Press Release Kenali Dan Pahami Keempat Pilar Literasi Digital – Paser 12 Oktober 2021

Bagikan updated

Moderator : AULIA MAWARDHIKA

LO : Betty

Runner : Alianur Fajri & Assrarudin

Narasumber :

Local :

  1. Agus Wintoro, S.Pd., M.Pd Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Paser
  1. Doddy Ismanu, S.E. Pendiri dan Ketua Yayasan Paser Peduli Sesama

Nasional :

  1. Reza Nangin Content Creator

KOL : Arsyi Farinia Influencer dan Fashion Enthusiast

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat Hj. Syarifah Masitah Assegaf, S.H.

Wakil Bupati Paser

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

 

Panelist 1 : Etika Digital : peran orang tua terhadap anak terhadap keamanan anak di dunia digital

– Reza Nangin

Content Creator

  • Apa itu Internet ( Interconnected Network ) adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer diseluruh dunia.
  • Revolusi Digital adalah Perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital (1980). Sayangnya, tidak semua pendidik, orang tua dan masyarakat memahami atau bahkan memiliki keterampilan dalam penggunaan media digital. Ketidak pahaman inilah yang melahirkan persoalan dalam penggunaan media digital secara positif dan proporsional.
  • Dampak Positif pada anak : a)  Akses informasi lebih cepat dan mudah. b)  Tumbuhnya inovasi teknologi digital yang memudahkan pembelajaran daring c)  Meningkatnya kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. d)  Munculnya berbagai sumber belajar seperti perpustakaan online, media pembelajaran online,diskusi online yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

 

Talks 2 : KECAKAPAN DIGITAL : Dampak Positif dalam bermedia sosial

– Agus Wintoro, S.Pd., M.Pd

Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Paser

  • Menggunakan internet untuk kebaikan :

– mencari pengetahuan dan sumber ide

– pintar dan bijak menanggapi berita

– tidak menyebarkan keburukan atau informasi tidak benar

– gunakan internet sebagai media promosi bisnis atau personal branding

 

  • Trend pekerjaan masa kini yg ditunjang oleh literasi digital skill :

– digital analyst

– desainer

– content creator

– entrepreneur

 

  • Apapun yg di cita-citakan menjadi baik bermula dari kebaikan-kebaikan kecil yg terus dilakukan berulang atas kebaikan-kebaikan tersebut.

 

Talks 4 : BUDAYA DIGITAL : Menjadi pelopor masyarakat Digital

– Doddy Ismanu, S.E.

Pendiri dan Ketua Yayasan Paser Peduli Sesama

  • Hoax adalah informasi palsu, berita bohong, atau fakta yang direkayasa untuk tujuan lelucon, tendensius hingga serius (politis).

Ciri-ciri Hoax’

  1. Mengakibatkan kecemasan ,kebencian, dan permusuhan.
  2. Sumber berita tidak jelas, dan tidak berimbang
  3. Bermuatan fanatisme, provokatif, tanpa fakta
  • Menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap, sedangkan ia mengerti dan mampu menduga bahwa kabar itu akan menerbitkan keonaran. (Ancaman Hukuman 2 Tahun).
  • Kita harus bijak dalam bermedia sosial, yang kita lakukan dalam bijak bermedia sosial adalah:
  1. Harus sadar, apapun yang di-share di medsos akan menjadi konsumsi publik
  2. Informasi yang disampaikan benar dan bermanfaat untuk public, hindari hoax
  3. Jangan terpancing emosi untuk menanggapi komentar hanya akan merugikan anda
  4. Jangan pernah menulis status di FB, IG, berkicau di twitter tentang aib anda, teman anda atau bahkan keluarga anda

 

Key Opinion Leader KEAMANAN DIGITAL : Dunia Maya dan Rekam Jejak Digital

– Arsyi Farinia

Influencer dan Fashion Enthusiast

  • Literasi Digital adalah Pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital seperti alat komunikasi. internet. dan lain sebagainya.

Era sekarang ini adalah era disrupsi, dimana perkembangan informasi berjalan cepat dan manipulatif. Sehingga masyarakat sulit membedakan mana yang fakta dan hoax.

  • Rekam jejak digital merupakan ancaman terbesar bagi kaum muda khususnya di media social maka dari itu rekam jejak Digital yang buruk membuat:
  1. Perusahaan mempertimbangkan jejak digital pelamar khususnya media sosial
  2. Pencemaran nama baik melalui jejak yang kita tinggalkan baik secara sadar maupun tidak
  3. Data pribadi dapat diakses orang lain tanpa kita ketahui
  4. Identitas dapat dicuri melalui website yang kita kunjungi
  • Tips aman dalam rekam jejak digital:
  1. Cermat saat membuka situs web
  2. Hindari memasukkan data pribadi ke situs yang mencurigakan
  3. Waspada dengan bentuk permintaan data pribadi
  4. Mengaktifkan autentikasi dua faktor
  5. Memilah situs ketika harus memasukkan data sensitif seperti KTP, paspor, SIM, dll
  6. Cek akun secara berkala.

 

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

 

Question And Answer

Penanya :

Nama :Alfarah

No. HP : 087803205705

Email : alfa1467@gmail.com

Pertanyaan :

  • Bagaimana menurut kakak mengenai orang tua yang dengan mudahnya memberikan gadget untuk anak agar anak mau menurut dan tidak rewel ? serta tanpa adanya pendampingan

Jawaban :

  • Narsum 1 :
  • Setiap anggota keluarga mempunyai peraturan yang berbeda-beda. Mungkin ada juga yang orangtua mempunyai peraturan yang liberal, bahwa setiap anak akan menemukan jati diri mereka disaat berinternet.

Penanya :

Nama : lilis lisnawati

No. HP : 0895324120597

Email : lilislisnawati05@gmail.com

Pertanyaan :

  • bagaimana cara menggunakan internet dengan bijaksana tanpa menimbulkan dampak negatif ?

Jawaban :

  • Narsum 2 :
  • Kita arahkan ke hal-hal yang positif
  • Perlunya pendampingan terhadap anak dalam menggunakan gadget
  • Banyak hal yang orang tua perlu ketahui tentang literasi digital.

Penanya :

Nama: max

No. HP : 087851788178

Email : maxoyex@gmail.com

Pertanyaan :

  • Apakah jejak digital yg sudah terlanjur ada, dan mungkin ada beberapa yang negatif bisa kita hilangkan? Bagaimana caranya?

Jawaban :

  • Narsum 3 (KOL) :
  • Dengan menghapus jejak digital yang sudah terlanjur
  • Apabila kita lupa akan password akun medsos kita, sekarang banyak jasa-jasa untuk menghapus jejak digital kita yang dahulu.
  • Kalau jejak digital kita yang ada di website, kita bisa minta ke penerbit atau penulisanya untuk dihapus atau diturunkan beritanya.

Penanya :

Nama : Reymond

No. HP : 081256186108

Email : reymondpradataa35@gmail.com

Pertanyaan :

  • Saat ini era digital sudah tidak dapat dihindari banyak dampak positif yang kita rasakan, tapi disisi lain pengaruh negatif yang juga banyak bermunculan. Bagaimana cara memproteksi diri dari dampak negatif era digital saat ini?

Jawaban :

  • Narsum 4 :
  • Untuk memproteksi kita terhadap informasi yang negatif :
  1. Kita harus banyak membaca informasi yang ada
  2. Melihat kasus-kasus yang mungkin melanggar etika bermedia sosial.

 

Foto Bersama


Bagikan updated
Paser