PRESS RELEASE MEMANFAATKAN DUNIA DIGITAL DI MASA PANDEMI DENGAN BAIK 28 Juni 2021 – Kutai Barat

Bagikan updated

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia
Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital. Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

H. Hadi Mulyadi S.,M.,Si / Wakil Gubernur Kalimatan Timur

● ( durasi strart – finish, ex : 12.00-12.22)

Talks 1/Panelist : Digital Culture : Main Aman Saat Belanja Online
LINDA WIDIACHRISTY / ARSITEK DAN PENELITI KOTA

● ( durasi strart – finish, ex : 12.00-12.22)

● Digital Culture adalah satu step diatas transformasi digital, antara budaya dan tekonologi, kini budaya ecomerce meningkat 40% selama pandemi, tetapi ada beberapa ancaman, scam, phising, share loginm dan ID theft

● Harus behati-hati dalam belanja online, karena banyak resiko yang mengancam, dari harga yang tidak masuk akal, gambar palsu, harus dicek kredibilitas tokonya, perhatikan review dan selalu bijak dalam belanja

 

Panelist : Digital Ethics : Sudah Tahukah Kamu Dampak Penyebaran Berita Hoax?
– Nurul Rohmah / ASN Kemenkumham RI,Pengiat Isu Pelecehan Sexual Pada Perempuan Dan Anak

● ( durasi strart – finish, ex : 12.00-12.22)

● Q : Hoax itu seperti apa ?

A : hoax adalah berita bohong, dulu namanya gosip, tetapi lebih diatas dari gosip, hingga itu seperti benar , pengalihan isu, hoax dijadikan konten

Q : Seperrti apa aturan dalam penanganan Hoax ?

A : memasang secara spesifik tidak ada, hanya bisa dikenakan pasal pencemaran nama baik, seperti kabar bohong tentang covid, menjadi tugas bersama dalam penanganan hoax yang beredar , isu yang sendang hangat tentang covid dan vaksinnya.

Q : Bagaimana cara menangani HOAX ?

A: jangan semua berita ditelan mentah-mentah, cek dan ricek, gunakan googel highlightnya, apa dari Blog atau berita resmi , jurnal, ahli yang berbicara tentang itu

Q : Cara filter Hoax dikeluarga seperti apa ?

A: membiasakan pengetahuan dengan data, ada alasan rasional tidak hanya sekali, dan ada contoh fakta.

Panelist :
Digital Skills : Pentingnya Memiliki Digital Skills Di Masa PAndemi Covid – 19
– Abraham Renoldi Wenas S.Ikom /Atlet Basket Professional

● ( durasi strart – finish, ex : 12.00-12.22)

Q : Definisi Digital Skill ?

A : Kemampuan pemanfaatan teknologi dalam hobby maupun bisnis.

Q : Sebarapa penting Digital Skill ini ?

A : Saat ini sangat penting, saat ini ibu-ibu dituntut agar bisa daring untuk anaknya sekolah, membuat kontek club saya , memperkenalkan ke masyarakat luas.

Q : Seberapa sering untuk sharing konten ?

A : tidak harus setiap hari, pribadi saya seminggu sekali.

Q : Adakah cara menaikkan trafik jika kita punya bisnis atau konten informasi ?

A : Kita harus punya beberapa konten dan evaluasi konten – konten kita, agar bisa dinikmati secara luas, dan selalu mencari ide-ide baru.

Q : Bagaimana cara membuat konten – konten yang positif ?

A : Kita sebagai warga net harus bisa menyaring info apapun dari influencer, apa yang dikasih orang belum tentu cocok untuk kita, harus kritis

Q : Kenapa konten postif sepi peminat ?

A : Karena algoritma konten kreator harus riset juga, agar tidak kalah dengan konten-konten yang yang kurang bermanfaat.

Q : Adakah tips dalam berkonten ?

A : Selalu coba dan belajar, tentukan kualitasnya, agar bernilai tinggi, pandai melihat peluang dan enjoy.

Key Opinion Leader
Digital Skills : Tren Pekerjaan Dan Usaha Di Dunia Digital
– Mutiara Arsya Vidininggar Wijanarko S,GZ / Content Creator dan Entrepreneur

● ( durasi strart – finish, ex : 12.00-12.22)

● Akibat pandemi, digital skill sangat dibutuhkan, seperti Hybrid Roles, soft dan hard skill sehingga jadi tren, contoh : bisa ngobrol dan edit video jadi content creator.

● Apa yang perlu disiapkan di Era digital ? Upgrade Hard skill dan Softskill mungkin jadi peluang kedepan.

QnA 1

● To Nurul

● Pertanyaan : Bagaimana mengimplementasikan penggunaan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah?

– Adek W.N – wahyunugraha29@gmail.com / 081259725233.

● Jawaban : kita harus improve untuk maju dan melek, karena akan bertrasformasi berbasis digital tetapi terkendala di SDM yang minim.

QnA 2

● To Linda

● Adanya gap pengetahuan antara teknologi dengan penggunanya, seperti aplikasi jakarta smart city alarm banjir, justru lebih populer sosmed daripada aplikasinya.

QnA 3

● To Ara

● Pertanyaan : Pekerjaan di era digital apa harus menggabungkan hybrid roles dan tren? apakah ada cara lain? misal hanya menggunakan hybrid roles?
– Kak Mutiara – 08991670832 / nabillalutfi29@gmail.com.

● Jawaban : Tidak harus menggabungkan Hybrid, itu sebagai acuan saja, jika sudah punya acuan silahkan diimplementasikan.

QnA 4

● To Abraham

● Pertanyaan : Pekerjaan di era digital apa harus menggabungkan Hybrid roles dan tren? apakah ada cara lain? misal hanya menggunakan hybrid roles?

● Jawaban : Tinggal apakah roles itu cocok atau tidak, selalu mencoba.


Bagikan updated
Kutai Barat