Press Release Tips dan Trik Menuju Masyarakat Melek Digital 13 September 2021 – Samarinda

Bagikan updated

Moderator : Shabrina Anwari

 LO : ONI

Runner : Afnan & Apid

Narasumber :

Local :

  1. (Mustika Trisnawati, S.T. &Guru SMKN 4 Samarinda)
  2. (Achmad Efendi, S.Pd., M.E., M.A.P &Dosen Universitas Muhammadiyah Kaltim)

Nasional :

  1. (Romy Rafael &Master of Hypnotist)

KOL :

(Najma Shofia Maharani &Quarterians Ambassador)

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( H. Hadi Mulyadi, S.Si., M.Si.& Wakil Gubernur Kalimantan Timur)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Banjar melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

 

Talks 1: Kecakapan Digital : Pentingnya Memiliki Digital Skills Di Masa Pandemi Covid-19

(Romy Rafael &Master of Hypnotist)

  • Mengajak salah satu narsum untuk bermain eksperimen sugesti untuk menebak hasil akhir
  • Mengajak beberapa peserta untuk bermain eksperimen sugesti untuk menebak hasil akhir
  • memberikan hasil akhir eksperimen sugesti yang telah diikuti peserta dari awal permainan

 

Talks 2: Etika Digital : Jangan Asal Click di Internet

(Mustika Trisnawati, S.T. &Guru SMKN 4 Samarinda)

  • Hoax adalah informasi bohong
  • Motif menyebar hoax :
  1. Bentuk partisipasi
  2. Pengakuan atau eksistensi
  3. Profit
  4. Provokasi
  5. Propaganda politik
  • Bahaya hoax : memicu munculnya keributan, keresahan, perselisihan bahkan ujaran kebencian

 

Talks 3 : Keamanan Digital : Pengamanan Identitas Digital

(Achmad Efendi, S.Pd., M.E., M.A.P &Dosen Universitas Muhammadiyah Kaltim)

  • Pekerjaan yang menyenangkan adalah ketika hobi menjadi cuan. Do what you love, love what you do
  • Jejak Digital adalah Berbagai data yang ditinggalkan ketika seseorang menggunakan layanan digital
  • Belanja online:

Keywords

Like dan Status

Video Upload

Follow

Website

Jejak digital dibagi menjadi dua

Aktif

Jejak yang kita ciptakan secara sengaja

Membuat akun media sosial

Posting foto

Komentar

Mengisi formulir di website

Pasif

Jejak yang kita ciptakan secara tidak sengaja

Browser history

Menggunakan GPS aktif

Menginstal aplikasi yang tidak terpercaya

 

  • Jejak digital merupakan potret diri kita sendiri:

Keuntungan jejak digital

Mempersonalisasi layanan dan konten masing-masing pengguna

Personalilasi Iklan

Membantu Perusahaan dalam memilih calon pekerja

Kerugian jejak digital

Kebocoran data

Merusak reputasi, karir, studi

  • Tips menjaga jejak digital tetap positif
  • Kelola jejak digital di sosial media
  • Reputasi online positif
  • Konten tidak merugikan diri sendiri & orang lain
  • Interaksi dunia digital positif
  • Instal & download apps di platform resmi
  • Hapus apps yang sudah tidak digunakan

 

Key Opinion Leader : Budaya Digital : Kesiapan Masyarakat Dalam Menghadapi Transformasi Digital

(Najma Shofia Maharani &Quarterians Ambassador)

  • literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi
  • wawasan kebangsaan merupakan pemahaman masyarakat mengenai jati diri bangsanya dalam mendayagunakan segala potensi negari untuk mencapai cita-cita dan kepentingan nasional
  • tantangan era digital : moral bangsa; penyebar hoax; regenrasi pemuda bangsa; kemajuan teknologi

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

 

Question And Answer

Penanya :

UNTUK MUSTIKA

nama: zaadila muftial

083136630527

zaadila.muf@gmail.com

 

Pertanyaan: bagaimana melindungi nomer kita agar tidak dikirim link2 dengan embel2 doorprize? karena kadang kita tidak sadar langsung ngeklik

 

Jawaban : Saat ini platform terbesar saja tidak bisa memastikan sepenuhnya aman dari link-link yang tidak jelas. Apalagi nomer handphone kita, Pada saat ini juga marak jual beli nomer hp yang sudah tidak aktif lama kemudian dijual kembali. Bisa jadi nomer lama kita dibeli dan digunakan oleh orang lain. Sehingga akan memungkinkan terjadinya kebocoran data. Jadi kembali kepada diri kita sendiri, kita harus bisa memproteksi diri kita sendiri. Jangan sampai kita mengklik link-link yang tidak jelas.

 

Penanya :

UNTUK NAJMA

nama : nabila audita

nomor telpon : 089510579589

email : nabilaudita18@gmail.com

 

pertanyaan : tadi dikatakan bahwa budaya digital saat penting di jaman skrng,bagaimana untuk orang tua yang ketinggalan jaman / gaptek dan tidak dapat mengikutin kemajuan zaman? sedangkan jaman skrng kita harus bisa membangun budaya digital

 

Jawaban : Orang tua itu rata-rata gaptek. Maka kita sebagai anak yang sudah paham akan digitalisasi harus bisa menjelaskan secara baik-baik dan sabar agar penjelasan kita bisa mudah diterima.

 

Penanya :

UNTUK AHMAD

Nama : Bintang Rahmat Ihsandi

082255293677

brihsandi@gmail.com

 

Pertanyaan :Bagaimana sebuah perusahaan atau semacamnya bisa menjamin keamanan data dari pelanggan supaya tidak terjadi kebocoran data?

 

Jawaban : Setiap perusahaan itu punya big data dan bekerjasama atau punya legal standing yang sudah dipublikasikan sehingga mereka menjamin kerahasiaan dari data. Kenapa bisa terjadi kebocoran data? Bisa jadi ada celah dari penyimpanan big data sehingga mampu diretas oleh hacker-hacker. Bisa jadi juga ada oknum di perusahaan itu yang menjual data kita. Jadi perusahaan harus ada perjanjian hukum untuk mengikat dan menjamin kerahasiaan data.


Bagikan updated
Samarinda