Press Release Tangkal Ancaman Ruang Digital Dengan Literasi Yang Tepat 25 September 2021 – Penajam Paser Utara

Bagikan updated

Moderator : Ronald Andretti

LO : Betty

Runner : Venus & Emil

Narasumber :

Local :

  1. H. Muhammad Faisal, S.Sos., M.Si , Kepala Dinas Kominfo Prov. Kaltim
  2. Bondan Yulianto , CEO JAMRIDE Penajam Paser Utara

Nasional :

  1. Dr. Prilani, M.Si. , Dewan Pakar ASKOPIS Asosiasi Komunikasi Penyiaran Islam

KOL : Karlina Denistia, Ph.D , Dosen Universitas Sebelas Maret, Founder Gerakan Sosial #easyenglish

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat H. Abdul Gafur Mas’ud, S.E., M.E.

Bupati Penajam Paser Utara

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 1 : Budaya Digital : Literasi Digital Bekal Melawan Kejahatan Radikal

Dr. Prilani, M.Si. , Dewan Pakar ASKOPIS Asosiasi Komunikasi Penyiaran Islam

  • Apa itu Internet ( Interconnected Network ) adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer diseluruh dunia.
  • Revolusi Digital adalah Perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital (1980). Sayangnya, tidak semua pendidik, orang tua dan masyarakat memahami atau bahkan memiliki keterampilan dalam penggunaan media digital. Ketidak pahaman inilah yang melahirkan persoalan dalam penggunaan media digital secara positif dan proporsional.
  • Dampak Positif pada anak : a)  Akses informasi lebih cepat dan mudah. b)  Tumbuhnya inovasi teknologi digital yang memudahkan pembelajaran daring c)  Meningkatnya kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. d)  Munculnya berbagai sumber belajar seperti perpustakaan online, media pembelajaran online,diskusi online yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Talks 2 : KEAMANAN DIGITAL : Bijak Berinternet, Cara Cerdas Lindungi Diri di Era Digital

– H. Muhammad Faisal, S.Sos., M.Si , Kepala Dinas Kominfo Prov. Kaltim

 

  • pantang dilakukan di media sosial : memulai konflik, curhat masalah pribadi, mengejek orang lain dan menyebut namanya, menjelekkan orang lain tanpa menyebut nama, berbagi foto pesta gila-gilaan, bersikap terlalu ekstrem
  • sesuaikan penggunaan media sosial dengan kebutuhan dan minat
  • batasi penggunaan media sosial agar tidak menjadi candu
  • alokasikan waktu luang untuk mendapatkan informasi terkini

Talks 4 : KECAKAPAN DIGITAL : Pentingnya memiliki Digital Skills di Masa Pandemi Covid 19

– Bondan Yulianto , CEO JAMRIDE Penajam Paser Utara

  • Tentukan platform yg paling sesuai :

– e-commerce

– sosial media

– market place

– google

– dll

 

  • Prinsip etika bisnis :

– jujur

– tanggung jawab

– transparansi

– profesional

– kepercayaan

 

  • Gunakan identitas asli :

– data dan informasi yang lengkap dan benar agar customer mudah menjangkau anda

 

  • Deskripsikan toko/produk dengan jelas :

– membantu customer mengenali siapa anda dan apa yg anda tawarkan

 

  • Sajikan konten dan bahasa yg baik :

– real pict

– real product

– real information

– sesuaikan target market

– perhatikan sopan santun

 

  • Memanfaatkan fitur sesuai fungsi
  • Membuat sistem transaksi yg win win
  • Review jujur customer

Key Opinion Leader ETIKA DIGITAL : Pikir Pilih Posting di Media Sosial

– Karlina Denistia, Ph.D , Dosen Universitas Sebelas Maret, Founder Gerakan Sosial #easyenglish

  • Menggunakan internet untuk kebaikan :

– mencari pengetahuan dan sumber ide

– pintar dan bijak menanggapi berita

– tidak menyebarkan keburukan atau informasi tidak benar

– gunakan internet sebagai media promosi bisnis atau personal branding

 

  • Trend pekerjaan masa kini yg ditunjang oleh literasi digital skill :

– digital analyst

– desainer

– content creator

– entrepreneur

 

  • Apapun yg di cita-citakan menjadi baik bermula dari kebaikan-kebaikan kecil yg terus dilakukan berulang atas kebaikan-kebaikan tersebut.

 

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest

Kesimpulan materi dari setiap narasumber

Question And Answer

Penanya :

Nama : Feny Rukmanasari

No. HP : 081554703092

Email : fenyrukmana@gmail.com

Pertanyaan :

  • Bagaimana cara kita agar tidak gampang terpengaruh radikalisme? dan mengapa banyak dari kita tidak menyadari adanya radikalisme di sosial media?

Jawaban :

  • Narsum 1 :
  • Hasil analisa saya, orang terpapar radikalisme rata-rata mereka :
  1. Kemampuan berinteraksi dengan orang lain itu lemah, atau tidak bisa bersosialisasi.
  2. Dalam islam kadar imannya lemah/kurang
  • Sebaiknya kita tidak usah terpengaruh dalam radikalisme tersebut dengan cuekin saja, biasa saja dalam menanggapinya, buatlah itu sebagai pengetahuan bahwa paham radikalisme itu seperti itu.

Penanya :

Nama : Maulidiyah Ayu

Pertanyaan :

  • Jika data kita sudah terlanjur tersebar tanpa sepengetahuan kita, dan terjadi hal buruk, misalnya penipuan tapi mengatasnamakan data kita tanpa kita tau, lantas apa yang harus dilakukan? atau kita harus melapor kemana jika tak itu terjadi?

Jawaban :

  • Narsum 2 :
  • Kita harus melaporkan hal tersebut ke polisi siber, atau bisa kita lihat di websitenya kominfo.

Penanya :

Nama : Binti Mufidatul Khoiriah

No. HP : 085608557813

Email : fidafidatanjung@gmail.com

Pertanyaan :

  • Dalam berbagai platform kita sering menjumpai konten-konten yang sifatnya sangat privasi, curhat masalah keluarga, dsb. Nampak seperti tidak ada batasan antara privasi dan publik. Pertanyaan saya, adakah patokan general dalam posting mengenai diri? Apa sih batasan-batasan yang bisa dijadikan pegas dalam share? Tolong penjelasannya, terimakasih

Jawaban :

  • Narsum 3 (KOL) :
  • 3 prinsi :
  1. Aku akan menceritakan hal tersebut ke orang secara offline
  2. Apakah ceritaku ini dapat diinterpretasikan berbeda, aku tidak akan share
  3. Kalau aku ketemu sama orang yang adalah aku dan cerita hal itu ke aku, apakah aku akan menyukai orang itu. Kalau jawabannya aku tidak suka terhadap orang itu, aku tidak akan menjadi orang itu
  • Pikir, pilah, postingya ada di diri sendiri.

 

Penanya :

Moderator

Pertanyaan :

  • Ketika kita ingin memilih digital skill, apakah langkah-langkah apa yang harus kita pilih dalam meningkatkan digital skill kita?

Jawaban :

  • Narsum 4 :
  • Kenali keahlian kita terlebih dahulu.
  • Kita perdalam keahlian kita tersebut secara manual.
  • Pelajari software yang berkaitan dengan keahlian kita.

Foto Bersama


Bagikan updated
Penajam Paser Utara