Press Release Menjadi Bangsa Digital Yang Pintar 24 September 2021 – Kutai Kartanegara

Bagikan updated

Moderator : Aulia Mawardhika

LO : Shahnaz

Runner : Venus & Emil

Narasumber :

Local :

  1. – Ferry Rahman Hakim, S.T.

Kepala SMK Ketopong Tenggarong

  1. – Suardi, S.T.

Kepala SMK Geologi Pertambangan Tenggarong

Nasional :

1. Reza Nangin

Content Creator

KOL : – Seila Irfania Puteri Kebudayaan Kalimantan Tengah 2020, Young Entrepreneur

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika: SEMUEL ABRIJANI PANGERAPAN B.SC

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( Drs. Edi Damansyah, M.Si.

Bupati Kutai Kartanegara )

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

 

Talks 1: Keamanan Digital : peran orang tua dalam memberikan tentang keamnan internet untuk anak Reza Nangin

Content Creator

Moderator : Melihat kondisi nitizen saat ini, menurut anda gimana ?

Answer :

  • Narsum 1 : Saya menemukan sebuah survey ada 16ribu responden dari 2020 di 32 negara Indonesia memasuki daftar nitizen paling tidak sopan se asia tenggara dan aku ngerasa sedih ya, jadi saya juga harus mengajar lebih berani ngomong ke murid-murid saya. Saya menyimpulkan bahwa masyarakat kita sudah pandai menggunakan sosial tools, tetapi masyarakat kita belum memahami sosial skills, sosial skills ini yang lagi kita bahas pemakai sosmed ini harus positif, membangun. Dan kita harus hati-hati dengan sosmed karena data diri kita terditeksi dalam jangka waktu yang lama atau juga bisa selamanya

 

Talks 2: Budaya Digital Kesiapan Masyarakat dalam Menghadapi Transformasi Digital – Ferry Rahman Hakim, S.T.

Kepala SMK Ketopong Tenggarong

  • Dunia digital adalah tempat orang menghabiskan waktu sehari-hari, banyak gaya hidup dan perkjaaan digital, WFH, Online meeting dll, pekerjaan digital adalah pekrjaan tanpa kontak dan menggunakan internet , seperti penjualan dan pembelian onlone. bahkan pendidikan
  • Game juga sekarang bergeser jadi pekerjaan, , terdapat strategy, content, chanel, aplikasi. Aplikasi digital ada marketplace, fintech untuk pendanaan, edutech dan jasa layanan
  • apa yang harus dimulai,? platform , dan konten yag berkualitas. Softskill dalam sosmed : manajemen waktu, public spekaing, adaptif, kecerdasan emosional, orientasi pelayanan, kreatif original dan inisiatif

 

 

Talks 3 : Kecakapan Digital : Internet Sehat, anak cerdas – Suardi, S.T.

Kepala SMK Geologi Pertambangan Tenggarong

  • Apa itu digital ethics :

Kemampuan menyadari, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital dalam kehidupan sehari2

  • Digital ethics mencakup :

– kebebasan berbicara

– tanggung jawab sosial

– hak cipta dan hak kekayaan intelektual

  • Masalah yg ditimbulkan ketika semua orang bisa mengakses internet dengan mudah :

Privasi, keamanan, diskriminasi, gender, kesenjangan digital, kejahatan, kecanduan internet, kelebihan informasi

  • Etika dlm berinternet :

– berikan info yg valid

 

Key Opinion Leader : Etika digital : basic knowledge dan rules usaha online – Seila Irfania

Puteri Kebudayaan Kalimantan Tengah 2020, Young Entrepreneur

  • Tentukan platform yg paling sesuai :

– e-commerce

– sosial media

– market place

– google

– dll

 

  • Prinsip etika bisnis :

– jujur

– tanggung jawab

– transparansi

– profesional

– kepercayaan

 

  • Gunakan identitas asli :

– data dan informasi yang lengkap dan benar agar customer mudah menjangkau anda

 

  • Deskripsikan toko/produk dengan jelas :

– membantu customer mengenali siapa anda dan apa yg anda tawarkan

 

  • Sajikan konten dan bahasa yg baik :

– real pict

– real product

– real information

– sesuaikan target market

– perhatikan sopan santun

 

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

Question And Answer

Penanya :  Sigit Saputra, 0895360138856, sigitinfo1@gmail.com

Untuk Narasumber : Bapak Reza Nangin

Pertanyaan :  langkah apa yg harus kita lakukan dalam menerapkan pola pikir digital untuk anak-anak, dan solusi apa agar dalam pengembangan transformasi digital dapat mengedukasi anak dengan baik dalam pembelajaran jarak jauh disaat kondisi pandemi saat ini?

 

Jawaban :kalo saya sedang mengajar selalu saya sampaikan, walau kita musisi ilmu sosial komunikasi adalah penting sekali karena kita harus tau cara bijaksana berbicara karena Indonesia banyak sekali penggunaan kata yang dikota sini bagus yang sini nggak, jadi gunakanlah bahasa Indonesia yang baku yang dimengerti semua orang karena kita sudah tetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional kita pake itu saja. Bahasa guyonan itu ngga papa yang penting kita tahu ini didengarkan banyak sehingga kita bisa merangkul menjadi public figure merangkul semua kalangan, kita sebagai pengajar, influencer, public figure, selalu mengingatkan kepada adik-adik, teman-teman yang mulai menggunakan sosial media hati-hati kalau ada yang masuk biasanya saya selalu jawab dengan bahasa tenang sekali tapi kalau 2,3 kali mereka nyolot biarkan saja karena tidak ada gunanya juga buat kita yang ada malah ngabisin energi kita.

 

Penanya :  Adidarma agung , 085236334235 , adidarmaagung@gmail.com

Untuk narasumber : Ferry Rahman

Pertanyaan : bagaimana tips dan trik agar masyarakat siap menghadapi transformasi digital khususnya untuk orangtua dan daerah terpencil? Dan apakah ada saran kepada pemerintah untuk mendukung hal tersebut?

Jawaban : Kita harus punya value dan branding yang kuat dalam usaha kita. Kita ciptakan value atau karakter yang kuat pada produk kita sehingga orang-orang akan melekat dan ingat pada produk kita. Sehingga produk kita akan menjadi trend setter. Tidak masalah apabila ada orang lain meniru produk kita karena apbila karakter dan branding kita sudah kuat maka orang lain akan tetap lebih condong kepada produk kita.

 

 

Penanya :  Sri Fajar Ratih Herfani-082384016573- srifajarratihh@gmail.com

untuk : kk Seila Irfania

pertanyaan: Bagaimana menimbulkan jiwa kewirausahaan pada anak muda dan mengelola kekreativitasan nya sehingga menghasilkan suatu brand produk yang dapat bersaing di Indonesia bahkan di dunia?

Jawaban : KIta harus pahami dulu apa yang akan kita investasi. Misal kan saham

  • Kita juga harus belajar dalam investasi saham tersebut, teknik dalam investasi, analisa fundamental nya dan valuasi

Cari tahu informasi sekitar investasi mana yang bagus pada saat itu.

Foto Bersama


Bagikan updated
Kutai Kertanegara