Press Release Lawan Hoax dengan Literasi Digital 31 Agustus 2021 – Kutai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : Aulia Mawardhika

 LO : Shahnaz

Runner : Venus & Emil

Narasumber :

Local :

  1. Khoirul Amin, S.IP., MA
  2. Yohana Widya Oktaviani

Nasional :

  1. Wicaksono / Ndoro Kakung

KOL :

Can Risza Haitami

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses tranformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Drs. Edi Damansyah, M.Si,Bupati Kutai Kartanegara)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Banjar melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

 

Talks 1: Keamanan Digital : Kiat agar tak terjerat pinjaman online

(Wicaksono / Ndoro Kakung, Content Creator, Social Media)

  • Positif belanja online :

– banyak promo

– mudah dan praktis

– lebih hemat

– transaksi dimana saja dan kapan saja

  • Negatif belanja online :

– resiko penipuan

– ongkos kirim

– tidak bisa langsung pakai

– terlalu banyak distraksi

  • Tips & Trick Dalam Berbelanja Online

– Menentukan Barang apa yang ingin dibeli.

– Memperhatikan Detail pada saat belanja online .

– Konsumen harus memastikan kapan barang dikirim dan estimasi barang tersebut sampai.

– Melihat review seller.

– Membeli di e-commerce yang terpercaya.

– Menggunakan jasa kirim yang terpercaya

 

Talks 2: Budaya Digital : Media sosial sebagai wadah demokrasi

(Khoirul Amin, S.IP., MA, Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur )

  • T.H.I.N.K :

True

Helpful

Information

Needed

Kind

  • Hindari berkomentar di dunia sosial saat sedang emosi, Jika kamu mengetahui drama di dunia sosial, sebaiknya berargumentasi yang baik dan sopan.
  • Bahaya Jejak Digital

Pencurian Digital

Pembobolan data – data penting

Reputasi Profesional

 

Talks 3: Etika Digital : Sopan dan Beradab di Internet

(Yohana Widya Oktaviani , Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur)

  • Apa itu digital ethics :
  • Kemampuan menyadari, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital dalam kehidupan sehari2
  • Digital ethics mencakup :

– kebebasan berbicara

– tanggung jawab sosial

– hak cipta dan hak kekayaan intelektual

  • Masalah yg ditimbulkan ketika semua orang bisa mengakses internet dengan mudah :

Privasi, keamanan, diskriminasi, gender, kesenjangan digital, kejahatan, kecanduan internet, kelebihan informasi

  • Etika dlm berinternet :

– berikan info yg valid

– hindari perselisihan

– jangan menggunakan kata2 yg mengandung sara

 

Key Opinion Leader: Kecakapan Digital : Mengenal macam macam aplikasi percakapan, perbedaan dan fitur-fiturnya

(Can Risza Haitami, MC and Influencer)

  • Berdasarkan we are social pada Januari 2021, pengguna mobile connections di Indonesia adalah 125,6% dari total populasi. Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat Indonesia banyak yang menggunakan telepon seluler lebih dari satu. Kemudian, penggunan internet di Indonesia sebesar 73,7% dari keseluruhan total penduduk.
  • Berdasarkan Tempo.co pengguna e-commerce dari tahun ke tahun semakin meningkat, bahkan diprediksi akan terus meningkat hingga tahun 2024
  • Manfaat e-market untuk produk lokal

Menjangkau dunia

Tidak ada biaya sewa tempat

Bisa memulai tanpa modal

Dapat dipantau di mana saja

Promosi kolektif atau dapat disupport

Kekurangan e-market

Memicu perang harga

Persaingan tinggi

Database customer tidak dimiliki sendiri

Harus terus update fitur

Bergantung pada penyedia platform

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber.

QnA

Penanya :

UNTUK NDORO KAKUNG

Penanya : Rahmat

No HP : 085750718236

Email : rahmatdydx@gmail.com

 

Pertanyaan : Seringkali kita mendengar ada korban pinjaman online yang merasa tidak melakukan pinjaman online, yang berarti pinjaman online tersebut memiliki data pribadi korban. Apa tindakan yang harus dilakukan jika kita sudah terlanjur menjadi korban pinjaman online tersebut?

 

Jawaban : Kalau kita menerima terror dari pinjol maka kita bisa blokir nomer tersebut. Apabila masih diterror terus maka kita bisa melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Bisa kita laporkan kepada pihak kepolisian, kominfo atau satgas pinjol yang ada di OJK.

 

Penanya :

UNTUK KHOIRUL

Nama : Feby. K. S

No : 081285691319 GO-PAY

Email : arumifebby@gmail.com

 

  1. Terkait sejak era media sosial, semua orang bisa bebas berbicara, baik secara positif ataupun negatif, maka kebenaran menjadi absurd dan inilah yang disebut oleh para peneliti sebagai post truth era. Sampai kapan kah ini akan berlangsung dan apakah skill literasi digital bisa menjadi jawaban di era pasca sekarang ini?
  2. Bagaimana menurut bapak masih banyak dakwah di sosial media yang sebenarnya mengedukasi tetapi dengan menggunakan kata kata yang tidak pantas?

 

Jawaban : Media sosial itu memberikan otonomi penuh unuk berpartisipasi dalam konten apa saja. Sehingga tidak ada garansi kebenaran kontennya 100%. Maka kita tidak bisa mengontrol adanya konten-konten yang negatif. Maka dari itu kecakapan literasi digital itu merupakan kontrol dari diri kita untuk mengontrol hal-hal yang akan kita posting di media sosial.

 

 

 

Penanya :

UNTUK CAN

Penanya : AHMAD RIDHANI

No HP : 08125646450

Email : ridhaniahmed@gmail.com

 

Pertanyaan :

Saya bertanya ini mas, bagi mas sendiri. Aplikasi percakapan itu lebih mengarah kemana paling dominan untuk generasi milenial? Apakah untuk ke dunia pekerjaan atau untuk ke Kehidupan Sosial sehari-hari saja. Apakah untuk kedepannya, Aplikasi Percakapan ini akan memiliki peluang yang baik bagi Anak melenial untuk mengembangkan Usaha atau Hobi.

 

 

Jawaban : Berbicara menegenai aplikasi percakapan mana yang lebih sering digunakan adalah kembali lagi kepada kita sebagai pengguna gadget tujuannya untuk apa. Kita lihat mana aplikasi percakapan yang sekiranya nyaman dan sesuai dengan kebutuhan kita. Semua aplikasi berpotensi untuk mengembangkan usaha atau hobi. Tinggal bagaimana kita menggunakan medsos ini. Medsos ini bisa untuk digunakan berjualan karena sekarang sudah banyak fitur-fitur berjualan pada medsos dan juga pasarnya melimpah.

 

 

 

Penanya :

UNTUK YOHANA

Nama : Asnah

No HP : 085822446467

Email : asnah10okt@gmail.com

Ditujukan ke : Yohana Widya Oktaviani

 

Pertanyaan : Kita tahu bahwa banyak sekali masyarakat sekarang menggunakana media sosial, baik untuk berjualan, dll.

lalu menurut mbak yohana, Etika digital yang mbak yohana jelaskan td apakah saat ini telah berjalan dengan baik dan dapat mengurangi atau mencegah akibat terjadinya penyalahgunaan media sosial?

 

Jawaban : Sosial media ini bisa digunakan untuk berjualan. Untuk mengurangi resiko penyalah gunaan medsos, kita harus mengetahui ketentuan apa saja yang boleh dan tidak boleh kita lakukan agar kita bisa lebih melek hukum. Sehingga harapannya dengan diadakannya forum webinar literasi digital kali ini bisa mengedukasi orang lain dan orang sekitar sehingga resiko penyalahgunaan media sosial ini bisa diminimalkan.


Bagikan updated
Kutai Kertanegara