PRESS RELEASE MENGHADAPI TANTANGAN DUNIA DIGITAL DENGAN TEPAT 28 Juli 2021 – Kutai Barat

Bagikan updated

Moderator : Septi D Ajeng 

LO : Shanas 

Runner : venus, hentrizqa, faisal 

Narasumber :

Local :

  1. Rudy Suhartono

2.Onia Karlina

Nasional :

  1. Regina Idol

KOL : Isra Fazira

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

 

Welcoming Speech Oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika 

Samuel Abrijani Pengarapan B. Sc

  • Program literasi digital menjadi jawaban atas era disrupsi teknologi saat ini.
  • Kehadiran pandemi dan berkembang pesatnya teknologi mengubah cara kita beraktifitas, sehingga teknologi sebagai bagian dari masyarakat.
  • Menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk meningkatkan literasi digital pada masyarakat
  • Mendidikan masyarakat bukan hanya pada kemampuan menggunakan teknologi digital saja , namun juga bagaimana masyarakat cermat dalam menggunakan teknologi.
  • Adanya berbagai inisiatif kegiatan diharapkan semakin mendorong meningkatnya literasi digital masyarakat.
  • Mempersiapkan sdm yang sesuai dengan kecakapan era digital.
  • Dengan kondisi pandemi maka akan mempercepat pula proses tranformasi menuju era digital, maka dibutuhkan kerjasama yang bersifat menyeluruh dan kontinyu oleh segala elemen

 

Welcoming Speech Oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur

  1. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si
  • dalam rangka meningkatkan partisipasi digital masyarakat mendorong ilmu pengetahuan masyarakat di bidang tik serta mendorong tingkat transformasi digital dalam pemanfaatan teknologi baru

 

Talks 1 : Panelist : Etika Digital : Upaya Mencegah, mendeteksi, dan menyikapi cyberbullying

Regina 

pertanyaan : pernah mendapatkan cyberbullying:

jawab : lumayan rajin

pertanyaan : bagaimana responnya ?

Narasumber : jadi ketawa-ketawa. dulu jaman sering di bully, dan sekrng jaman digital jadi kebal dengan hal tersebut

 

pertanyaan : karena kebal, respon seperti apa ketika mendapat cyberbullying ?

narasumber : kalau terlalu sakit di buat cuek tapi kalaumasih ada unsur jenaka selalu di reply dengan komen yg lucu. jadi lebih santai sakrng dari pada dahulu yg terlalu reaktif

 

pertanyaan :  contoh cyberbullying ?

narasumber : ada yang di kasih pesan-pesan yang  buruk, yang kejam, menggambarkan diri kita jelek banget, menghina, dan dilakukan secara berulang-ulang.  ada pertengkaran yang melibatkan kemarahan yang saling memaki dan bahsa yang fulgar. tindakan yang membenci seseorang secara online dengan mebuat rumor dengan merusak resali dll.

 

pertanyaan :kita bisa mencegah cyberbullying tersebut atau tidak ketika terjadi

narasumber : bisa, kalau ingin menghindari mungkin tidak terlalu sering untuk posting yang aneh-aneh sehingga tidak memancing untuk dibully. memilih teman di sosial media. jangan sembarangan cerita di sosial media yang memancing komentar.

 

pertanyaan : sikap kita dengan cyberbullying

narasumber : maafin aja agar tidak jadi emosi dan dosa.

 

pertanyaan : apa bisa membuat laporan?

narasumber : yang aku alami belum sampai yang parah banget dan membuat hati saya legowo. kalau sampai mereka sudah melewati batas baru akan saya laporkan ke pihak berwajibd

 

pertanyaan : baiknya kita lawan balik nggak sih

narasumber : melawan balik juga tidak menyelesaikan masalah, mereka akan melakukan hal yg sama ke orang lain dengan metode yang beda. di buat fun aja biar nggak terlalu kepikiran stres dan emosi.

 

pertanyaan : hal apa yang tidak memancing cyberbullying

narasumber : balik lagi ke diri kita sendiri. apa yang kita posting yang memancing dan membuat konten aneh2 ya harus terima. kalau yang kita posting mengandung hal posiitif pasti minim untuk cyberbullying.  tergantung apa yang kita posting

 

pertanyaan : pelaku untuk cyberbullying agar bisa jerah

narasumber : bingung jawabnya, mungking accounnya d hapus. ip idressnya d blok aja.

 

pertanyaan : bijak bermedia sosial versi kak regina

narsumber : kita perlu punya pengendalian diri. dengan baca komentar negatif jangan komen negatif juga. jangan terpancing untuk membalas. jangan terlalu terbawa ke dalam kalimat2 negatif.

 

Talks 2: Kecakapan Digital : Tantangan dan peluang pembelajaran jarak jauh di saat pandemic

Onia Krlina Hiping, M.Pd

 

  • Dampak covid tidak hanya di dunia bisnis dan pariwisata saja, tetapi juga di dunia Pendidikan yang juga sangat berpengaruh di era saat ini  , Adanya lompatan teknologi yang terjadi di tengan pandemic covid saat ini.
  • Di pembelajaran jarak jauh yang berdampak yang harus di ikuti yaitu pembelajaran daring. Dengan menggunakan google classsrom yang bisa dilakukan saat ini. Siswa dan mahasiswa harus belajar mandiri karena kita tidak bisa berinteraksi secara langsung
  • Berdampak juga di orangtua. Orangua juga di paksa dan wajib menjadi guru ketika dirumah.
  • Dari konvensional learning beralih ke virtual learning. Yang mengalami perubahan yang luar biasa.
  • Tantangan dalam pembelajaran jarak jauh : kemampuan dalam menggunakan peralatan tik, tidak semua punya hp dan laptop, koneksi internet, paket data, tingkat kejenuhan
  • Dampakpsikologis pjj selama covid : pengajar mengalami tekanan dalam mengelola pembelajaran dan ketidakpastian, siswa dan mahasiswa mengalami keterbatasan interaksi social, kurang adanya konsentrasi, dan kejenuhan. Orangtua mengalami keterbatasn penguasaaan materi, tidak mampu membagi waktu, cemas dengan hsail belajar.

 

Talks 3 : Key Opinion Leader  : Keamanan digital peran orangtua dalam memberikan ajaran tentang keamanan internet untuk anak

Isra fazira, S.H

  • Merupakan masa dimana semua manusia dapat berkomunikasi dan mengakses jejaring internet dengan mudah.
  • Kemudahan Akses Internet : Anak-anak makin mudah untuk memasuki dunia online. Saat ini dunia internet sudah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak.
  • Bebas Online Tanpa Aturan: Anak-anak leluasa mengunjungi situs dan berkomunikasi melalui jejaring sosial.
  • Menambah Pengetahuan : Orang Tua minimal mengetahui cara memproteksi situs web dan sosial media yang berdampak negatif untuk anak.
  • Mengarahkan Penggunaan Perangkat dan Media Digital denan Tepat : Orang tua harus memahami manfaat dan resiko penggunaan media digital.
  • Mengimbangi Waktu Penggunaan Media Digital dengan Interaksi di Dunia Nyata : Orang Tua dapat mengimbangi pengunaan media digital dengan mengenalkan pengalaman dunia nyata seperti kegiatan berkesenian.
  • Meminjamkan Anak Perangkat Digital Sesuai Keperluan : Orang tua meminjamkan anak perangkat digital seperti smart phone, laptop, dan komputer.
  • Memilihkan Aplikasi Positif : Orang tua perlu mengidentifikasi aplikasi yang memiliki edukasi dan memberikan dampak positif bagi anak.

Talks 4: Budaya Digital : Media social sebagai wadah demokrasi

Rudy Suhartono

  • Era gitalisasi saat ini, untuk mendapatkan informasi dan komunikasi, sebagian besar beralih  menggunakan fasilitas yang serba cepat dan murah. Yakni, fasilitas internet atau media sosial. Akibatnya, sarana komunikasi elektronik lainnya seperti televisi dan media cetak mulai tergerus.
  • Berdasarkan data yang diliris Layanan manajemen Konten Hootsuite 2021 triwulan ketiga. Bahwa warga Indonesia sudah mencapai 202,6 juta dari 274,9 juta jiwa penduduk Indonesia. Artinya meningkat 15,5 persen dari tahun 2020 lalu yang menggunakan internet.
  • Seiring itupula ditingkat dunia. 12 bulan terakhir, mencapai 4,2 miliar atau tumbuh 13 persen. Jika dirata-ratakan 1,3 juta per hari pengguna internet.
  • Lantas layanan internet inipun dibagi menjadi 17 fasilitas dengan urutan tertinggi lima besar :Youtube  : hampir 94 persen usia 16-64 tahun (98,3 persen), WhatsApp, Instagram, Facebook, Twitter
  • Sarana Demokrasi : KPU mengeluarkan Peraturan KPU No.20/2018: bahwa Medsos dapat digunakan sebagai saran kampanye pesta demokrasi, Calon Presiden kepala daerah, wakil, rakyat/Parpol, kepala desa, dll
  • Dampak Negatif Medsos: Versi Facebook, ada lima cara medsos bisa merusak demokrasi. Agar para pengguna bisa lebih waspada dalam menggunakan medsos.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

 

QnA

 

Penanya :

Nama : Cornelia nasyidah

Email : Cornelianasyidah@yahoo.com

No. HP : 083182271272

Pertanyaan Saat kita terkena bullying di sosial media .. langkah seperti apa agar kita tidak terpancing emosi yang nantinya tidak ada habis nya

Jawaban :

–          Narsum 1 : Regina

Kalau misal sudah mau kepancing tidakada salahnya istirahat dari sosial media. Dan paling gampang dilakukan adalah blok instagramnya dan report akun yang menggangu. Namun jika itu tidak berpengaruh mungkin kita bisa istirahat dari sosial media 1 atau 2 hari untuk tenangkan diri.

 

Penanya :

Nama : Herli agustina luaq (guru paud)

hp.:082236169604

mengenai PJJ kami tidak melalui daring dikarenakan masalah jaringan.kami membuat tugas lalu di antarkan ke murid di rumah.terkadang murid merasa jenuh untuk selalu belajar di rumah dan selalu mengeluh .orang tua pun kurang memperhatikan krena sibuk bekerja…pertanyaannya,bagaimana cara mengatasi hal yg seperti masalah di atas,sehingga anak tidak merasa jenuh…

tks

Jawaban :

–          Narsum 2 : Onia Karlina Hiping

Bahwa koneksi internet/ data menjadi batasan yang cukup meresahkan bagi para pengajar, terutama bagi tempat – tempat yang koneksinya tidak bagus. Dan memang salah satu point adalah kerja sama dengan orangtua. Ketika guru memberi tugas pun dan murid jenuh, mungkin saran saya bisa jadi karena bukan pembelajaran konvensional mungkin tugasnya dikurangi dan dibuat hal – hal yang menyenangkan yang terkait dengan materi.

Penanya :

Nama:Daniel Marulitua Sinaga

No Hp:082304667979(Gopay)

Email:danielmarulituasinaga@gmail.com

 

Saya ingin Bertanya Kepada Ibu Isra Fazira

Masih Banyak orang yg tidak pertanggungjawab meretas media(akun) orang lain,

1.Bagaimana tips(Cara) dari Ibu Isra Fazira agar akun kita tidak mudah tidak retas orang yang tidak pertanggungjawab

 

2.Adakah hubungan nya Akun kita mudah diretas dengan kita Memakai Satu akun untuk semua (Misalnya untuk pendidikan,belanja,dan sebagainya),Makasih buk🙏

Jawaban :

–          Narsum 3 : Isra Fariza

Untuk menyikapinya kita harus mengamankan password dengan membuat password yang rumit dan sulit. dan yang kedua apakah berpengaruh ketika kita menggunakan satu akun untuk semua? kebetulan saya juga menggunakan satu akun untuk semua, jadi sepertinya tidak begitu berpengaruh. Intinya bagaimana kita menjaga ke amanan password.

 

Penanya :

Nama : Risalno Abraham Ninu

Email : abrahamrisalno@gmail.com

No. HP : 082225137292.

pertanyaan: pak Rudi,media sosial bagi anak muda adalah tempat mengekspresikan segalanya dan bisa membuat orang gampang percaya.bagaimana cara membedakan media2 yang menggiring opini ke hal2 negatif atau bahkan mengarahkan ke informasi yg tdk benar.

Jawaban :

–          Narsum 4 : Rudi Suharton

Memang dengan banyaknya pengguna media sosial ini anak- anak liar melakukan publikasi – publikasi yang tidak dibekali dengan ilmu jurnalistik sehingga mereka berpotensi untuk menyampaikan hal – hal yang membahayakan. Untuk mengantisipasi hal tersebut kita wajib sebetulnya untuk mengetahui UU ITE dan UU Pers, sehingga tidak bias dalam menyampaikan hal – hal yang penting untuk disampaikan kepada publik.


Bagikan updated
Kutai Barat