Press Release Kembangkan UMKM dengan Tepat di Era Digitalisasi 14 Agustus 2021 – Kuatai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : Reza Rahman

LO : Shanaz

Narasumber :

Local :

  1. Isnaini Fidhiatil Ulla, M.Pd
  2. Nurlia Santy Agustin, S.Pd., M.Pd.

Nasional :

  1. Angger Alfi Zakki

KOL : Alicia Della Filea Budi, S.Ikom

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika: SEMUEL ABRIJANI PANGERAPAN B.SC Direktur Jenderal Aplikasi Informatika

  • Kementrian Kominfo yang bekerja sama dengan Siber Kreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( Drs. Edi Damansyah, M.Si Bupati Kutai Kartanegara )

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Banjar melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 1: Etika Digital: Bijak di Kolom Komentar

– Angger Alfi Zakki SME Sales Channel at Blibli (East Indonesia Region)

  • pantang dilakukan di media sosial : memulai konflik, curhat masalah pribadi, mengejek orang lain dan menyebut namanya, menjelekkan orang lain tanpa menyebut nama, berbagi foto pesta gila-gilaan, bersikap terlalu ekstrem
  • sesuaikan penggunaan media sosial dengan kebutuhan dan minat
  • batasi penggunaan media sosial agar tidak menjadi candu
  • alokasikan waktu luang untuk mendapatkan informasi terkini

Talks 2: Budaya Digital : Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital

– Isnaini Fidhiatil Ulla, M.Pd, Guru, Penulis

  • Pergeseran pola interaksi yang semula berpendapat, menjadi merespon
  • Ada banyak sekali platform untuk speak UP , konten, tulisan , seperti FB, Video TIktok, bebas berpendapat dan ekspresi
  • Berpendapat ada batasnya dalam UU 28, bebas berpendapat dan berkumpul , ada hak dan kewajiban harus proporsional , apa yang kita sampaikan harus bisa dipertanggung jawabkan, 10 produksi informasi , 90 distribusi informasi

Talks 3 : Kecakapan Digital : Literasi Digital Bagi Tenaga Didik dan Anak Didik di Era Digital

– Nurlia Santy Agustin, S.Pd., M.Pd. Penulis dan Sosiator Program Literasi Digital Nasional

  • literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Tips mendidik anak di era digital :

– batasi waktu penggunaan gadget

– jadilah panutan yg baik

– jangan pernah menggunakan gadget sebagai alat penenang emosi anak

  • Tips mengatasi kecanduan gadget pada remaja :

– memperbanyak bersosialisasi dengan teman

– mematikan gadget sebelum tidur

– menghapus aplikasi yg menjadi penyebab kecanduan

– mengetahui dampak kecanduan gadget

Key Opinion Leader Keamanan Digital : Kenali dan Pahami : Rekam Jejak di Era Digital

– Alicia Della Filea Budi, S.Ikom Entrepreneur, Model, Influencer

  • Jejak digital merupakan potret diri kita sendiri
  • Keuntungan jejak digital
  1. Mempersonalisasi layanan dan konten masing-masing pengguna
  2. Personalilasi Iklan
  3. Membantu Perusahaan dalam memilih calon pekerja
  • Kerugian jejak digital
  1. Kebocoran data
  2. Merusak reputasi, karir, studi
  • Tips menjaga jejak digital tetap positif
  • Kelola jejak digital di sosial media
  • Reputasi online positif
  • Konten tidak merugikan diri sendiri & orang lain
  • Interaksi dunia digital positif
  • Instal & download apps di platform resmi
  • Hapus apps yang sudah tidak digunakan

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

QnA

Penanya :  Nama Priska Gusella, No Hp : 085821260749, Email : priskagusella@gmail.com

Narasumber : Kak Alicia Della Files B.

Pertanyaan :

  1. Apa saja hal-hal yang perlu kita lakukan untuk menghindari dampak negatif jejak digital
  2. Apa saja bahaya jejak digital ?

 

Jawaban : di era digital sekarang beberapa platform menjadi tempat komunikasi kita untuk membagikan informasi dari dalam negeri maupun luar negeri, dan kita bisa lebih menggunakan sebagai tempat kerja kita dan menghilangkan penat kita ketika selesai aktivitas dengan melihat konten-konten yang ada

 

Penanya :  Marza Arliana, 082282225335, berza080112@gmail.com

Narasumber: Angger Alfi Zaki

Pertanyaan: Bagaimana menghadapi rating yang tidak sesuai yang diberikan pembeli di akun merchant store kita, padahal sebagai penjual kita sudah berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik, karena rating sangat mempengaruhi proses penjualan, langkah apa yang harus diambil?

 

Jawaban : Salah satu tanggung jawab yang harus ditanggung setiap individu adalah bekerja atau mencari uang untuk memenuhi kebutuhan selama hidup. Cara untuk bekerja ada 4 jalan: Entrepreneur

Adalah seseorang pencipta ide produk atau bisnis pertama kalinya.Professionals

Adalah seseorang yang bekerja sesuai dengan kemampuan atau keahlian yang dimilikinya. Keahlian tersebut diperoleh melalui pendidikan atau pelatihan khusus seperti dokter, akuntan dan lain-lain.Freelancer

Adalah seseorang yang pekerja dan menerima upah secara lepas dari ikatan waktu dan kontrak. Pekerjaan yang dilakukan juga berdasarkan keahlian tertentu yang dimiliki. Perbedaan nilai upah dinilai dari kapasitas orang tersebut.Social Worker

Salah satu jalan yang tidak bisa memenuhi kebutuhan material yang tinggi. Jalan ini cocok untuk individu yang memliki jiwa sosial atau jiwanya terpanggil untuk bekerja demi membantu orang lain.

 

Penanya : Marza Arliana, 082282225335, berza080112@gmail.com

Narasumber:Nurlia

Pertanyaan: apakah karya yang belum di patenkan namun sudah di patenkan orang lain, sebagai pencipta karya bisakah kita mengklaim karya kita kembali?

Jawaban : Dunia digital adalah tempat orang menghabiskan waktu sehari-hari, banyak gaya hidup dan perkjaaan digital, WFH, Online meeting dll, pekerjaan digital adalah pekrjaan tanpa kontak dan menggunakan internet , seperti penjualan dan pembelian onlone. bahkan pendidikan  Game juga sekarang bergeser jadi pekerjaan, , terdapat strategy, content, chanel, aplikasi. Aplikasi digital ada marketplace, fintech untuk pendanaan, edutech dan jasa layanan apa yang harus dimulai,? platform , dan konten yag berkualitas. Softskill dalam sosmed : manajemen waktu, public spekaing, adaptif, kecerdasan emosional, orientasi pelayanan, kreatif  original dan inisiatif.


Bagikan updated
Kutai Kertanegara