Press Release Bijak Memasuki Ruang Digital dengan Literasi 6 Agustus 2021 – Kutai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : Shabrina Anwari

LO : Shanaz

Runner : Venus, Hentrizqa

Narasumber :

Local :

  1. Awang Akhmadi, S.Pd

2.Aspin Anwar, S,Sos

Nasional :

  1. Sandhy Soendhoro

KOL :  Isra Fazira

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika:

  • Kementrian Kominfo yang bekerja sama dengan Siber Kreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Bupati Kutai Kartanegara

Drs. Edi Damansyah, M.Si

  • program literasi digital ini bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam teknologi digital di tingkat dasar, madya, mahir dan inklusif
  • berdasarkan survey asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia tahun 2020. pengguna internet di indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses lebih dari 8 jam dalam sehari. untuk itu diperlukan peningkatan digital bagi masyarakat kabupaten kartanegara
  • untuk mengimbangi perkembangan teknologi digital saat ini. terlebih akibat pandemi saat ini, kita harus cakap terhadap teknologi dan internet saat ini layanan pemerintah, pemerintahan, pekerjaan , dan kegiatan sebagian ekonomi masyarakat beralih ke internet.

 

Talks 1:Panelist 1 :

Budaya Digital : Bijak Di Kolom Comment

Sandhy Soendhoro

 

Moderator :Bagaimana dengan penggunaan “bahasa gaul” atau “bahasa tongkrongan” sebagai komentar di sosial media yang kadang menyinggung atau tidak sesuai dengan daerah yang dituju?

Answer : pendapat gak semua orang akan suka akan pendapat kita, hidup ini adalah yin dan yang. hidup ini pasti ada yang suka dan tidak suka. yang suka 50 persen dan tidak suka 50 persen.

Moderator :Seperti apa sih kondisi netizen kita saat ini di kolom komentar menurut kakak?

Answer : boleh dikatakan menyedihkan. netizen jaman sekarang tidak memiliki adab.

Moderator :Sebagai public figure, pernah ga kak Riska mendapatkan komentar2 mencibir yang mungkin bikin hati panas dan apa yang kakak lakukan terhadap komentar2 seperti itu?

Answer : sering, tapi tidak terlalu ditanggepin. bisa dilihat aja. itu toxic dalam hidup saya. saya tidak akan membiarkan toxic itu masuk ke dalam diri saya.

Moderator : Tips dan saran untuk masyarakat indonesia supaya bisa lebih melek literasi, mengingat negara kita masuk dalam survey sebagai salah satu negara yang komentar netizennya paling (maaf) buruk.

Answer : saran komentar itu pertama di sesuaikan yang halus beradab tidak mengeluarkan kata-kata kasar. harus smart juga. kalau bisa diplesetin mencari tau aja dari google.

Moderator : Bisa ga sih kita menuntut siapapun itu yang menyinggung di sosial media secara hukum?

Answer : dulu pernah juga kalau menuntut, tapi males aja nggak usah diperpanjang. ini kan dunia maya ngapain dipusingin. selama saya benar saya jawab kalau sudah kelewatan yasudah daya diemin aja saya acuhkan. apa yang saya lakukan berkritik seseorang masih dibatas norma dan adab

Moderator :Kalau bisa, apa itu masuk ke pencemaran nama baik? atau seperti apa penjelasannya kak?

Answer : yang di kritik bisa objektivitas is oke. kalau kritik lalu nyenggol ke privasi ya gimana. ngapain di bales malah jadi beban pikiran.  bodong itu sudah jelas, tujuan mereka aja nggak tau. tujuan mereka sudah jelas bohong ngapain kita masukin ke kehidupan kita. kalau komentar sudah

Moderator :  Ada ga sih sebetulnya aturan baku tentang seberapa bijak kita harus berkomentar? atau itu hanya sekedar etika bersosial media saja?

Answer : komentar-komentar yang baik yang kita harapkan, tetap kritikan dengan formulasi yang sopan. kalau tiba-tiba di kritik bilang jelek ngapain masuk. kalau toxic buang aja capek. orang-orang ini adalah racun. sosmed seperti rumah kita. tiba-tiba masuk kata-kata kasar kita juga berhak untuk keluarin orang ini. agar tidak membuat toxic. hidup membuat jadi tenang.

Moderator :Ada penutup atau hal lain yang mau kakak tambahkan sebelum saya tutup sesi panelist pagi/siang hari ini?

Answer : nyinyiran tidak ada konteksnya lagi. komentar tidak ada bagus-bagusnya nggak ngasih solusi juga. kita harus tau mana kritikan dan mana nyinyiran. yang sopan beradab. kalau mau membuat kritikan. kalau mau nunjukin ke siapa itu diplesetkan karena ini adalah negara hukum.

 

Talks 2 :

Etika Digital : Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital

– Awang Akhmadi, S.Pd

 

  • Etika Mengacu pada kode, norma dan prosedur yang mengatur kehidupan sehari-hari dan interaksi, kesopanan dan pertukaran dalam institusi. Masyarakat dan budaya (Dewey, 2008)
  • etika digital Adalah prinsip normative untuk tindakan dan interaksi dalam lingkungan digital
  • GOOGLE mengungkapkan bahwa 90% interaksi kita dengan media kini difasilitasi oleh layar : layar ponsel pintar, tablet, laptop dan televisi.
  • Paling tinggi adalah HOAKS dan PENIPUAN naik 13 poin ke angka 47%, UJARAN KEBENCIAN naik 5 poin menjadi 27% dan DESKRIMINASI sebesar 13% turun sebanyak 2 poin dibanding tahun lalu.
  • Setiap pengguna internet diizinkan untuk menciptakan informasi apa saja. Sayangnya penggunaan penciptaan informasi ini dilatarbelakangi oleh kepentingan yang tidak bertanggung jawab baik dalam bidang ekonomi dan politik
  • motif penyebaran hoax : (iseng) Hoax awalnya berada di masyarakat hanya untuk sekedar lelucon. Hoax beredar untuk meresahkan masyarakat dan menimbulkan kekisruhan di masyarakat. (ekonomi)Hoax diterbitkan untuk berburu “Klik” agar menghasilkan uang dalam waktu singkat. (ideologi dan politik) Hoax juga dimanfaatkan untuk kepentingan propaganda dalam bidang politik.
  • Mengukur tingkat kesopanan digital pengguna internet dunia saat berkomunikasi di dunia maya, menunjukkan NETIZEN INDONESIA MENEMPATI URUTAN TERBAWAH SE-ASIA TENGGARA.
  • Satu hal yang ditekankan Potter– walaupun ia mengambil sisi yang lebih seimbang– konsep media literacy berangkat dari asumsi “media itu bisa merusak”. Namun, Potter mencoba ingin menyeimbangkan pendapat bahwa media bisa merusak tapi media juga bisa membantu, bisa mencerahkan, bisa berguna dan lain-lain. Dalam konteks ini media social yang sama yang bisa dipergunakan untuk menyerang lawan, merusak reputasi dan lain-lain, juga bias dipergunakan untuk membangun kebersamaan, menjebatani dis-harmoni serta menyebarluaskan pencerahan bagi masyarakat.
  • hoax dapat dikenali dari bebrapa hal :
  1. Pesan tidak menggunakan unsur 5W-1H lengkap yaitu what (apa), when (kapan), who (siapa), why (mengapa) where (dimana), dan how (bagaimana).
  2. Sumber beritanya berasal dari pihak yang tidak dapat dipercaya.
  3. Gambar, foto atau video yang dipakai merupakan rekaya.
  4. Menggunakan kalimat yang provokatif sehingga mudah mempengaruhi pembacanya
  5. Mengandung unsur politis dan SARA.

 

Talks 3 :  Key Opinion Leader

Keamanan Digital : Peran Orangtua dalam Memberikan Ajaran Tentang Keamanan Internet Untuk Anak

– Isra Fazira

  • Merupakan masa dimana semua manusia dapat berkomunikasi dan mengakses jejaring internet dengan mudah.
  • Kemudahan Akses Internet : Anak-anak makin mudah untuk memasuki dunia online. Saat ini dunia internet sudah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak.
  • Bebas Online Tanpa Aturan: Anak-anak leluasa mengunjungi situs dan berkomunikasi melalui jejaring sosial.
  • Menambah Pengetahuan : Orang Tua minimal mengetahui cara memproteksi situs web dan sosial media yang berdampak negatif untuk anak.
  • Mengarahkan Penggunaan Perangkat dan Media Digital dengan Tepat : Orang tua harus memahami manfaat dan resiko penggunaan media digital.
  • Mengimbangi Waktu Penggunaan Media Digital dengan Interaksi di Dunia Nyata : Orang Tua dapat mengimbangi penggunaan media digital dengan mengenalkan pengalaman dunia nyata seperti kegiatan berkesenian.
  • Meminjamkan Anak Perangkat Digital Sesuai Keperluan : Orang tua meminjamkan anak perangkat digital seperti smartphone, laptop, dan komputer.
  • Memulihkan Aplikasi Positif : Orang tua perlu mengidentifikasi aplikasi yang memiliki edukasi dan memberikan dampak positif bagi anak.

 

Talks 4 :

Kecakapan Digital : Welcoming gen Alpha: Change and Challenge in Digital Skill

– Aspin Anwar, S,Sos 

  • digital skill adala berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras, perangkat lunak serta sistem operasi dalam kehidupan sehari-hari
  • dimana kita sudah memasuki 4.0 yang dimana semua serba digital. dunia kita jaman sekarang sangat canggih.
  • Dunia digital saat ini, membentuk pola interaksi yang serba Online, bahkan sehari hari kita memegang Handphone untuk kebutuhan komunikasi dan berinteraksi di media sosial, sehingga berbagai kebutuhan tersebut perlu ditunjang dengan skill yang menunjang dalam mengoperasikan teknologi di era 4.0.
  • baby boomer dimana ayah ibu kita atau nenek kita di masa tahun 1946-1960. jaman dahulu kehidupan masih kebanyakan di alam berbeda dengan jaman sekarang yang terdapat teknologi. dengan berbagai kemudahan yang diberikan
  • memahami kemampuan digital skil: keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, entrepreneurship, mengakses dan menganalisis, inovasi, kolaborasi, kemampuan beradaptasi, produktivitas dan akuntabilitas, mensintesis informasi. kita harus bisa menganalisis sumber-sumber data yang ada. mencari dahulu sumber-sumber berita. menganalisa berita, menganalisa data.
  • tidak sulit mencari kerja di era pandemi saat ini karena ketika kita memiliki skill smua bisa di dapat. pekerjaan sekarang bisa melalui internet.
  • di tahun 2020 kemarin 19.790 ribu sarjana kaltim menganggur. peluang itu banyak tetapi kita tidak bisa melihat peluang tersebut. saat ini yang diperlukan skill.
  • solusi digital skill adalah kalau kita bisa memiliki skill temen-temen bsia melihat peluang. bukan kita carik kerja tetapi oramg itu yang mencari kita. merubah mainset. skill apa yang kita punya. temen-teman kalau m emilki skil digital bisa membuka jasa vidiografer, copywrtiting, marketing, analisa data.

 

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

QnA

Penanya :

Nama : Mochammad vernanda
Email : mochammadvernanda@yahoo.com
No. HP : 083165816019

 

Apa tanggapan kak sandi terhadap netizen Indonesia yg di cap kurang sopen di dunia digital

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Sandhy Soendhoro

 

Mungkin karena kebanyakan budaya orang asia timur itu malu – malu kucing, tapi dibalik itu kita tidak tau. Kemudian diberi kesempatan seperti ini dan karena tidak didunia langsung tidak terkontrol dan kadang khilaf. Mungkin sosial media ini bukan untuk semua orang dan lebih pas untuk yang beradab dan berpendidikan.

 

Penanya :

Nama : Holik Eki Safitri
Email : kysafitri1970@gmail.com
No. HP : 085348110389

 

semakin canggihnya teknologi digital mengapa justru membuat generasi muda kita semakin acuh terhadap lingkungan, mereka lebih asyik dengan gagdet,  hal ini bahkan tidak terjadi kepada anak muda saja, tetapi terjadi pada seluruh lapisan usia. bagaimana cara mengatasi keadaan ini. terima kasih

 

Jawaban :

–          Narsum 2 : Awang Akhmadi, S.Pd

Dalam segi situasi saat ini sudah moderisasi, cara untuk mengatasinya kita yang sudah tau dampak pencemaran lingkungan. Kita buat suatu gerakan kolaborasi dimana gerakan itu akan mengajak masyarakat melalui media sosial/ sekitarnya untuk sadar dan lebih peduli lingkungan.

Penanya :

Nama : Rani Khoirunnisa
Email : rani.khoirunnisa@man2kukar.sch.id
No. HP : 081251355199

 

Bagaimana caranya supaya menghentikan anak agak tidak menonton tayangan yang tidak baik tanpa membuat dirinya merasa tidak nyaman atau privasinya diganggu?

 

Jawaban :

–          Narsum 3 : Isra Fariza

 

Seperti lebih ke komunikasi, jadi anak itu semakin dilarang mereka akan semakin melakukan dan semakin kita kasih tau mereka akan merasa banyak aturan. Jadi kita harus mengedukasi anak bahwa tontonan yang tidak baik berarti tidak pantas untuk ditonton. Kita juga bisa kasih waktu/ jadwal yang tepat kapan  waktunya anak – anak itu bermain gadget dan kapan waktunya anak – anak beraktifitas selain bermain gadget. Terus jangan beri akses penuh handphone terhadar anak agar mereka mencoba meminta izin untuk menggunakan dan kita harus mendampingi dan kita juga bisa sebagai orang tua mengajar anak untuk menahan diri.

 

Penanya :

Nama : Nur chosiyah
No. HP : 081232700642
Email : Nurchosiyah@gmail.com

 

bagaimana menurut mas aspin mengenai pergeseran cita cita generasi Z, bagaimana orang tua dengan generasi yang berbeda menerima cita cita anak yg dirasa nyeleneh gitu beda dengan zaman saya, missal anak saya pengen jadi youtuber tuh harus support seperti apa yg harus saya lakukan sebagia orang tua lintas generasi

 

Jawaban :

–          Narsum 4 : Aspin Anwar, S. Pd.

 

Banyak sekarang orang tua ego, mungkin dari cara komunikasi anak dengan orang tua. Kadang komunikasi gen Z menganggap orang tua seperti teman. Sebenarnya wajar orang tua menginginkan anaknya sukses, jadi orang tua perlu pembuktian dari anak. Dan bagaimana anak itu mengajak komunikasi dengan baik.


Bagikan updated
Kutai Kertanegara