Press Release Santun Berbudaya dan Berinternet dengan Literasi yang tepat 29 Juli 2021 – Sintang

Bagikan updated

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph,Bupati Kabupaten Sintang)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  •   Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Talks 1: Keamanan Digital: Peran Orang Tua dalam Memberikan Ajaran Tentang Keamanan Internet Untuk Anak

(dr. Fiska Suratmono,Medical doctor and Entrepreneur , Owner @the_crown_clinic)

  • Internet ( Interconnected Network ) adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer diseluruh dunia.
  • Revolusi Digital:  Perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital (1980)
  • Sayangnya, tidak semua pendidik, orang tua  dan masyarakat memahami atau bahkan memiliki ketrampilan dalam penggunaan media digital. Ketidak pahaman inilah yang melahirkan persoalan dalam penggunaan media digital secara positif dan proporsional.

 

Talks 2: Budaya Digital : Mengenal UU ITE Terkait Membangun Budaya Digital yang Santun

(Kurniawan, S.Sos., M.Si,Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten

Sintang)

  •     73,3% penduduk indonesia sudah menggunakan internet. reguasi ruang digital seperti rambu-rambu jalan untuk menertibkan para pengguna ruang digital.
  •     Pengakuan informasi dan/dokumen elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah. pengakuan atas tanda tangan elektronik. penyelenggaraan sertifikat elektronik. penyelenggaraan sistem elektronik, nama domain. hak kekayaan intelektual, dan perlindungan hak pribadi. perbuatan yang dilarang serta ketentuan pidananya.menambahkan sejumlah penjelasan untuk menghindari multitafsir terhadap ketentuan penghinaan/pencemaran nama baik.
  •     KEMAMPUAN INDIVIDU MENGGUNAKAN TEKNOLOGI DIGITAL DAN ALAT KOMUNIKASI UNTUK MENGAKSES, MENGELOLA, MENGINTEGRASIKAN, MENGANALISIS, DAN MENGEVALUASI INFORMASI SERTA BERKOMUNIKASI DENGAN ORANG LAIN”

Talks 3: Etika Digital : Bijak Berkomentar Dalam Ruang Digital

(Dr. Lin Magdalena, SE.,M.M,Wakil Dekan 1 FISIP Universitas Kapuas Sintang)

  • Ruang Digital: itu adalah ruangan yang tidak terpisahkan, tidak ada batasnya antara satu negara dengan negara lain. Internet digunakan oleh orang-orang pada masa kini untuk mengakses berbagai macam informasi dan hiburan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Orang-orang dengan mudah melakukan komunikasi dengan menggunakan media internet, yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu.

Orang-orang juga sering dengan bebasnya memberikan komentar terhadap sebuah informasi yang ada di ruang digital.

  •   Setiap warga negara diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapatnya, namun kebebasan itu tentu ada batasnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat kita menuliskan sebuah komentar di ruang digital yaitu :

1 Memberikan komentar sesuai dengan isu atau informasi.

2 Santun dalam berkomentar.

3 Saling menghargai.

4 Tidak menyerang pribadi orang yang sama sekali tidak ada kaitannyan dengan topik pembicaraan.

  •     Sebagai ekspresi dan pelampiasan (pengaruh psikologis internal dan latar belakang seseorang yang barkaitan dengan lingkungan keluarga, lingkungan kerja, lingkungan pergaulan, tingkat pendidikan, dll). Tidak saling kenal (saling tidak kenal menjadi alasan untuk seseorang tidak perduli dan bebas memberikan komentar negatif). Akun palsu (merasa aman karena menggunakan akun palsu, sehingga tidak merasa takut untuk memberikan komentar negatif)

 

Key Opinion Leader: Kecakapan Digital : Tips & Trik Menjadi Youtuber Positif & Produktif

(Amal Bastian,Presenter Jawa Pos TV & Radio Announcer Merdeka FM)

  • Setiap orang memiliki ‘SESUATU’ –> UNIQUENESS Youtube mencari ‘SESUATU’ –> CHARACTER, GENUINE, ORIGINAL –> SELLING POINT Keahlian, kecakapan, daya pikir, hobi, dll. –> LEAD POINT. Buat konten yang berkarakter. Tidak perlu ikut-ikutan. Sesuai dengan jati diri & ide orisinal. Jangan terfokus pada ADS. Eksekusi konten dengan baik terlebih dahulu.Bisa dinikmati & bermanfaat. Aktif mencari ide, tingkatkan kreatifitas, komunikatif, & open minded. Tekun & rajin membuat konten.
  • Segera buat akun Gmail & channel Youtube –> TUTORIAL Buat video pertamamu! –> VIDEO + EDITING Segera UPLOAD videomu di Youtube! Buat video kedua, ketiga, & seterusnya – -> SUKSES YOUTUBE = BANYAK VIDEO . Sebarkan CHANNEL-mu –> LINK ke social media, good SPAM Mulai pelajari SEO (Search Engine Optimizing) –> VIRAL Ambil pelatihan khusus –> INVESTASI PENDIDIKAN Be professional –> BUAT TIM
  • MEMBERI SESUATU KE ORANG LAIN/AUDIENCE. THE POWER OF GIVING.PERHATIKAN POLA PELANGGANMU (ORANGORANG YANG MENANTI VIDEOMU TAYANG). HARUS TERJADWAL.APABILA CHANNEL-MU SUDAH MONETIZING, CEK KEMBALI DATA DIRI. LEVEL KEAMANAN KONTEN.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Untuk mematikan video dan microphone selama proses webinar dan menjaga protocol kesehatan.
  • Share event ke Instagram Feed, dan tag Instagram Siber Kreasi dan menggunakan hashtag #MakinCakapDigital #Siberkreasi #LitDigKal1228.
  • Adanya hadiah menarik berupa pulsa atau paket data bagi 10 (sepuluh) penanya terbaik.

 

QnA

 

Penanya :

Nama : Anjar Satria

email : anjarsatria83@gmail.com

No Hp/wa : 082251352356

Kepada : DR. FISKA

 

Pertanyaan ; Mau bertanya bagaimana solusi atau cara pengaturan nya ketika anak bermain internet baik bermain game online maupun youtube biasa ada iklan yg tidak baik, bagaimana solusinya biar tidak di tampilkan iklan nya?

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Untuk game online ini masih pro kontra dilihat dari efeknya. Banyak efek negatif nya untuk anak-anak. Disarankan kepada anak-anak dibawah 13 tahun jangan diberikan gadget sendiri. Cukup kita pinjamkan saja tapi berikan batasan jam dan kita dampingi/monitoring. Karena sesuai penelitian apabila diberikan gadget dibawah 13 tahun itu efek negatifnya lebih banyak daripada positifnya. Apabila pada youtube kita pilihkan pada youtube for kids yang dikususkan untuk anak-anak. Sehingga untuk iklannya bisa kita pilah mana yang untuk anak-anak atau bukan.

 

Penanya :

Nama : dwi endra

No HP : 081332996692

Email : dwiendracahyono@gmail.com

UNTUK PAK KURNIAWAN

 

Pertanyaan : Sesuai survey yg sudah bapak paparkan. media sosial menjadi sumber informsi yg pertama yg dipercaya. di dlm kenyataanannya banyak sekali informasi yg berseliweran di dlm group chat2 itu yg ternyta hoax dan banyak yg ikut menyebarkan hoax tsb. nah pertanyaannya bagaimana kita bisa memfilter sebuah informasi itu benar atau hoax ?? dan apakah ikut menyebarkan hoax secara tdk sengaja jg bisa terkena UU ITE ??

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Berita hoax itu ada 3 yaitu misinformasi, disinformasi, dan malinformasi. Misinformasi itu informasi itu salah tetapi dia tidak tau itu salah dan tidak ada niat untuk merugikan orang lain. Kalau disinformasi adalah informasi itu salah dan dia tau itu salah serta ada niat untuk merugikan orang lain. Malinformasi adalah informasi yang bernada ujaran kebencian. Niatnya untuk memprovokasi. Hoax itu bisa dilawan dengan mengidentifikasikannya dengan 5 hal. Yang 1 : Kalau judulnya bombastis itu biasanya hoax. Yang ke 2 : Kalau informasinya tidak ada sumbernya. Yang ke 3 : Informasinya tanpa data. Yang ke 4 : informasinya disertai dengan gambar-gambar editan. Yang ke 5 : informasinya sifatnya selalu menggiring opini orang yang membuat emosi. Saran saya untuk menghindari hoax biasakan membaca berita itu sampai tuntas. Kemudian lakukan pembandingan-pembandingan apabila menemukan sebuah berita atau informasi. Biasakan berdiskusi terhadap informasi yang kita terima kepada teman-teman kita. Nah apabila kita tidak sengaja menyebarkan informasi yang salah namun tidak ada niat untuk merugikan orang lain (misinformasi) ini tidak akan dikenai sanksi secara hukum. Namun apabila disinformasi informasi yang kita sebarkan salah dan ada niat untuk merugikan orang lain maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan UU ITE yang berlaku.

 

Penanya :

Nama : Risna Pitriani Br Saragih

Email: risnaputrianibrsaragih@gmail.com

hp/wa/gopay : 082360135783

UNTUK AMAL

 

Pertanyaan : Semakin banyaknya konten-konten yg beredar saat ini, Jt para konten creator yg hanya membuat konten yang tidak mendidik, bahkan cenderung negatif dan hanya mementingkan viewer tanpa adanya kualitas dari konten yg dibuat, bagaimana cara supaya merubah pola pikir konten creator yg hanya mementingkan keuntungan saja tanpa memperhatikan efek yg ditimbulkan dari konten yg mereka buat? terimakasih

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Cara mendapatkan basic konten positif itu salah satunya bisa dengan mengikuti literasi digital seperti ini. Kalau kita bermain sosial media, konten yang positif maupun negatif semua berlaku sama. Kalau sudah viral maka ada sesuatu yang bisa didapatkan oleh konten kreator tersebut. Di youtube ada pedoman komunitas untuk memberikan batasan-batasan agar konten kita berada pada framework yang positif. Banjiri konten-konten di youtube dengan konten yang positif untuk memangkas konten yang negatif. Yang kita bisa lakukan adalah memberikan contoh yang baik. Karena di youtube tidak akan memilih apakah konten itu sifatnya negatif atau positif asalkan sesuai dengan pedoman yang ada di youtube maka akn tetap di loloskan.

Narsum 2 :

 

Penanya :

Nama : Subairi Rahman

Nohp : 085156065656

Email : arieshare6661@gmail.com

UNTUK LIN MAGDALENA

 

Pertanyaan :

Dengan berkembangannya dunia maya, banyak konten postif dan negatif yang terbuka. Seperti istilah KBGO atau Kekerasan Berbasis Gender Online anak kecil dan gadis jadi korbannya.

Apa saran anda terutama mengedukasi kepada orang tua yang tidak menutup kemungkin akan banyaknya istilah-istilah baru di internet yang berbahaya? Terimakasih.

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Kita sebagai orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengedukasi anak tentang bahayanya berinternet. Dimana anak-anak ini belum mengerti bagaimana cara memfilter mana konten yang negatif mana yang positif. Jadi sebagai orang tua harus rutin mengecek gadget anak, apa saja konten yang serih dibuka oleh anak. Sebagai orang tua harus bisa mengarahkan mereka untuk lebih kepada mencari informasi yang positif.


Bagikan updated
Sintang