Press Release Siap dan Cermat di Era Digitalisasi Modern 18 Agustus 2021 – Bontang

Bagikan updated

Moderator : Shabrina Anwari

 LO : Oni

 Runner : afnan dan acun

Narasumber :

Local :

  1. Kahar Muzakir
  2. Ferdinal Mensana, S.Psi.

Nasional :

  1. dr. Fiska Suratmono

KOL :

Rana Rayendra, S.I. Kom.

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika:

  • Kementrian Kominfo yang bekerja sama dengan Siber Kreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Basri Rase, S.IP,Walikota Bontang)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Barito Selatan melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

 

Talks 1: Keamanan Digital: Peran Orang Tua dalam Memberikan Ajaran Tentang Keamanan Internet Untuk Anak

(dr. Fiska Suratmono,medical doctor and entrepreneur – owner @the_crown_clinic)

  • Apa itu Internet ( Interconnected Network ) adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer diseluruh dunia.
  • Revolusi Digital adalah Perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital (1980). Sayangnya, tidak semua pendidik, orang tua dan masyarakat memahami atau bahkan memiliki ketrampilan dalam penggunaan media digital. Ketidak pahaman inilah yang melahirkan persoalan dalam penggunaan media digital secara positif dan proporsional.
  • Dampak Positif pada anak : a)  Akses informasi lebih cepat dan mudah. b)  Tumbuhnya inovasi teknologi digital yang memudahkan pembelajaran daring c)  Meningkatnya kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. d)  Munculnya berbagai sumber belajar seperti perpustakaan online, media pembelajaran online,diskusi online yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

 

Talks 2: Cakap Digital : Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital

(Kahar Muzakir,Public Speaker & Trainer)

  • 5 keuntungan bisnis go online
  • Menjangkau Lebih Banyak Pelanggan
  • Peningkatan Penjualan & Pendapatan
  • Akses Pembeli Baru dari Luar Kota, Luar Pulau, Bahkan Luar Negeri.
  • Transaksi Lebih Mudah antara Penjual dan Pembeli
  • Biaya Iklan jadi Lebih Murah
  • 7 Peluang Bisnis di era digital
  • Membuat Toko Online
  • Bisnis Dropship
  • Bisnis Afiliasi
  • Membuat Kelas Online
  • Jasa Pembuatan Website
  • Jasa Desain Media Promosi
  • Jasa Promosi Media Berbayar
  • 7 Peluang Kerja di era digital
  • Digital Marketer
  • Content Creator / Influncer
  • SEO Specialist
  • Social Media Specialist
  • Web & Apps Developer
  • Data Analyst
  • Cyber Security
  • Senjata wajib Bisnis Online
  • Google Location
  • Social Media
  • Website
  • WhatsApp

Talks 3: Budaya Digital : Internet Addiction: How Much is it Too Much?

(Ferdinal Mensana, S.Psi.,Public Speaker & Enterpreneur)

  • Gejala Kecanduan Internet Compulsive Symptoms (gejala kompulsif), Withdrawal Symptoms (gejala penarikan), Tolerance Symptoms (gejala toleransi)
  • Dampaknya: Interpersonal Problem Health Problem Time Management Problem (masalah pengaturan waktu). Memudahkan Pencarian Informasi Memudahkan Berkomunikasi Memudahkan Transaksi Bisnis.
  • Tetap Produktif Tanpa Kecanduan 5S + 2K Siapkan prioritas onlinemu Siapkan to do list Siapkan diri untuk mengurangi durasi online Siapkan waktu untuk keluarga Siapkan hiburan di dunia nyata Komitmen & Konsisten

 

Key Opinion Leader: Etika Digital : Bijak di Kolom Comment

(Rana Rayendra, S.I. Kom.,CEO of Bicara Project)

  • Diketahui, seseorang bisa dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi & Transaksi Elektronik (UU ITE) bila dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditunjukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu maupun kelompok masyarakat tertentu.
  • Ancaman dari UU ITE ini mulai dari hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Selain itu tersangka yang dikenakan tuduhan atas pasal tersebut biasanya langsung ditahan oleh pihak kepolisian. Karena itu kita harus memahami konten, biasakan membaca atau mendengarkan konten secara keseluruhan sebelum berkomentar
  • Seseorang harus bijak saat berkomentar di ruang publik internet. Seperti tidak melakukan ujaran kebencian yaitu tindakan komunikasi yang dilakukan oleh suatu individu atau kelompok yang berupa hinaan, provokasi, body shaming, hingga hasutan yang ditunjukan kepada sekelompok orang atau individu.arena kadang yang kita sampaikan buat orang jadi cemas padahal kita tidak kenal. Yang punya akun jadi gelisah, cemas, depresi, psikomatik akhirnya bunuh diri.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Untuk mematikan video dan microphone selama proses webinar dan menjaga protocol kesehatan.
  • Share event ke Instagram Feed, dan tag Instagram Siber Kreasi dan menggunakan hashtag #MakinCakapDigital #Siberkreasi #LitDigKal1412
  • Adanya hadiah menarik berupa pulsa atau paket data bagi 10 (sepuluh) penanya terbaik.

QnA

Penanya :

Nama : Evi Viola violeta

No HP : 081253472686

Email : evivioleta3@gmail.com

Ditujukan kepada : dr. Fiska Suratmono

 

Pertanyaan : beda usia anak maka akan beda penanganannya, bagaimana sikap dan perilaku kita orang tua yang baik untuk anak remaja yg Sudah tentu lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya…begitu juga keterbatasan waktu kita untuk mengawasi anak yg sudah beranjak dewasa? terima kasih

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Faktor yang berpengaruh pertama adalah faktor lingkungan. Coba kita cari lingkungan yang baik untuk anak-anak kita. Karena lingkungan yang baik jakan mendukung tumbuh kembangnya anak menjadi lebih baik. Kemudian liingkungan keluarga juga harus mendukung. Kita harus tahu bagaimana mentreatment anak-anak kita sesuai dengan umur anak tersebut. Berikan treatment sesuai dengan perkembangan umur mereka.

–          Narsum 2 :

 

Penanya :

Nama : Devi Yusufi Ruhma

No HP : 081231167865

Email : yuvidevi9@gmail.com

Ditujukan kepada : Kahar Muzakir

 

Pertanyaan : Di era digitalisasi modern ini segala sesuatu menggunakan teknologi, seperti yang tidak asing di telinga kita yakni aplikasi jual beli online. Seperti yang telah dijelaskan oleh Bapak Kahar Muzakir, bahwa di era ini peluang bisnis online sangat terbuka lebar dengan modal yang lebih sedikit dari toko konvensional. Namun bila ditinjau secara langsung di lingkungan sekitar, banyak pedagang yang tidak tahu cara memasarkan dagangannya secara online. Mereka kadang belum mampu dan belum siap baik secara mental maupun fisik.

Menurut Bapak Kahar Muzakir, bagaimana cara kita sebagai generasi bangsa dalam berperan memajukan perekonomian masyarakat melalui teknologi, apa yang harus kita tanamkan kepada pola pikir orang-orang di sekitar yang masih takut atau belum siap memanfaatkan teknologi untuk menjual barang atau jasanya? sehingga diharapkan mereka lebih siap dan mempercayai terhadap teknologi

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Kita ikut belajar dan berbagi kepada orang sekitar dan kita bisa mempraktekkan supaya bisa menjadi contoh bagi orang sekitar bahwa bisnis di dunia digital itu adalah hal yang nyata. Meskipun bagi sebagian orang masih tabu. Seperti misalnya usaha online saya di era pandemi ini justru mengalami kenaikan omset. Padahal usaha yang saya jalankan lokasinya berada di dalam gang. Hal ini tentunya dapat memberikan contoh bagi masyarakat sekitar bahwa jualan di dunia digital bisa benar-benar menghasilkan.

–          Narsum 2 :

Penanya :

Nama : Khairani Aprillia Noor

Nomor HP/WA : 085761410316

Email : khairaniaprillianoor10@gmail.com

Ditujukan kepada : Rana Rayendra, S.I. Kom.

 

Pertanyaan : Bagaimana kita dapat memilah antara postingan yang penting atau tidak bagi kita, kak? Lalu jika yang penting bagi kita belum tentu penting juga bagi orang lain, Hal apa yang harus kita lakukan kak? Agar postingan saya dapat bermanfaat bagi diri saya dan orang yang melihatnya, mohon penjelasannya kak, Terima Kasih..

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Kalau orang berkomentar di media sosial media kita berarti orang tersebut peduli dengan kita . Meskipun komentar tersebut tidak ada efeknya bagi orang lain tapi komentar tersebut bisa kita jadikan koreksi untuk diri kita. Lalu untuk memilah komen mana yang baik dan tidak baik untuk kita, kita bisa lihat dari komentarnya. Apabila komentarnya bagus maka kita bisa merespon dan menjawabnya, namun apabila sebaliknya maka boleh kita hapus atau kita blok.

–          Narsum 2 :

Penanya :

Nama : Windy Kamesworo

No HP : 085655742245

Email : windykamesworo@gmail.com

Ditujukan kepada : Ferdinal Mensana, S.Psi.

 

Pertanyaan : Apakah FOMO itu baik untuk pengguna internet? Padahal tujuannya supaya ga ketinggalan tren di internet

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Kalau dibilang baik atau tidak, sebenarnya semua media sosial itu baik selama kita tau batasan dan bisa membatasi diri kita dalam penggunaan media sosial tersebut. Jangan sampai kita terjerumus dalam menggunakan media sosial sampai kita lupa waktu.


Bagikan updated
Bontang