Press Release Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial dengan Literasi Digital 11 Agustus 2021 – Kutai Timur

Bagikan updated

Moderator : Shabrina Anwari

LO : Shahnaz/Betty

Runner : Faizal Abidin & Hentrizqa

Narasumber :

Local :

  1. Askhar Muzakkar
  2. Yohana Maku, S.E.

Nasional :

  1. Randy Danistha

KOL :

Anna Rachmawati

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

  • Kementrian Kominfo yang bekerja sama dengan Siber Kreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si.                                                 Bupati Kutai Timur)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Kutai Timur melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 2 : Manfaat Literasi Digital terhadap Kepemanduan Wisata

(Askhar Muzakkar , Ketua DPC HPI Kutai Timur)

  • Jarimu harimaumu maksudnya hanya melalui sentuhan jari di hp bisa mengantarkan seseorang ke bui
  • Unggahan pada medsos yg membuat “jarimu harimaumu” :
  • – SARA
  • – ujaran kebencian
  • – pencemaran nama baik dan fitnah
  • – pornografi
  • – penipuan
  • – berita bohong (hoax)
  • Cara mendeteksi artikel hoaks :
  • – pastikan sumber berita
  • – perhatikan waktu penayangan
  • – cari tahu arah berita
  • – perhatikan siapa yang menyebar berita
  • – periksa di situs pemeriksa fakta

 

Talks 3 : Menjaga dan mendidik anak di Era Digital

(Yohana Maku, S.E. , CoFounder Sangatta Marketing, co Founder Aku Tahu Indonesia, Pendongeng, Penggiat Teras Baca bersama kak Yo)

  • paylater adalah bentuk pembayaran untuk memudahkan penggunanya dalam memenuhi kebutuhan hidup, belanja sekarang bayar nanti saja
  • keuntungan paylater : proses cepat dan simple ; kesempatan mendapatkan banyak promo menarik ; cicilan bervariasi tenor hingga setahun , mendorong peningkatan inklusi keuangan indonesia
  • kerugian paylater : mendorong perilaku konsumtif yang boros; memunculkan tumpukan utang yang tidak terduga; pengaturan keuangan berantakan; adanya ancaman keamanan identitas; ada bunga dan denda; adanya biaya yang tidak disadari; tunggakan dapat menurunkan reputasi kredit nasabah

Panelist 1 : UPGRADE PERSONAL BRANDING DI DUNIA DIGITAL

(Randy Danistha , Musisi, Aktor)

 

  • Netiket adalah tata cara berperilaku di Dunia Maya.
  • Mengapa perlu ada Netiket? Kuncinya adalah Interaksi. Meskipun tidak melalui fisik, dalam bermedia sosial ada interaksi yang dilakukan antar Manusia.
  • Saat ini Netizen sudah berada dalam level DARURAT NETIKET
  1. Teknologi berlari cepat, dan mental kita belum siap.
  2. Netizen leluasa membuat postingan tanpa edit. Beda dengan saat dimana hanya media yang bisa (melalui proses verifikasi dan editing).
  3. Medsos merubah pola komunikasi kita, yang semula harus tatap muka, menjadi tidak, dimana etika dan tata krama menjadi longgar.
  4. Pelanggaran privasi, termasuk pengabaian consent.

 

Key Opinion Leader : Content Do’s and Dont’s

(Anna Rachmawati , Co Founder Social Media management agency, Content Creator)

  • Arti Dakwah : Dakwah itu “Mengajak” / “Mengajak pada Kebaikan”, berasal dari bahasa arab, Da’a – Yad’u
  • Mengapa harus Berdakwah?
  1. Mencari Ridho ALLAH.
  2. Mengajak pada kebaikan.
  3. Mengumpulkan amal jariyah.
  4. Menciptakan perubahan positif di lingkungan.
  5. Menyebarkan dampak kebaikan di internet.
  • Bagaimana cara berdakwah? (menurut AA Gym, adalah dengan 3M)
  1. Mulai dari diri sendiri.
  2. Mulai dari yang terkecil.
  3. Mulai dari saat ini.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

QnA

Penanya :

Nama :  fian

No HP : 081234887267

Email : fiandagang@gmail.com

Pertanyaan :

  • Bagaimana Cara membatasi konten² di sosmed yg boleh diakses oleh anak²?

Jawaban :

–          Narsum 4 :

  • Jelaskan dulu kepada anak kita tentang menghargai dan mengenal konten-konten.
  • Pengenalan digital sejak dini sangat membantu anak-anak.
  • Kita harus terbuka dengan anak-anak kita.

 

Penanya :

Nama : Eviliana pakpahan

No. HP : 081361737379

Pertanyaan :

  • Bagaimana cara memunculkan suatu bakat dalam diri kita yang sebelumnya bakat itu belum muncul namun, setelah mengikuti acara ini, keinginan untuk menjadi sesuatu yang belum dicoba dapat kita munculkan seperti ingin menjadi aktor bintang sinetron diera pandemi saat ini yang segalanya dibatasi tetapi keinginan untuk berkreasi dan menumbuhkan talenta baru dapat digali walaupun tidak mempunyai bakat sejak lahir. mohon dijawab kak randy, terima kasih panitia

Jawaban :

–          Narsum 1 :

  • Kadang bakat itu muncul disaat kita sedang melakukan hal lain diluar bakat kita tersebut.

 

Penanya :

Nama :  Muhammad Syaifudin Siregar

No. HP : 081347099483

Email : syaifuddien@gmail.com

Pertanyaan :

  • Bagaimana kita mematenkan produk lokal yang punya potensi menjadi ciri khas untuk menarik wisatawan untuk datang ke daerah kita? tks

Jawaban :

–          Narsum 2 :

  • Kita mematenkan produk kita misal makanan atau minuman ke dinas koperasi.

 

Penanya :

Nama : Risna Pitriani

No. HP : 082360135783

Email : risnapitrianibrsaragih@gmail.com

Pertanyaan :

  • Izin bertanya kak, terkait dengan menjadi seorang content creator menurut kakak apakah dalam membuat konten kita perlu memperhatikan keinginan publik atau tetap berpegang teguh dengan ideologi kita untuk menarik minat publik?

Jawaban :

–          Narsum 3 (KOL) :

  • Lebih baik kita tetap pada konsep awal dari konten kita, tapi apabila di tengah-tengah mau disisipkan konten lain (keinginan publik) boleh, asal jangan sampai menghilangkan konsep awal konten kita.

Bagikan updated
Kutai Timur