgunaan yang cukup luas, sehingga bagaimana pandangan kak Dwi sendiri?

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Kalau kata bang napi Kejahatan itu tidak hanya ada niat tapi ada kesempatan. Jadi ini merupakan sebab akibat. Kita tidak mencari siapa yang benar dan salah tapi kita menghindari setidaknya meminimalisir tindak kejahatan tersebut.  Dan saya juga pernah berdiskusi dengan pihak kepolisian terkait dengan masalah publikasi data privasi seseorang . Ada dua pihak pengelompokan  yaitu public figur dan personal pribadi. Kalau public figur itu tersebarnya data mereka ke public itu sudah menjadi resiko mereka karena kalau tidak tersebar maka nama mereka tidak akan dikenal. Berbeda dengan personal pribadi, apabila data pribadi kita disebarkan oleh orang lain maka kita bisa melaporkan ke pihak yang berwenang karena sudah diatur di dalam UU ITE.

 


Bagikan updated
Kalimantan Barat Kubu Raya