Press Release Mengantisipasi Cyberbullying dengan Literasi Digital 27 Agustus 2021 – Kutai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : Septi Diajeng

LO : Shahnaz

Runner : Venus & Emil

Narasumber :

Local :

  1. Ir. Fajar Alam, S.T., M.Ling
  2. Ikhwanul Muslim, S.H., M.H.

Nasional :

  1. Grandika Primadani

KOL :

Seila Irfania

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika: (Samuel Abrijani Pengarapan B. Sc):

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses tranformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen.

 

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( Drs. Edi Damansyah, M.Si – Bupati Kutai Kartanegara)

  • Sesuai Arahan visi Presiden, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi telah menyusun sebuah Peta Jalan Literasi Digital Tahun 2021-2024 untuk meningkatkan partisipasi digital masyarakat, mendorong pengembangan ilmu pengetahuan masyarakat dibidang Teknologi dan Informatika Komputer dan Digital serta mendorong tingkat kecakapan transformasi digital dalam pemanfaatan teknologi baru.
  • Peta Jalan Literasi Digital dirumuskan dalam empat kerangka dalam menyusun Kurikulum Literasi Digital yaitu : Digital Skills, Digital Ethics, Digital Safety dan DIgital Culture.
  • Untuk mencapai Target Masyarakat yang cakap digital diadakan acara secara serentak selama 7 bulan pada tahun ini yang dimulai di bulan Mei dengan dilakukannya Kick Off atau Pembukaan oleh Bapak Presiden serta Menteri Komunikasi dan Informatika demi tercapainya pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, memanfaatkan secara sehat bijak, cerdas, cermat, tepat dan patuh hukum dalam membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat menanggulangi penggunaan Teknologi Digital oleh seluruh lapisan masyarakat secara tidak baik

 

Talks 1: Keamanan Digital : Pentingnya Pemahaman Membedakan Informasi Hoax

(Grandika Primadani)

  • LIterasi Digital adalah pengetahuan dan kemampuan untuk menggunakan teknologi digital, alat komunikasi atau jaringan dalam proses menemukan, mengevaluasi, menggunakan dan membuat informasi serta memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat dan patuh hukum
  • Hoax atau pemberitaan palsu merupakan istilah bahasa inggris yang belakangan santer digunakan oleh media cetak maupun elektronik di Indonesia. Berbagai cara telah dilakkan, baik dalam pemerintah maupun masyarakat yang peduli dengan maraknya hoaks di Kehidupan masyarakat. Lantas muncul pertanyaan, sebenarnya faktor apa saja yang mempengaruhi hoaks masih terus ada dan berkembang.
  • Alasan Hoax tetap ada yaitu dikarenakan rendahnya literasi media membuat seseorang sering mempercayai sebuah informasi yang diterima, didapatkannya tanpa melakukan verifikasi.
  • Hoax awalnya beredar di masyarakat hanya untuk sekedar lelucon. Hoax beredar untuk meresahkan masyarakat dan menimbulkan kekisruhan masyarakat. Hoax diterbitkan untuk berburu klik agar menghasilkan uang dalam waktu singkat. Hoax juga dimanfaatkan untuk kepentingan propaganda dalam bidang politik.
  • Peran Literasi DIgital sangat penting, Karena dengan pemagaman literasi digital yang baik, hal ini mampu membuat kita untuk berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi masalah yang terjadi, termasuk didalamnya menghentikan mata rantai penyebaran hoax.

 

Talks 2 : Kecakapan Digital : Kemajuan Teknologi : Musibah atau Anugerah

(Ir. Fajar Alam, S.T., M.Ling)

  • Media Digital yang berkembang pesat saat ini bisa dijadikan sebagai wadah untuk memajukan pariwisata desa mulai dari geologi, hayati, hingga budayanya.
  • Hal yang perlu diperhatikan adalah dengan memahami keunikannya. Geologi yang perlu dipahami seperti Bentang alam, batuan, mineral dan Fosil. Budaya yang bisa menjadi contoh hal yang bisa dijadikan atau diambil keunikannya yaitu adat istiadat di wilayah itu, keterampilan tradisionalnya, benda atau struktur atau bangunan yang ada. Hayati yang unik dengan margasatwa yang dimiliki, tanaman atau ekosistemnya
  • Hal yang harus kita perhatikan adalah memahami 5W1H. perhatikan When, where, who, what, why dan how
  • Memahami dan mengenal potensi sebuah wilayah sangat penting, mandiri untuk menghimpun dan mengelolah informasi secara digital, berkala berkontribusi menambah informasi lokasi baru, foto, review, dan berkenalan dengan google local guide setempat atau dunia, meningkatkan kecakapan bahasa inggrus dan komunikasi digital.

 

Talks 3 : Key Opinion Leader

Etika Digital : Menjadi Pengguna Internet yang anti perundungan

(Seila Irfania)

  • Dampak perundungan di dunia internet dan menjadi pengguna yang bijak dan anti perundungan. Perundungan atau cyberbullying adalah perundungan dengan menggunakan teknologi digital yang terjadi di media sosial yang terjadi di platform,chatting, game dan online.
  • Perundungan biasa dilakukan kepada orang lain yang tidak bisa melawan atau sebaliknya. Terkadang atau banyak yang melakukan itu menggunakan Fake Account. Hal itu biasa dilakukan karena memanfaatkan ketidak tahuan kita untuk kesenangan mereka sendiri.
  • Kita harus mengetahui dampak dari perundungan itu pada mental bisa membuat orang lain merasa kesal, malu, bodoh bahkan marah. Dampak emosional juga bisa terjadi seperti kehilangan minat atau hal yang disukai, dampak fisik yang berpengaruh pada sering lelah, atau mengalami gangguan atau gejala sakit kepala dll.
  • Tips menjadi pengguna yang bijak dan anti perundungan yaitu melakukan pertimbangan matang sebelum memutuskan untuk menilai sesuatu, berfikir sebelum bertindak, gunakan media sosial sesuai dengan kebutuhan, memilih kosakata yang lebih bisa diterima, lebih aware dengan cara respon setiap individu, bisa membedakan candaan dan kata-kata yang sekedar menyapa dan berusaha memposisikan diri sebagai korban

 

Talks 4 : Budaya Digital : Media Sosial sebagai wadah demokrasi

(Ikhwanul Muslim, S.H., M.H.)

  • Demokrasi adalah sistem pemerintahan dimana pemerintah dimintai pertanggung jawaban atas tindakan mereka di wilayah publik oleh warga negara. Pilar Demokrasi adalah media sosial yang menjadi sarana masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangungan dan kemajuan bangsa.
  • Dalam Era Revolusi 4.0 demokrasi bukan lagi bersifat representatif melainkan partisipatif. Demokrasi 4.0 dalam era networked society ini interaksi antara rakyat dan pemerintah menjadi sesuatu yang bukan lagi mustahil untuk dilakukan.
  • dengan adanya interaksi dua arah tersebut, proses checks and balances semakin terbuka lebar sehingga apa yang dicita-citakan oleh negara kita menjadi dapat terwujud.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

QnA

Penanya :  Vian

Bagaimana kalau sudah terlanjur menyebarkan berita hoaks dan kita baru menyadari beberapa hari kemudian ?

Jawaban :

  • Talks 1 : kita harus memberikan klarifikasi permintaan maaf dan menginfokan bahwa berita itu hoaks agar tidak terus di sebarkan dan stop disitu saja.

Penanya :  Kusadi

sebagai peningkatan industri pariwisata digitalisasi bisa meningkatkan wisata. bagaimana memanfaatkan platform digital agar mudah di akses untuk meningkatkan industri pariwisata ?

Jawaban :

  • Talks 2 : memahami perilaku masyarakat apa yang biasa di akses. Berkomunikasi dengan menggunakan jalur yang paling banyak pada periode yang akan disampaikan. Penting mengkomunikasikan audio visual berupa video dan kolase lain.

 

Penanya :  Nur Hafiza

bagaimana pendapat kakak tentang korban cyber bullying yang sekarang melakukan cyber bullying karena memiliki dendam kepada pelaku yang membullynya ?

Jawaban :

  • Talks 3 : Sepatutnya kita tidak membully balik. karena itu berarti kita sama dengan orang itu dan masalah awalnya tidak kunjung selesai. Kita coba tenangkan pikiran dulu, sampaikan dengan kata-kata yang tegas. tenangkan diri terlebih dahulu dan tanggapi dengan lebih berani dan tegas

 

Penanya :

bagaimana menurut pendapat bapak. apakah fungsi demokrasi dan pengawasan di Indonesia sudah berjalan. Karena banyak orang yang melakukan kritik tapi justru kena UU ITE.

Jawaban :

  • Talks 4 : kita justru dituntut untuk memberikan partisipasi atau memberikan umpan balik untuk negara kita. Kita memberikan sikap mengawasi yang tidak mengandung fitnah itu akan sah saja.

Bagikan updated
Kutai Kertanegara