Press Release Hadapi Dan Lawan Ancaman Di Dunia Digital 14 September 2021 – Kutai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : OVI DARIN

LO : Shahnaz

Runner : Venus & Emil

Narasumber :

Local :

  1. Ranem , Guru SMPN 1 Tenggarong Seberang
  2. Nur Bunga Dwi Cantika , Duta Literasi Sekolah Kutai Kartanegara

Nasional :

  1. Romy Rafael , Master of Hypnotist

KOL :

Muhammad Fahrul , Professional Dancer

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Drs. Edi Damansyah, M.Si.

Bupati Kutai Kertanegara)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

 

Panelist 1 :

Kecakapan Digital : Pentingnya Memiliki Digital Skills Di Masa Pandemi Covid-19

– Romy Rafael , Master of Hypnotist

  • Melindungi dari konten-konten negatif, terdapat software parental , software browser, software anti virus , internet berdasar usia , orang tua harus berperan penting.

 

  • Ancaman potensi di Internet :

 

  1. Spam
  2. Phishing
  3. Malware
  4. Spyware

 

  • aplikasi khusus anak , browser yang safety untuk anak, dan jangan posting foto sembarangan

 

Talks 2 :

Keamanan Digital : Peran Orangtua dalam Memberikan Ajaran Tentang Keamanan Internet Untuk Anak

– Ranem , Guru SMPN 1 Tenggarong Seberang

  • Secara konseptual masyarakat digital adalah masyarakat jejaring. Masyarakat jejaring adalah masyarakat yang struktur sosialnya berupa jaringan dengan teknologi mikro-elektronik berbasis informasi digital dan teknologi informasi. Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal), diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
  • Kekayaan Indonesia menjadi modal berharga bagi warganet untuk berkreasi di media digital. Banyak topik atau tema budaya yang dapat diangkat dan dituangkan menjadi konten kreasi yang menarik sekaligus untuk mengenalkan budaya bangsa ke publik. Tidak hanya sebuah konsep tetapi harus ada sebuah praktik yang dilakukan agar semua konsep tersebut terealisasikan.
  • Teknologi dan globalisasi berperan sebagai bagian yang penting untuk memperkenalkan budaya. Menjadi produktif dan memperkenalkan budaya Indonesia juga dapat membuat kita lebih punya kesempatan untuk menghindari efek negatif penggunaan teknologi digital.

 

Talks 3 :

Etika Digital : Etika berjejaring: Jarimu Harimaumu

– Nur Bunga Dwi Cantika , Duta Literasi Sekolah Kutai Kartanegara

  • Jejak Digital atau Digital Footprint, adalah tapak data yang tertinggal setelah berselancar di internet yaitu data yang secara sengaja atau tidak sengaja dibuat dan ditinggalkan oleh pengguna.
  • Jejak digital Aktif, merupakan data yang secara sengaja ditinggalkan oleh pengguna, misalnya unggahan foto di facebook, memberi like di unggahan instagram, atau pun tinggalan komentar. Jejak digital Pasif adalah data yang ditinggalkan tanpa disadari oleh pengguna seperti, rekam jejak rute perjalanan saat kita menggunakan Google Maps, atau alamat IP kita yang terekam pada server sewaktu kita sedang mengunjungi suatu laman informasi.
  • Masih banyak orang meninggalkan komentar kasar atau menyampaikan informasi hoax di ranah online. Masih banyak pula masyarakat yang belum memahami mengenai kerahasiaan data, seperti misalnya data diri KTP dll. Padahal jejak digital yang berisi informasi pribadi sangat rawan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Data tersebut dapat diselewengkan untuk kepentingan pribadi oleh orang lain, yang dapat merugikan si pemilik data. Jejak digital itu bersifat abadi maka masyarakat dihimbau untuk harus berhati-hati dengan dunia maya. “Mari kita isi konten yang bersifat positif, mari kita perbanyak kebaikan di dunia maya yang sifatnya abadi.

Key Opinion Leader

Budaya Digital : Mengenalkan Budaya Indonesia Melalui Literasi Digital

– Muhammad Fahrul , Professional Dancer

  • Tentukan platform yg paling sesuai :

– e-commerce

– sosial media

– market place

– google

– dll

 

  • Prinsip etika bisnis :

– jujur

– tanggung jawab

– transparansi

– profesional

– kepercayaan

 

  • Gunakan identitas asli :

– data dan informasi yang lengkap dan benar agar customer mudah menjangkau anda

 

  • Deskripsikan toko/produk dengan jelas :

– membantu customer mengenali siapa anda dan apa yg anda tawarkan

 

  • Sajikan konten dan bahasa yg baik :

– real pict

– real product

– real information

– sesuaikan target market

– perhatikan sopan santun

 

  • Memanfaatkan fitur sesuai fungsi
  • Membuat sistem transaksi yg win win
  • Review jujur customer

 

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

 

Question And Answer

Penanya :

Nama : Jumaidahl huda Muara Jawa

No. Hp : 082357104185

Email : idhajumaidah3@gmail.com

Pertanyaan :

  • Kiat kiat apa untuk orangtua sekaligus pengajar? tiap hari mengajar dan memberi bimbingan ke anak didik sedangkan saat mendidik murid terkadang seorang guru malah memberikan ponsel ke anak sendiri bu mohon pencerahan bu! terima kasih

Jawaban :

  • Narsum 2 :
  • Ketika kita mengajar, berhadapan dengan anak didik. Cara untuk mengontrol anak dalam penggunaan gadget dalam pembelajaran :
  1. Berikan gadget kepada anak disaat hendak pembelajaran, dan harus menunjukkan wajahnya disaat pembelajaran berlangsung.
  2. Pembelajaraan itu bisa dilakukan secara asynchronous, artinya materi/tugas diberikan anak melalui WA atau Classroom, dan pendidik memberikan source buku paket untuk menjawab tugas yang diberikan. Lalu setelah selesai ambil gadget tersebut.
  3. Dampingi anak saat belajar menggunakan gadget, sesuai waktu yang ada.

Penanya :

Nama : Andi besse dala

Pertanyaan :

  • Menurut kakak, dengan berbagai upaya mengenalkan budaya secara digital dengan metode kekinian, apakah tidak akan menggeser nilai budaya tersebut yang memang sifatnya tradisional dan memiliki kekhasan tersendiri?

Jawaban :

  • Narsum 3 (KOL)
  • Pilih platform yang anda inginkan
  • Perihal nilai budayanya, kita tahu dulu, pelajari, dan kita dalami baru kita share ke orang lain.
  • Sebagai konten kreator harus pandai dan harus punya landasan dasar yang kuat.

 

Penanya :

Nama :  Bryan Tanujaya

No. HP : 087884002342

Email : bryantanujaya@gmail.com

Pertanyaan :

  • Bagaimana jika ada teman yang berkomentar negatif dan berkomentar tidak sopan

Jawaban :

  • Narsum 4 :
  • Tergantung dari kita, tapi sebaiknya kita tegur dengan baik dan sopan,

Bagikan updated
Kutai Kertanegara