Press Release Pahami Etika Sosial Media Dengan Literasi Digital 13 Oktober 2021 – Bulungan

Bagikan updated

Moderator : Ronald Andretti

LO : Junior

Runner : Andre & Fitroh

Narasumber :

Local :

  1. – Eko Purwanto, M.Pd

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Palas

  1. – Nuraini, S.Pd

Guru SMKN 1 Tanjung Selor

Nasional :

  1. – Drs. Agus Edi Winarto, M.Pd., M.H

Dosen IAIN

KOL : – Cyntia Ardila Yudaning Mahandaru Influencer, Entertrainer & CEO CV Nirwasita Hutama

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

 

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika: SEMUEL ABRIJANI PANGERAPAN B.SC

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., Gubernur Kalimantan Utara)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang ter literasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 1: Etika Digital : Etika Kebebasan Berekspresi Di Media Sosial

– Drs. Agus Edi Winarto, M.Pd., M.H

Dosen IAIN

  • Social Media sebagai sarana :
  • Sebagai sarana komunikasi
  • Sumber informasi pengetahuan
  • Peluang usaha
  • Membangun relasi dan komunitas
  • MEDSOS ADALAH KUNCI EKSISTENSI
  • Daya Kritis Meningkat: Jika dulu orang takut bicara, kini orang berlomba untuk kritis. Media muncul di mana mana dan berkat media sosial setiap orang bisa menjadi juru bicara segala persoalan masyarakat.
  • Ingin Semakin Terlibat: Jika dulu masyarakat cenderung pasif, kini masyarakat ingin terlibat dalam proses pengambilan keputusan mulai tingkat desa sampai tingkat nasional.

Talks 2: Keamanan digital : tips menjaga keamanan digital bagi anak anak di dunia maya

– Eko Purwanto, M.Pd

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Palas

  • Belajar mengerti anak itu wajar dan sangat penting
  • Orangtua harus menjadi panutan
  • Jangan terlalu pasif terhadap anak, sering mengawasi dan mengontrol.

 

Talks 3 : Budaya digital : peran komunitas akademik dalam pendidikan di era digital

– Nuraini, S.Pd

Guru SMKN 1 Tanjung Selor

  • literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Tips mendidik anak di era digital :

– batasi waktu penggunaan gadget

– jadilah panutan yg baik

– jangan pernah menggunakan gadget sebagai alat penenang emosi anak

 

  • Tips mengatasi kecanduan gadget pada remaja :

– memperbanyak bersosialisasi dengan teman

– mematikan gadget sebelum tidur

– menghapus aplikasi yg menjadi penyebab kecanduan

– mengetahui dampak kecanduan gadget

 

Key Opinion Leader : Kecakapan Digital : Positif, Kreatif, dan Aman diInternet

– Cyntia Ardila Yudaning Mahandaru

Influencer, Entertrainer & CEO CV Nirwasita Hutama

  • pantang dilakukan di media sosial : memulai konflik, curhat masalah pribadi, mengejek orang lain dan menyebut namanya, menjelekkan orang lain tanpa menyebut nama, berbagi foto pesta gila-gilaan, bersikap terlalu ekstrem
  • sesuaikan penggunaan media sosial dengan kebutuhan dan minat
  • batasi penggunaan media sosial agar tidak menjadi candu

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

Question And Answer

Penanya :  Eddy Ven, 081340695090

Asal Instansi : Universitas Mulawarman

Narasumber : Bapak  Drs. Agus Edi Winarto , M.Pd , MH

Pertanyaan :  Bagaimana tanggapan Pak Agus tentang generasi muda yang Harus menerapkan etika keamanan informasi pribadi di media sosial dan memastikan akurasi media online yang kadang belum valid atau hoax dalam keterbukaan dunia digital saat ini? Adakah saran untuk milenial agar tetap bijak dan santun  bermedia sosial agar terhindar dari penipuan,  bahkan pelecehan di dunia maya.. Terima kasih Pak Agus atas jawabannya .. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻 Salam Sehat👍🏾

Jawaban : generasi muda ini generasi milenial kami yang terdahulu itu lebih memahami soal digital Namun demikian ini soal etika ini memang perlu diingatkan untuk kebebasan pers dalam media sosial tadi juga kan sudah saya paparkanlah hal-hal yang perlu diperhatikan tetapi yang jelas untuk keamanan informasi diderita dia memang harus bijak dalam memilah memilih media sosial mana yang tepat untuk dirinya yang kemudian juga memanfaatkan secara proporsional jadi tidak secara berlebihan sehingga sampai-sampai akan ke jadi juga ada situsnya kominfo ya itu juga bisa dilihat apa nih situs-situs yang sudah dilaporkan Apakah itu rilis rilis jenis sebagainya Jadi sebenarnya kalau memang itu sudah jelas-jelas atau ragu dan pembuktiannya itu perlu checking tetapi yang pertama perlu dilakukan adalah rasionalisasi dari printer Apakah informasi itu atau tidak itu Ya kita bisa berpikir dan sebagainya yakin itu

 

Penanya :  Marvin sibidang, 082152452482, marvinsibidang30@gmail.com

Untuk narasumber : Bapak Eko purwanto,M.Pd

Pertanyaan :Saat ini pemerintah sudah banyak yang mengatakan untuk mewaspadai dan melawan konten negatif, seperti provokasi, hoaks dan lain sebagainya, pertanyaan saya bagaimana cara melawan dan mengatasi konten negatif seperti provokasi dan berita hoaks ? Apakah media sosial akan bisa terbebas dari konten negatif tersebut? Serta bagaimana langkah kita agar dapat terhindar dari konten negatif sehingga kita dapat disebut orang yang ber-Etika dalam dunia digital ?

 

Jawaban : untuk kembali ke kita sendiri Makasih perlu keluaran pertama di pertama adalah kita mau belajar mau belajar tentang dunia digital di Karena tanpa kita kan sekarang kita dihadapkan pada masalah disekitar itu Apakah ketika kita tidak menerima secara langsung kita berdua ini kebenarannya Bagaimana tidak langsung kita kita apa kita lihat ikan yang sudah dan pemerintahan melalui beberapa beberapa gitu sudah di sudah di Sudah di hapus nggak lu juga bisa kita nikah Seperti apa sebagai jika kita bawa ini pulang tah yg terjadi jika kita bayar kita dulu Kita lihat kita harus kita jaga diri kita sendiri bagaimana bagus dan akan berdampak kurang baik ya

 

Penanya : NUR ASYIH SYAM, 085348348397, asyihsumarni@gmail.com

Narasumber: kak cyntia

pertanyaan : pada masa pandemi orang sangat jarang untuk keluar rumah sehingga membuat mereka terbiasa dengan jejaring internet digital agar tidak bosan dirumah, sehingga membuat kita tanpa disadari kecanduan internet apalagi jika diberikan tugas pasti kita mau tak mau mencari referensi dari internet , nah pertanyaan saya kak, bagaimana cara mengatasi agar tidak kecanduan jejaring internet di tengah tengah pandemi dan bagaimana cara mengetahui jika situs yang kita akses akan menyebabkan kebocoran data? terimakasih

 

Jawaban : Terima kasih untuk pertanyaannya baik banget bagus banget jadinya sebenarnya sih internet mama penting banget ya hidup kita tapi memang kita harus bisa membedakan antara kebutuhan dan atau lebih penting apabila peningkatan ketika kita bermain game sudah tidak bisa berinteraksi sosial hanya saja tidak bertemu dengan keluarga teman-teman kita itu masuknya dalam kategori kecanduan ini akan tetapi jika memang itu seseorang bekerja harus menggunakan internet contoh kerjanya cara remote kemudian Instagram itu atau yang mana yang dimaksud dengan dua jadi itu tidak baik dan mana yang dimaksud dengan kebutuhan jadi itu lebih ke arah positif ya kebutuhan itu untuk kebutuhan itu kakak menentukan skala prioritas teman-teman jangan sampai

 

Penanya :  Nama : HAMIDA, 087803205728, hamid13@gmail.com                                                    Narasumber : Kak. Nuraini

Pertanyaan : memang di era digital saat ini sangatlah serba dipermudah , tetapi yang perlu dipertimbangkan bagaimana jika pembelajaran digital tersebut tidak dapat kita terapkan di daerah yang minim dengan internet atau terkendala dengan fasilitas yang ada, Pembelajaran apa yang cocok kita gunakan  ?

Jawaban : pertanyaan dari kami daya Kak memang adanya pandemic ini menjadi tantangan tersendiri terutama bagi kami para pengajar ya para guru ini bagaimana agar kompetensi atau materi itu tetap tersampaikan dengan baik tapi ada keterbatasan gitu kita tidak bisa bertemu dengan siswa ya kita terbatas dengan ruang virtual dan alhamdulillah pada saat ini kita sudah bisa menerapkan blended learning jadi blended learning itu kombinasi antara pembelajaran daring dan luring itu apalagi bagi kami di SMK gitu kan yang harus mengajarkan skill kepada anak-anak agak sulit sebenarnya mengajarkan kecil itu pembelajarannya tentang materi saja itu akan lebih mudah tapi biasanya kami mengundang siswa secara bergantian dengan menerapkan protokol-protokol kesehatan yang tepat itu secara bergantian ke sekolah untuk tetap melakukan pembelajaran praktik Kemudian yang kedua Biasanya kalau saya pribadi Zoom meeting seperti ini saya rekam kemudian saya simpan untuk kemudian saya pertontonkan kembali kepada anak-anak yang berada di daerah-daerah yang minim akses internetnya seperti itu

Foto Bersama


Bagikan updated
Bulungan