PRESS RELEASE MENJADI SUKSES DENGAN DUNIA DIGITAL MELALUI LITERASI 19 Juli 2021 – Sambas

Bagikan updated

Moderator : Aulia MAWARDHIKA

LO : Zakki

Runner : Lamhot Sagala & Syarif hamid

Narasumber :

Local :

  1. LANG JAGAT, S.Si., M.T
  2. Yauma Yulida Hasanah, S.Pd., MTESOL.

Nasional :

  1. Ahmed Tessario Ekanuramanta.S.T.M.MT

KOL :  Dila Fisa

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

QnA

Penanya :  Artiya Nengsih

No HP: 085349596995

Email: artiyanengsih.sdn22@gmail.com.

Kepada: Ahmed Tessario

Pertanyaan: Bagaimana pendapat bapak tentang Thumbnails konten yang tidak sesuai dengan isinya karena hanya ingin mendapat viewer yang banyak? Apakah itu termasuk penipuan konten?

Jawaban : Menurut saya bukan tapi lebih kepada trik marketing. Kita bisa lihat konten tersebut di 15 detik awal yang kemudian berhubungan dengan efek selanjutnya yaitu apakah konten tersebut bisa ditonton kembali atau tidak.

 

Penanya : Sherin Aulia

No hp : 081352584911

Email : sherinaulia860@gmail.com

Kepada : Lang Jagat

Pertanyaan : Saat ini pentingnya penerapan Literasi di era revolusi industri 4.0, yang mana di era serba digital ini informasi sangat mudah diakses tanpa batas. Namun sekarang digital menyediakan banyak tantangan dan ancaman seperti banyaknya kasus pembajakan. Lantas bagaimana cara yang kita lakukan sebagai pemilik karya agar tidak dibajak dan mengamankan karya kita? Serta bagaimana penanggulangan ancaman pada media sosial dan karya kita agar lebih aman di era digital ini?

Jawaban: Terkait dengan pembajakan bahwa secara konsepnya bahwa sebuah hak cipta adalah delik aduan. Apabila ada tindakan pembajakan maka dia baru bisa diproses karena ada laporan. terkait dengan pembajakan memang beberapa karya yang disebar di internet tuh ada beberapa tindakan preventif yang bisa kita lakukan di saat ini. Contohnya, pembajakan foto. Jadi beberapa pencipta ketika mengshare foto tidak dalam bentuk foto dengan kualitas terbaik namun yang low resolusi atau bisa juga dengan memberikan Watermark. tetapi memang lagi bahwa ketika kita memiliki karya tulis maka semua orang akan bisa menikmatinya. Ada tindakan preventif yang saya sebutkan tadi atau bisa juga kita lakukan dalam LMK atau manajemen konten jadi ada pihak kedua yang nanti selalu berurusan dengan karya-karya yang kita ciptakan pembajakan bisa terkontrol.

 

Penanya : Nini

No.HP: 081256513427

Email: elandi.poltesa@gmail.com

Kepada : Dila Fissa

Pertanyaan: Tidak semua pembeli yang menggunakan ecommerce mempunyai uang elektronik karena faktor Tidak mempunyai tabungan di Bank, sehingga lebih memilih COD. Tidak sedikit transaksi jual beli di dunia digital melalui sistem COD, yang mana ada beberapa kasus sangat merugikan antara penjual dan pembeli, contohnya barang yang diterima si pembeli tidak sesuai dengan apa yang di tampilkan di platform tetapi yang sering disalahkan malah si Abang Kurir, bagaimana pendapat Kak Dila tentang hal tersebut dan bagaimana cara memberikan edukasi terhadap sistem COD yang meresahkan itu.

Jawaban : Sistem COD Memberikan keuntungan bagi salah satu pihak juga memberikan kekurangan bagi pihak yang lain. Perlu diketahui bahwa pengguna sosial media atau e-commerce itu juga harus sudah memiliki KTP dan sudah legal gitu. Jadi kalau sudah legal disarankan untuk membuka rekening sendiri. kalau kita membahas tentang sistem COD sebaiknya kita juga kita memilih seller yang bener-bener terpercaya. Kalau sudah memilih seller terpercaya dan melihat reputasi mereka pastinya juga kita tidak gampang mendapatkan produk yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Jadi kita juga harus sebagai konsumen juga harus melihat reputasi seller dan kita juga harus melihat deskripsi. Kalau temen-temen mau mengembalikan satu produk jangan ke kurirnya tapi kita juga harus mengajukan pengembalian ke seller dan kita atur pengirimanya bagaimana.

 

Penanya :  Muna Alhanif

No hp: 0895702659974

Email: munaalmanif@gmail.com

Kepada: Yauma Yulida Hasanah

Pertanyaan: Belajar keluar negri adalah impian bagi setiap orang termasuk saya. Pertanyaan saya ialah bagaimana cara kita mengajukan beasiswa sebagai rekomendasi dari daerah ( karena saya pernah mendengar bahwa sambas mempunyai jatah yang besar untuk LPDP karena termasuk wilayah 3T)  dan bagaimana kiat kiat sukses mencapai  beasiswa dan motivasi untuk menggapai beasiswa?

Jawaban : Untuk dari daerah rekomendasi biasanya otomatis LPDP sendiri kalau untuk daerah 3T dia punya jalur afirmasi namanya. Sehingga otomatis kita bersaing dengan sesama teman teman yang berasal dari daerah afirmasi atau daerah 3T tapi kalau untuk beasiswa lain mereka biasanya melihat dari KTP kita atau di ranah kita bekerja itu di mana. Jadi tidak ada yang namanya rekomendasi dari daerah. Untuk motivasi menurut saya adalah Jangan berpikir bahwa mengambil beasiswa atau mendapatkan kesempatan kuliah ke luar negeri atau belajar di luar negeri itu sesuatu yang sifatnya singkat karena saya saja itu perlu waktu yang lama untuk sampai kepada titik di mana saya mendapatkan beasiswa tersebut karena tidak intensif ya Selama kita terus-menerus mengingat bahwa kita punya mimpi untuk kuliah ke luar negeri, kita belajar dulu karena memang tidak ada jalannya Express. Untuk mendapatkan beasiswa tingkatkan kemampuan kita baik untuk belajar bahasa Inggris atau belajar bahasa bahasa lain karena biasanya setiap negara itu diminta untuk belajar bahasa negara tersebut dan itu butuh proses belajar. Hal tersebut yang sebenarnya harus dicicil oleh teman-teman dengan investasi waktu dan jika perlu les bahasa untuk akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bersekolah atau belajar di luar negeri.


Bagikan updated
Kalimantan Barat Sambas