Press Release Internet Untuk Pengenalan Budaya dengan Literasi 16 September 2021 – Kutai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : Ovi Dari

LO : Shahnaz

Runner : Venus & Emil

Narasumber :

Local :

  1. (Nova Tri Ashari, S.Pd &Wakil Kepala Sekolah SMPIT Nurul ‘Ilmi Tengagrong)
  2. (Inna Alfiah Rochmawati, S.T., M.Pd. & Guru SMAN 2 Tenggarong )

Nasional :

  1. (Reza Nangin & Content Creator)

KOL :

(Khaliza Saputri & Putri Hijab Indonesia Kalimantan Tengah)

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Drs. Edi Damansyah, M.Si & Bupati Kutai Kartanegara)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Banjar melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

 

Talks 1: Etika Digital  : Bijak di kolom komentar

(Reza Nangin &Content Creator)

  • H.I.N.K : True Helpful Information Needed Kind
  • Hindari berkomentar di dunia sosial saat sedang emosi, Jika kamu mengetahui drama di dunia sosial, sebaiknya berargumentasi yang baik dan sopan.
  • Bahaya Jejak Digital Pencurian Digital Pembobolan data – data penting Reputasi Profesional

 

Talks 2: Kecakapan Digital : Litersi Digital bagi tenaga didik dan anak didik di era digital

(Nova Tri Ashari, S.Pd &Wakil Kepala Sekolah SMPIT Nurul ‘Ilmi Tengagrong)

  • “literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

 

  • Tips mendidik anak di era digital :

– batasi waktu penggunaan gadget

– jadilah panutan yg baik

– jangan pernah menggunakan gadget sebagai alat penenang emosi anak

 

  • Tips mengatasi kecanduan gadget pada remaja :

– memperbanyak bersosialisasi dengan teman

– mematikan gadget sebelum tidur

– menghapus aplikasi yg menjadi penyebab kecanduan

– mengetahui dampak kecanduan gadget

 

Talks 3 : Keamanan Digital : Memahami Pentingnya Menjaga Keamanan di Ruang Digital

(Inna Alfiah Rochmawati, S.T., M.Pd. &Guru SMAN 2 Tenggarong)

  • “Pekerjaan yang menyenangkan adalah ketika hobi menjadi cuan. Do what you love, love what you do

Jejak Digital adalah Berbagai data yang ditinggalkan ketika seseorang menggunakan layanan digital

Belanja online

Keywords

Like dan Status

Video Upload

Follow

Website

Jejak digital dibagi menjadi dua

Aktif

Jejak yang kita ciptakan secara sengaja

Membuat akun media sosial

Posting foto

Komentar

Mengisi formulir di website

Pasif

Jejak yang kita ciptakan secara tidak sengaja

Browser history

Menggunakan GPS aktif

Menginstal aplikasi yang tidak terpercaya

 

  • Jejak digital merupakan potret diri kita sendiri

Keuntungan jejak digital

Mempersonalisasi layanan dan konten masing-masing pengguna

Personalilasi Iklan

Membantu Perusahaan dalam memilih calon pekerja

Kerugian jejak digital

Kebocoran data

Merusak reputasi, karir, studi

 

  • Tips menjaga jejak digital tetap positif
  • Kelola jejak digital di sosial media
  • Reputasi online positif
  • Konten tidak merugikan diri sendiri & orang lain
  • Interaksi dunia digital positif
  • Instal & download apps di platform resmi
  • Hapus apps yang sudah tidak digunakan

 

Key Opinion Leader : Budaya Digital : Pilih mana Nabung atau Belanja Online

(Khaliza Saputri & Putri Hijab Indonesia Kalimantan Tengah)

  • “Positif belanja online :

– banyak promo

– mudah dan praktis

– lebih hemat

– transaksi dimana saja dan kapan saja

Negatif belanja online :

– resiko penipuan

– ongkos kirim

– tidak bisa langsung pakai

– terlalu banyak distraksi

  • Tips & Trick Dalam Berbelanja Online

– Menentukan Barang apa yang ingin dibeli.

– Memperhatikan Detail pada saat belanja online .

– Konsumen harus memastikan kapan barang dikirim dan estimasi barang tersebut sampai.

– Melihat review seller.

– Membeli di e-commerce yang terpercaya.

– Menggunakan jasa kirim yang terpercaya

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

 

Question And Answer

Penanya :

Untuk : Reza Nangin

Penanya : Raifanka Raisa Ramadhan

0811584223

raisauw@gmail.com

 

Pertanyaan : Bagaimana cara menanggapi komentar yang sangat menyinggung SARA lalu berasalan “mulutku, opiniku”?

 

Jawaban : Kita bisa membalas statementnya dan mengingatkan bahwa hal tersebut bisa berhujung ke hukum yang sudah diatur UU ITE. Mulutku opiniku boleh saja tapi dengan konteks yang benar. Misalnya kita beropini dengan mimpi kita atau kehidupan kita boleh saja karena sifatnya privasi dan bukan ranah publik. Namun kalau sudah menyinggung sara adalah hal yang salah. Jadi kita harus mengerti cara dan beretika di dunia digital.

 

Penanya :

Untuk : Khaliza Saputri

Penanya : Raifanka Raisa Ramadhan

0811584223

raisauw@gmail.com

 

Pertanyaan : Bagaimana cara mengatur keuangan yang paling efektif versi kakak?

 

Jawaban : Pertama kita kenali dulu kebutuhan kita dalam membeli sesuatu. Apabila kita tidak terlalu butuh maka alangkah baiknya kita tunda dulu untuk tidak berbelanja. Catat pengeluaran dan pemasukan kita setiap harinya. Apabila pengeluaran kita lebih besar dari penghasilan maka ada yang salah.

 

Penanya :

Untuk : Nova Tri Ashari, S.Pd

Penanya : Roro Joewita Handayani

 

Pertanyaan : Selain psikologis anak psikologis orang tua juga perlu diperhatikan. Tetapi bagaimana jika orang tua sendiri masih kurang peka dengan kondisi psikologis anak dan kurangnya memperhatikan segala hal terutama dalam proses belajar anak, dan hanya menginginkan hasil terbaik pada pencapainnya ?

 

Jawaban : Ketika menghadapi kasus seperti ini adalah kembali ke komunikasi. Kita harus tahu waktu dalam melakukan komunikasi. Tunggu waktu orang tua senggang dan dalam kondisi yang pas. Jangan pada saat selesai pulang bekerja atau saat sedang sibuk. Sampaikan perasaan kesulitan yang kita alami. Namun apabila orang tua belum bisa mengerti maka perlu adanya pihak ketiga untuk menjadi penengah. Tunjukkan sikap yang sopan dan santun ketika berbicara dengan orang tua.

 

Penanya :

Untuk : Inna Alfiah Rochmawati, S.T., M.Pd.

Penanya : Selfia Putri

085252451549

selfiaaa18@gmail.com

 

Pertanyaan : Bu bagaimana menjaga kesehatan mental siswa saat dihadapkan dengan pembelajaran online dengan meeting dari pagi sampai siang/sore, ditambah lagi tugas yang banyak sekali bu. dikerjakan satu, tumbuh seribu. kalau dikerjakan semua stress dan melelahkan, tapi kalau nggak dikerjakan akan mempengaruhi nilai. terima kasih bu.

 

Jawaban : Pertama kita harus tidur yang cukup. Artinya kita harus pintar dalam menejemen diri, waktu dan cerdas dalam literasi digital. Misalnya kita bisa mencicil tugas sedikit demi sedikit sehingga tidak menumpuk. Kita seringkan olahraga dan melakukan hobby kita untuk meningkatkan hormon endorfin. Kemudian kita harus rutin dalam melakukan ibadah.

 

Foto Bersama


Bagikan updated
Kutai Kertanegara